Marsya Z

11 April 2025 02:02

Iklan

Marsya Z

11 April 2025 02:02

Pertanyaan

Gaji karyawan Pemeliharaan aset tetap Bunga bank Listrik/gas/air Telepon/fax Ekspedisi barang PPh 21 Alat tulis kantor Pajak daerah Pajak Bumi Bangunan Premi asuransi gudang Premi asuransi mesin Biaya fiskal luar negeri Biaya promosi Biaya konsultan Biaya jamuan Biaya keamanan dan kebersihan Sumbangan pendidikan Biaya penyusutan aset tetap Asuransi karyawan Outbond karyawan Laba usaha Penghasilan biaya luar usaha Laba selisih kurs Pendapatan bunga deposito Biaya administrasi bank Laba neto sebelum pajak Kompensasi kerugian tahun sebelumnya Dari akun akun diatas sebutkan akun yang tidak masuk dalam laporan laba rugi fiskal yang harus dikoreksi fiskal positif dan negatif!!

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

00

:

22

:

26

:

19

Klaim

1

2


Iklan

Meikarlina S

Community

11 April 2025 09:34

A. Akun yang Tidak Masuk dalam Laporan Laba Rugi Fiskal (Bukan objek pajak / tidak berpengaruh langsung): Akun-akun ini tidak diakui secara fiskal, atau tidak memengaruhi perhitungan penghasilan kena pajak: 1. Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) → Tidak dibebankan ke usaha jika bukan atas aset produktif 2. Sumbangan pendidikan → Tidak dapat dikurangkan, kecuali berbentuk CSR yang diatur khusus 3. Biaya fiskal luar negeri → Tidak boleh dikurangkan 4. Outbond karyawan → Tidak dianggap biaya untuk mendapatkan/memelihara penghasilan 5. Asuransi karyawan (tergantung jenisnya, misalnya asuransi jiwa untuk kepentingan pribadi tidak diperbolehkan) 6. Biaya jamuan (perlu pembuktian agar dapat dikurangkan) 7. Biaya promosi (perlu pembuktian; jika tidak memenuhi syarat → koreksi positif) B. Akun yang Perlu Dikoreksi Fiskal Positif (biaya yang dicatat komersial tapi tidak diakui secara fiskal): Artinya: menambah laba fiskal karena tidak boleh diakui sebagai biaya menurut pajak. 1. Sumbangan pendidikan 2. Biaya fiskal luar negeri 3. Outbond karyawan 4. Asuransi jiwa karyawan (bukan asuransi kesehatan/kerja) 5. Jamuan tanpa bukti pendukung yang sah 6. Biaya promosi tidak wajar atau tidak didukung dokumen lengkap 7. Pajak daerah (tergantung jenis, tidak semua diakui) 8. Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) (untuk aset tidak produktif) 9. Biaya penyusutan atas aset tidak digunakan untuk kegiatan usaha C. Akun yang Perlu Dikoreksi Fiskal Negatif (pendapatan yang dicatat, tapi tidak dikenai pajak): Artinya: mengurangi laba fiskal karena pendapatan tidak kena pajak. 1. Penghasilan biaya luar usaha (jika bukan objek pajak) 2. Laba selisih kurs unrealized (penyesuaian) 3. Pendapatan bunga deposito (biasanya sudah dipotong PPh Final) 4. Kompensasi kerugian tahun sebelumnya → Dikurangkan dari laba fiskal D. Akun yang Masuk dan Diakui dalam Laporan Laba Rugi Fiskal (normal, tidak perlu koreksi): Akun-akun ini bisa diakui secara fiskal bila memenuhi syarat: Gaji karyawan Pemeliharaan aset tetap Bunga bank Listrik/gas/air Telepon/fax Ekspedisi barang PPh 21 (dibayar perusahaan untuk karyawan → tidak bisa jadi biaya, jadi koreksi positif!) Alat tulis kantor Biaya konsultan Biaya keamanan dan kebersihan Biaya penyusutan aset tetap (yang digunakan untuk kegiatan usaha) Premi asuransi gudang/mesin (jika menunjang usaha) Biaya administrasi bank


