Avril N

20 Oktober 2023 23:17

Iklan

Avril N

20 Oktober 2023 23:17

Pertanyaan

Hutan lumut tumbuh pada bioma tundra dan bioma hutan hujan tropis. Pada bioma tundra, lumut dapat tumbuh di sini karena suhu yang sangat rendah serta kawasannya dapat membeku sepanjang tahun. Di kawasan ini lumut tumbuh di daerah dengan ketinggian seperti puncak gunung sehingga pohon besar tidak dapat tumbuh dan hanya beberapa tanaman kecil saja yang dapat tumbuh. Sementara itu, pada bioma hutan hujan tropis, hutan ini dapat tumbuh karena kondisi hutan yang selalu basah dan lembab karena memiliki curah hujan yang tinggi. Pada bioma hutan hujan tropis hutan ini biasanya dijumpai di kawasan yang memiliki kerapatan pepohonan yang tinggi dan rindang membuat matahari sulit untuk menembusnya sehingga lumut dapat tumbuh subur menempel di pepohonan. Hutan ini memiliki persamaan dengan kawasan bioma tundra karena suhunya yang rendah. Karakteristik dari fauna di kawasan ini memiliki bulu yang lebih tebal karena untuk beradaptasi dengan lingkungannya supaya tetap merasa hangat. Satwa yang hidup biasanya mamalia seperti kelinci, tupai, European hedgehog, serigala, hewan pengerat, serta jenis burung seperti burung elang, burung gagak, dan jenis burung lainnya yang dapat hidup di suhu yang rendah. Bahkan jenis serangga, reptil, dan amfibi juga menjadi penghuni hutan ini. Sebutkan ciri-ciri dalam artikel tersebut!

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

02

:

11

:

00

:

28

Klaim

1

1


Iklan

Vincent M

Community

24 Oktober 2023 07:13

<p>Dalam artikel tersebut, terdapat beberapa ciri-ciri yang bisa diidentifikasi:</p><p><strong>Hutan Lumut</strong>: Teks mengacu pada pertumbuhan lumut pada kedua bioma tundra dan hutan hujan tropis.</p><p><strong>Bioma Tundra</strong>: Artikel menyebutkan bahwa lumut tumbuh di bioma tundra karena suhu yang sangat rendah, kawasan yang membeku sepanjang tahun, dan tanah yang tidak mendukung pertumbuhan pohon besar. Hewan-hewan yang hidup di bioma tundra memiliki bulu tebal dan meliputi mamalia, burung, serta beberapa jenis serangga, reptil, dan amfibi.</p><p><strong>Bioma Hutan Hujan Tropis</strong>: Teks menjelaskan bahwa hutan lumut juga dapat tumbuh di bioma hutan hujan tropis, terutama di kawasan yang memiliki curah hujan tinggi dan ciri-ciri hutan yang selalu basah serta lembab. Di sini, hutan lumut biasanya tumbuh di pepohonan yang rindang dan memiliki kerapatan tinggi.</p><p><strong>Karakteristik Fauna</strong>: Artikel merinci bahwa fauna di kedua bioma ini memiliki beberapa ciri khas, termasuk bulu yang lebih tebal pada hewan-hewan yang beradaptasi dengan suhu rendah. Satwa yang hidup di bioma tundra mencakup mamalia seperti kelinci, tupai, serigala, serta burung-burung seperti burung elang dan burung gagak. Hewan-hewan ini memiliki adaptasi khusus untuk bertahan di suhu yang rendah.</p><p><strong>Hewan Lainnya</strong>: Selain mamalia dan burung, artikel juga menyebutkan bahwa bioma tundra dapat menjadi rumah bagi beberapa jenis serangga, reptil, dan amfibi.</p><p>Dengan ciri-ciri tersebut, artikel menjelaskan perbedaan antara bioma tundra dan hutan hujan tropis serta menyoroti adaptasi fauna terhadap lingkungan di kedua bioma tersebut.</p><p>&nbsp;</p><p>&nbsp;</p>

Dalam artikel tersebut, terdapat beberapa ciri-ciri yang bisa diidentifikasi:

Hutan Lumut: Teks mengacu pada pertumbuhan lumut pada kedua bioma tundra dan hutan hujan tropis.

Bioma Tundra: Artikel menyebutkan bahwa lumut tumbuh di bioma tundra karena suhu yang sangat rendah, kawasan yang membeku sepanjang tahun, dan tanah yang tidak mendukung pertumbuhan pohon besar. Hewan-hewan yang hidup di bioma tundra memiliki bulu tebal dan meliputi mamalia, burung, serta beberapa jenis serangga, reptil, dan amfibi.

