Dinda F

14 Maret 2023 13:35

Iklan

Dinda F

14 Maret 2023 13:35

Pertanyaan

Hasil akulturasi pada masa Hindu-Buddha mengenai sistem ekonomi dan mata pencaharian

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

01

:

08

:

07

:

53

Klaim

2

2

Jawaban terverifikasi

Iklan

Hanandhita A

14 Maret 2023 13:47

Jawaban terverifikasi

<h2>Pengaruh Hindu-Budha terhadap ekonomi dan sistem mata pencaharian Indonesia terutama dalam hal pengenalan sistem irigasi dan sistem pelayaran. Irigasi adalah usaha untuk memperoleh air yang menggunakan bangunan dan saluran buatan untuk keperluan penunjang produksi pertanian. Sejarah irigasi di Indonesia yang pertama kali dimulai pada zaman Hindu dengan melakukan pembangunan irigasi yang dilakukan kerajaan Mataram Kuno. Sedangkan sistem pelayaran berawal dari perkembangan teknologi perkapalan dan sistem navigasi yang ditemukan oleh bangsa peradaban awal seperti India. Kebetulan pada awal masehi India ke Indonesia dalam aktivitas perdagangannya. Dari situ rakyat Indonesia banyak belajar dar bangsa India mengenai sistem pelayaran, yaitu sistem angin, teknologi perkapalan, komoditas barang dagang yang laku di pasaran dll. Dengan demikian, pengaruh Hindu-Budha terhadap ekonomi dan sistem mata pencaharian Indonesia terutama dalam hal pengenalan irigasi dan sistem pelayaran.</h2><p>&nbsp;</p><p>&nbsp;</p><p>&nbsp;</p>

Pengaruh Hindu-Budha terhadap ekonomi dan sistem mata pencaharian Indonesia terutama dalam hal pengenalan sistem irigasi dan sistem pelayaran. Irigasi adalah usaha untuk memperoleh air yang menggunakan bangunan dan saluran buatan untuk keperluan penunjang produksi pertanian. Sejarah irigasi di Indonesia yang pertama kali dimulai pada zaman Hindu dengan melakukan pembangunan irigasi yang dilakukan kerajaan Mataram Kuno. Sedangkan sistem pelayaran berawal dari perkembangan teknologi perkapalan dan sistem navigasi yang ditemukan oleh bangsa peradaban awal seperti India. Kebetulan pada awal masehi India ke Indonesia dalam aktivitas perdagangannya. Dari situ rakyat Indonesia banyak belajar dar bangsa India mengenai sistem pelayaran, yaitu sistem angin, teknologi perkapalan, komoditas barang dagang yang laku di pasaran dll. Dengan demikian, pengaruh Hindu-Budha terhadap ekonomi dan sistem mata pencaharian Indonesia terutama dalam hal pengenalan irigasi dan sistem pelayaran.

 

 

 


Iklan

Nanda R

Community

17 Februari 2024 10:14

Jawaban terverifikasi

<p>Pada masa Hindu-Buddha di Nusantara, terjadi akulturasi atau penyatuan unsur-unsur budaya dari India dengan budaya lokal Nusantara. Hal ini juga memengaruhi sistem ekonomi dan mata pencaharian masyarakat. Berikut adalah beberapa dampak akulturasi pada masa Hindu-Buddha terkait dengan sistem ekonomi dan mata pencaharian:</p><p><strong>Sistem Pertanian:</strong></p><ul><li>Pada masa Hindu-Buddha, pertanian tetap menjadi mata pencaharian utama masyarakat. Namun, terdapat pengaruh sistem pertanian yang diperkenalkan oleh budaya Hindu-Buddha, seperti sistem irigasi yang lebih canggih dan penggunaan teknik pertanian yang lebih efisien.</li></ul><p><strong>Perdagangan dan Keberadaan Pelabuhan:</strong></p><ul><li>Akulturasi memperkuat hubungan perdagangan dengan India dan wilayah Asia lainnya. Pelabuhan-pelabuhan menjadi pusat kegiatan ekonomi, dan perdagangan rempah-rempah, logam, dan barang lainnya menjadi faktor penting dalam perekonomian.</li></ul><p><strong>Pengenalan Sistem Pajak:</strong></p><ul><li>Sistem pajak dan pungutan diperkenalkan sebagai bagian dari pemerintahan yang terorganisir. Raja-raja dan penguasa setempat mengumpulkan pajak dari masyarakat untuk membiayai pembangunan infrastruktur dan aktivitas pemerintahan.</li></ul><p><strong>Pembangunan Struktur Keagamaan dan Pendidikan:</strong></p><ul><li>Adanya kuil-kuil dan biara-biara Buddha serta candi-candi Hindu menjadi pusat pendidikan dan perekonomian. Pariwisata ke situs-situs keagamaan juga memberikan dampak positif pada mata pencaharian masyarakat lokal.</li></ul><p><strong>Penggunaan Mata Uang dan Sistem Pengukuran:</strong></p><ul><li>Sistem mata uang dan ukuran yang diperkenalkan oleh budaya Hindu-Buddha menjadi bagian dari sistem ekonomi. Penggunaan logam, seperti emas dan perak, sebagai mata uang dan sistem pengukuran yang terorganisir, memberikan stabilitas dalam aktivitas ekonomi.</li></ul><p><strong>Pembangunan Infrastruktur:</strong></p><ul><li>Adopsi teknologi konstruksi dari India juga memengaruhi pembangunan infrastruktur. Candi dan struktur keagamaan lainnya dibangun dengan menggunakan teknik dan material yang canggih, memberikan dampak positif pada sektor konstruksi dan mata pencaharian terkait.</li></ul><p><strong>Penggunaan Sistem Irigasi:</strong></p><ul><li>Sistem irigasi yang lebih maju diperkenalkan untuk mendukung pertanian. Penggunaan saluran irigasi dan sistem pengairan lainnya memberikan manfaat besar bagi pertanian dan kesejahteraan masyarakat agraris.</li></ul><p><strong>Perkembangan Kerajinan Tangan:</strong></p><ul><li>Pertukaran budaya juga memengaruhi perkembangan kerajinan tangan. Kerajinan seperti tenun, ukiran, dan pembuatan barang-barang seni menjadi mata pencaharian yang penting.</li></ul>

