Alisa H

17 Maret 2020 05:38

Pertanyaan

Hal hal yang tidak dapat ditelaah atau direvisi dari teks diskusi adalah...


178

1

Jawaban terverifikasi

N. Faizah

Mahasiswa/Alumni Universitas Muhammadiyah Surakarta

16 Januari 2022 06:19

Jawaban terverifikasi

Hai, Alisa H. Terima kasih sudah bertanya ke Roboguru. Kakak bantu jawab ya ☺️ Hal yang dapat ditelaah atau direvisi pada teks diskusi, yaitu struktur teks diskusi, isi teks diskusi, dan aspek kebahasaan teks diskusi, sedangkan hal yang tidak dapat ditelaah atau direvisi, yaitu hal-hal selain struktur, isi, dan kaidah kebahasaan teks diskusi yang telah disebutkan sebelumnya. Mari kita simak pembahasan berikut ini ya. Teks diskusi ialah teks yang berisi pengungkapan pikiran atau gagasan dalam memecahkan suatu masalah dengan alasan yang tepat dengan tujuan menemukan kesepakatan gagasan atau argumen dalam suatu masalah. Ciri-ciri teks diskusi sebagai berikut. 1. Melibatkan dua pihak, yaitu pendukung dan penentang. 2. Memiliki struktur, yaitu isu, argumen mendukung (pro), argumen menentang (kontra), dan simpulan. 3. Mengandung informasi yang mengandung argumen untuk membuktikan kebenaran. 4. Mengandung konjungsi pertentangan (tetapi, sedangkan, namun, dan sejenisnya). Hal-hal yang dapat ditelaah pada teks diskusi sebagai berikut. 1. Struktur teks diskusi, yaitu pengenalan isu, argumentasi, dan kesimpulan. 2. Isi teks diskusi yang termuat pada struktur teks diskusi, yaitu permasalahan yang dibahas, argumen pro dan kontra, serta simpulan, saran atau rekomendasi penulis. 3. Aspek kebahasaan teks diskusi, yaitu konjungsi pertentangan dan konjungsi perbandingan. Dengan demikian, hal yang dapat ditelaah atau direvisi pada teks diskusi, yaitu struktur teks diskusi, isi teks diskusi, dan aspek kebahasaan teks diskusi, sedangkan hal yang tidak dapat ditelaah atau direvisi, yaitu hal-hal selain struktur, isi, dan kaidah kebahasaan teks diskusi yang telah disebutkan sebelumnya. Semoga membantu ☺️


Iklan

Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?

Tanya ke Forum

Tanya ke Forum

Roboguru Plus

Chat Tutor

Pertanyaan serupa

Di pedalaman sebuah hutan yang hijau, ketika musim panas tiba, seekor semut bersama kawanannya tampak akur, berjalan bergerombol dan senantiasa saling menolong untuk mencari makan. Mereka amat kompak mengikuti komando dari sang pemimpin. Di tengah perjalanan, mereka berjumpa dengan tikus. “Hai, Semut! Mengapa kalian mencari makan saat musim panas begini?” tanya tikus. “Kami mencari makan untuk bekal saat musim hujan datang nanti. Kalian pun sebaiknya mencari makan sejak awal. Kalau tidak, saat musim hujan nanti kita bisa kelaparan.” “Terima kasih atas nasihatmu, Semut. Kami juga akan segera mencari makanan kami,” kata tikus. Tak lama kemudian, semut-semut itu bertemu ayam hutan yang terkenal bersuara merdu. Ia tinggal di sebuah kandang bagus yang dibuatkan oleh seorang manusia yang selalu memberinya makan setiap akhir pekan. Ia bertanya mengapa semut-semut itu bekerja keras mencari makan saat musim panas. Semut menjelaskan alasannya mencari makan. Namun, tidak seperti tikus yang mengikuti saran semut, si ayam hutan justru terbahak mendengar jawaban semut. “Kasihan sekali kalian, semut-semut kecil! Aku tak perlu mencari makan seperti kalian. Sebab aku punya tuan yang selalu memberiku makan!” kata ayam sambil tergelak. Semut tak peduli kata-kata ayam dan segera melanjutkan perjalanan. Suatu hari, langit menjadi gelap dan hujan tiba-tiba mengguyur seluruh hutan. Rupanya, musim hujan sudah tiba. Semut dan tikus kembali ke sarangnya masing-masing. Mereka bisa mulai menikmati hasil kerja kerasnya selama mengumpulkan makanan saat hari-hari masih cerah. Namun, ayam hutan yang sombong tak memiliki persediaan makanan. Saat banjir melanda hutan itu, ayam hutan akhirnya mati tenggelam saat kelaparan. Sudut pandang yang digunakan dalam kutipan fabel di atas adalah.... A. Orang pertama B. Orang kedua C. Orang ketiga D. Campuran

107

5.0

Jawaban terverifikasi

Lindungi Hak Pilih Warga, KPU Gianyar Lakukan Coklit Pemilih Khusus ke Desa dan Kelurahan KPU Kabupaten Gianyar melaksanakan monitoring skelaigus pencoklitan data langsung ke desa-desa. hal tersebut diwujudkan melalui program pemutakiran data pemilih berkelanjutan. Dalam rangka menjamin sesungguhnta, valid, dan dapat dipertanggungjawabkan. Kegiatan coklit dimulai hari Rabu (2/10/19) yang dikoordinasi oleh anggota KPU Kabupaten Gianyar sesuai korwilnya. Rangkaian kegiatan dimulai dengan koordinasi ke sekretaris daerah, kecamatan, dan desa/kelurahan. Monitring akan dilanjutkan dengan coklit langsung mendatangi pemilih yang dijadwalkan hingga akhir Oktober sebagai tahap I. Yang menjadi dasar pencoklitan adalah data pemilih khusus (DPK) pada Pemilu 2019 yang lalu. Terdapat 3.000 pemilih yang menggunakan hak pilihnya dengan e-KTP dan masih perlu idpastikan kelengkapannya agara dapat dimasukkan ke dalam daftar pemilih mellaui aplikasi sidalih. Tentunya diharapkan hasil coklit ini dapat meminimalisasi pemilih yang tercecer untuk keperluan pemilu maupun pemilihan ke depan. Sebeleumnya, Ketua KPU Kabupaten Gianyar, I Putu Agus Tirta Surguna melakukan audiensi dengan Sekretaris daerah Gianyar. Pertemuan itu terkait dengan tindak lanjut pemutakhiran data pemilih ynag kana dilakukan oleh KPU Gianyar menyusul surat kepada Sekda Gianyar mengenai permintaan hak akses data kependuudkan. Selain itu, sekaligus penyampaian kegiatan coklit data yang tentunya memerlukan dukungan Pemerintah Daerah Gianyar karena nantinya akan banyak melakukan koordinasi dengan perangkat desa maupun kelurahan atau kepala lingkungan yang mengetahui kkondisi nyata penduudk di tingkat desa, banjar, maupun lingkungan. Berdasarkan teks di atas, tentukan gagasan utama dari paragraf 1!

2

0.0

Jawaban terverifikasi

Iklan