Salsabilla R

10 Maret 2022 19:50

Iklan

Salsabilla R

10 Maret 2022 19:50

Pertanyaan

Hayam Wuruk ternyata lebih mencintai kekuasaan daripada mencintai putri Pajajaran Dyah Pitaloka SEBAB ia menyerang rombongan mempelai perempuan termasuk raja Pajajaran hanya karena tidak mau takluk terhadap Majapahit.

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

00

:

03

:

21

:

41

Klaim

10

1

Jawaban terverifikasi

Iklan

A. Feby

14 Maret 2022 13:40

Jawaban terverifikasi

Halo Emran. Kakak bantu jawab ya๐Ÿ˜Š Hayam Wuruk ternyata lebih mencintai kekuasaan daripada mencintai putri Pajajaran Dyah Pitaloka (Pernyataan Salah) Sebab Ia menyerang rombongan mempelai perempuan termasuk raja Pajajaran hanya karena tidak mau takluk terhadap Majapahit (Alasan Salah) Dengan demikian, jawaban yang tepat adalah E. Pernyataan dan Alasan Salah Untuk lebih jelasnya, yuk pahami penjelasan berikut: Berawal dari datangnya lamaran dari Kerajaan Majapahit (Jawa), Raja Hayam Muruk bermaksud ingin melamar putri dari Kerajaan Pajajaran (Sunda) yaitu Putri Dyah Pitaloka. Pernikahan rencananya akan dilakukan di Majapahit, hingga rombongan dari kerajaan Sunda ini datang ke sana dengan perasaan suka cita. Robongan Gadjah Mada juga berangkat menuju ke Bubat, tetapi tidak bersama Hayam Wuruk, melainkan bersama pasukan armadanya yang kuat. Sri Baduga Maharaga kaget, ia segera bernegosiasi dengan Gadjah Mada karena ia tidak bermaksud untuk menyerang Majapahit. Namun, Gadjah Mada tetap tidak percaya dengan ucapan raja tersebut. Dengan semangat Sumpah Palapa, Gadjah Mada dan para pasukan dengan mudah membantai rombongan Padjajaran. Sri Baduga Maharaja juga terbunuh dalam peristiwa tersebut. Melihat ayahnya meninggal terbunuh, Dyah Pitaloka memutuskan untuk bunuh diri. Kemudian, pasukan Gadjah Mada kembali ke Kerajaan Majapahit. Mendengar peristiwa yang telah terjadi, Hayam Wuruk sangat kecewa karena Putri yang akan dinikahinya telah meninggal dalam peperangan tersebut. Hal ini membuat hubungan antara raja Hayam Wuruk dengan Patih Gadjah Mada semakin memburuk. Setelah perang tersebut ada yang mengatakan bahwa Gadjah Mada sakit dan akhirnya meninggal, tetapi ada juga yang berkata bahwa Gadjah Mada pergi dan Moksa (meninggal tanpa jasad diketahui). Semoga membantu ๐Ÿ˜Š


Iklan

Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?

Tanya ke AiRIS

Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

Chat AiRIS

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

Apakah benar NIBKD dan MBKS dibentuk guna menghadapi kekuatan Belanda? Jelaskan!

29

5.0

Jawaban terverifikasi