Pada masa Hindu-Buddha di Nusantara, terjadi akulturasi atau penyatuan unsur-unsur budaya dari India dengan budaya lokal Nusantara. Hal ini juga memengaruhi sistem ekonomi dan mata pencaharian masyarakat. Berikut adalah beberapa dampak akulturasi pada masa Hindu-Buddha terkait dengan sistem ekonomi dan mata pencaharian:

Sistem Pertanian:

  • Pada masa Hindu-Buddha, pertanian tetap menjadi mata pencaharian utama masyarakat. Namun, terdapat pengaruh sistem pertanian yang diperkenalkan oleh budaya Hindu-Buddha, seperti sistem irigasi yang lebih canggih dan penggunaan teknik pertanian yang lebih efisien.

Perdagangan dan Keberadaan Pelabuhan:

  • Akulturasi memperkuat hubungan perdagangan dengan India dan wilayah Asia lainnya. Pelabuhan-pelabuhan menjadi pusat kegiatan ekonomi, dan perdagangan rempah-rempah, logam, dan barang lainnya menjadi faktor penting dalam perekonomian.

Pengenalan Sistem Pajak:

  • Sistem pajak dan pungutan diperkenalkan sebagai bagian dari pemerintahan yang terorganisir. Raja-raja dan penguasa setempat mengumpulkan pajak dari masyarakat untuk membiayai pembangunan infrastruktur dan aktivitas pemerintahan.

Pembangunan Struktur Keagamaan dan Pendidikan:

  • Adanya kuil-kuil dan biara-biara Buddha serta candi-candi Hindu menjadi pusat pendidikan dan perekonomian. Pariwisata ke situs-situs keagamaan juga memberikan dampak positif pada mata pencaharian masyarakat lokal.

Penggunaan Mata Uang dan Sistem Pengukuran:

  • Sistem mata uang dan ukuran yang diperkenalkan oleh budaya Hindu-Buddha menjadi bagian dari sistem ekonomi. Penggunaan logam, seperti emas dan perak, sebagai mata uang dan sistem pengukuran yang terorganisir, memberikan stabilitas dalam aktivitas ekonomi.

Pembangunan Infrastruktur:

  • Adopsi teknologi konstruksi dari India juga memengaruhi pembangunan infrastruktur. Candi dan struktur keagamaan lainnya dibangun dengan menggunakan teknik dan material yang canggih, memberikan dampak positif pada sektor konstruksi dan mata pencaharian terkait.

Penggunaan Sistem Irigasi:

  • Sistem irigasi yang lebih maju diperkenalkan untuk mendukung pertanian. Penggunaan saluran irigasi dan sistem pengairan lainnya memberikan manfaat besar bagi pertanian dan kesejahteraan masyarakat agraris.

Perkembangan Kerajinan Tangan:

  • Pertukaran budaya juga memengaruhi perkembangan kerajinan tangan. Kerajinan seperti tenun, ukiran, dan pembuatan barang-barang seni menjadi mata pencaharian yang penting.

Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?

Tanya ke AiRIS

Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

Chat AiRIS

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

Apakah benar NIBKD dan MBKS dibentuk guna menghadapi kekuatan Belanda? Jelaskan!

28

5.0

Jawaban terverifikasi