Bioma Hutan Hujan Tropis: Teks menjelaskan bahwa hutan lumut juga dapat tumbuh di bioma hutan hujan tropis, terutama di kawasan yang memiliki curah hujan tinggi dan ciri-ciri hutan yang selalu basah serta lembab. Di sini, hutan lumut biasanya tumbuh di pepohonan yang rindang dan memiliki kerapatan tinggi.

Karakteristik Fauna: Artikel merinci bahwa fauna di kedua bioma ini memiliki beberapa ciri khas, termasuk bulu yang lebih tebal pada hewan-hewan yang beradaptasi dengan suhu rendah. Satwa yang hidup di bioma tundra mencakup mamalia seperti kelinci, tupai, serigala, serta burung-burung seperti burung elang dan burung gagak. Hewan-hewan ini memiliki adaptasi khusus untuk bertahan di suhu yang rendah.

Hewan Lainnya: Selain mamalia dan burung, artikel juga menyebutkan bahwa bioma tundra dapat menjadi rumah bagi beberapa jenis serangga, reptil, dan amfibi.

Dengan ciri-ciri tersebut, artikel menjelaskan perbedaan antara bioma tundra dan hutan hujan tropis serta menyoroti adaptasi fauna terhadap lingkungan di kedua bioma tersebut.

 

 


Iklan

Mau jawaban yang terverifikasi?

Tanya ke AiRIS

Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

Chat AiRIS

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

1. Sejak kecil kau telah akrab dengan lingkungan sekolah ini karena sering diajak ibumu kemari. Tak heran ketika sudah waktunya untuk masuk sekolah, kau begitu **supel** dan teman-temanmu pun sudah banyak. Mereka umumnya murid-murid yang pernah diajar ibumu waktu kelas satu. Sedangkan aku? Aku waktu itu baru saja pindah ke kota kecil ini. Makna kata bercetak tebal dalam kutipan cerpen tersebut adalah .... A. ramah C. santun B. sopan D. baik

43

5.0

Jawaban terverifikasi

Teks berikut untuk soai nomor 4. 1) Ilmuwan di berbagai belahan dunia berkejaran dengan waktu untuk menciptakan vaksin guna mengatasi virus Corona jenis baru. Vaksin perlu segera diciptakan karena kematian akibat virus Corona yang terus bertambah dan penyebaran virus yang kian meluas. 2) Pada Jum'at (7-2-2020), Komisi Kesehatan Nasional Cina mencatat jumlah kematian akibat virus Corona baru telah mencapai 636 kasus, sedangkan jumlah warga yang terinfeksi menjadi 31.161 kasus. Kasus terbanyak terjadi di Hubei, Cina, tempat vi kesehatan du niairus pertama muncul. Selain di Cina, virus itu kini telah menyebar ke lebih dari 25 negara. 3) Para ilmuwan bekerja dalam kecepatan penuh untuk menemukan vaksin bagi virus Corona baru atau penyakit pernapasan akut 2019-nCOV. Sebagai pusat epidemic, ilmuwan Cina berupaya menemukan vaksin bagi virus itu. Perkembangan terbaru adalah mereka menciptakan peta genetik virus. 4) Ilmuwan dari Australia, Kanada, hingga Prancis ikut menciptakan berbagai jenis inokulasi bersama sejumlah perusahaan biotek dan vaksin. Beberapa waktu lalu, Kepala Laboratorium Identifikasi Virus dari Institut Peter Doherty untuk Infeksi dan kekebalan, Melbourne, Julian Druce, menyatakan mereka mengembangkan virus Corona versi laboratorium dari tubuh pasien yang terinfeksi untuk uji coba. Tanggapan yang sesuai dengan berita tersebut adalah ... A. Pemerintah Australia telah tanggap menghadapi serangan virus Corona dengan menemukan vaksin virus tersebut. B. Para ilmuan perlu segera mempelajari virus corona yang menjadi masalah besar bagi kesehatan dunia karena persebarannya sangat cepat. C. Masyarakat perlu mawas diri dan menjaga kesehatan dalam menghadapi serangan virus corona yang mulai menyebar di Indonesia, D. Virus corona menjadi masalah besar bagi kesehatan manusia.

17

0.0

Jawaban terverifikasi

Iklan