Iklan

Suka E

14 April 2025 16:31

<p><strong>Akun yang Tidak Masuk dalam Laporan Laba Rugi Fiskal (Bukan Objek Pajak atau Tidak Diakui)</strong></p><ol><li><strong>Sumbangan pendidikan</strong><br>Pengeluaran untuk sumbangan, termasuk sumbangan pendidikan, tidak dapat dikurangkan dari penghasilan bruto menurut Pasal 9 ayat (1) huruf g UU PPh.</li><li><strong>Biaya fiskal luar negeri</strong><br>Biaya fiskal yang dibayarkan di luar negeri tidak diakui sebagai pengurang penghasilan bruto dalam perhitungan pajak di Indonesia.</li><li><strong>PPh 21</strong><br>Pajak Penghasilan Pasal 21 yang dibayarkan oleh pemberi kerja tidak dapat dikurangkan dari penghasilan bruto.</li><li><strong>Pajak daerah dan Pajak Bumi Bangunan (PBB)</strong><br>Beberapa jenis pajak daerah dan PBB tidak dapat dikurangkan dari penghasilan bruto, tergantung pada ketentuan yang berlaku.</li><li><strong>Premi asuransi karyawan (tertentu)</strong><br>Premi asuransi yang dibayarkan untuk karyawan, seperti asuransi jiwa atau kesehatan, tidak dapat dikurangkan kecuali memenuhi syarat tertentu.</li></ol><p><strong>🔺 Akun yang Harus Dikoreksi Fiskal Positif (Menambah Penghasilan Kena Pajak)</strong></p><ol><li><strong>Biaya jamuan</strong><br>Biaya untuk jamuan atau hiburan yang tidak disertai daftar nominatif tidak dapat dikurangkan dari penghasilan bruto.</li><li><strong>Biaya promosi (tertentu)</strong><br>Biaya promosi yang tidak memenuhi syarat sebagai pengurang penghasilan bruto harus dikoreksi positif.</li><li><strong>Biaya konsultan (tertentu)</strong><br>Biaya konsultan yang tidak terkait langsung dengan kegiatan usaha atau tidak didukung dengan bukti yang memadai perlu dikoreksi positif.</li><li><strong>Biaya keamanan dan kebersihan (tertentu)</strong><br>Jika tidak terkait langsung dengan kegiatan usaha atau tidak didukung bukti yang memadai, perlu dikoreksi positif.</li><li><strong>Premi asuransi gudang dan mesin (tertentu)</strong><br>Jika premi asuransi tidak memenuhi syarat sebagai pengurang penghasilan bruto, perlu dikoreksi positif.</li></ol><p><strong>🔻 Akun yang Harus Dikoreksi Fiskal Negatif (Mengurangi Penghasilan Kena Pajak)</strong></p><ol><li><strong>Penyusutan aset tetap</strong><br>Jika penyusutan komersial lebih kecil dari penyusutan fiskal, selisihnya dikoreksi negatif.</li><li><strong>Pendapatan bunga deposito</strong><br>Pendapatan bunga deposito yang telah dikenakan PPh Final tidak termasuk objek pajak dan harus dikoreksi negatif.</li><li><strong>Laba selisih kurs (tertentu)</strong><br>Jika laba selisih kurs telah dikenakan PPh Final atau bukan objek pajak, perlu dikoreksi negatif.</li><li><strong>Laba usaha dan laba neto sebelum pajak</strong><br>Jika terdapat penghasilan yang bukan objek pajak atau telah dikenakan PPh Final, bagian tersebut harus dikoreksi negatif.</li></ol><p><strong>✅ Akun yang Diperlukan dalam Laporan Laba Rugi Fiskal (Tidak Perlu Koreksi)</strong></p><ul><li><strong>Gaji karyawan</strong></li><li><strong>Pemeliharaan aset tetap</strong></li><li><strong>Bunga bank</strong></li><li><strong>Listrik/gas/air</strong></li><li><strong>Telepon/fax</strong></li><li><strong>Ekspedisi barang</strong></li><li><strong>Alat tulis kantor</strong></li><li><strong>Biaya administrasi bank</strong></li><li><strong>Outbond karyawan</strong></li><li><strong>Penghasilan biaya luar usaha</strong></li><li><strong>Kompensasi kerugian tahun sebelumnya</strong></li></ul><p><br>&nbsp;</p>

Akun yang Tidak Masuk dalam Laporan Laba Rugi Fiskal (Bukan Objek Pajak atau Tidak Diakui)

  1. Sumbangan pendidikan
    Pengeluaran untuk sumbangan, termasuk sumbangan pendidikan, tidak dapat dikurangkan dari penghasilan bruto menurut Pasal 9 ayat (1) huruf g UU PPh.
  2. Biaya fiskal luar negeri
    Biaya fiskal yang dibayarkan di luar negeri tidak diakui sebagai pengurang penghasilan bruto dalam perhitungan pajak di Indonesia.
  3. PPh 21
    Pajak Penghasilan Pasal 21 yang dibayarkan oleh pemberi kerja tidak dapat dikurangkan dari penghasilan bruto.
  4. Pajak daerah dan Pajak Bumi Bangunan (PBB)
    Beberapa jenis pajak daerah dan PBB tidak dapat dikurangkan dari penghasilan bruto, tergantung pada ketentuan yang berlaku.
  5. Premi asuransi karyawan (tertentu)
    Premi asuransi yang dibayarkan untuk karyawan, seperti asuransi jiwa atau kesehatan, tidak dapat dikurangkan kecuali memenuhi syarat tertentu.

🔺 Akun yang Harus Dikoreksi Fiskal Positif (Menambah Penghasilan Kena Pajak)

  1. Biaya jamuan
    Biaya untuk jamuan atau hiburan yang tidak disertai daftar nominatif tidak dapat dikurangkan dari penghasilan bruto.
  2. Biaya promosi (tertentu)
    Biaya promosi yang tidak memenuhi syarat sebagai pengurang penghasilan bruto harus dikoreksi positif.
  3. Biaya konsultan (tertentu)
    Biaya konsultan yang tidak terkait langsung dengan kegiatan usaha atau tidak didukung dengan bukti yang memadai perlu dikoreksi positif.
  4. Biaya keamanan dan kebersihan (tertentu)
    Jika tidak terkait langsung dengan kegiatan usaha atau tidak didukung bukti yang memadai, perlu dikoreksi positif.
  5. Premi asuransi gudang dan mesin (tertentu)
    Jika premi asuransi tidak memenuhi syarat sebagai pengurang penghasilan bruto, perlu dikoreksi positif.

🔻 Akun yang Harus Dikoreksi Fiskal Negatif (Mengurangi Penghasilan Kena Pajak)

  1. Penyusutan aset tetap
    Jika penyusutan komersial lebih kecil dari penyusutan fiskal, selisihnya dikoreksi negatif.
  2. Pendapatan bunga deposito
    Pendapatan bunga deposito yang telah dikenakan PPh Final tidak termasuk objek pajak dan harus dikoreksi negatif.
  3. Laba selisih kurs (tertentu)
    Jika laba selisih kurs telah dikenakan PPh Final atau bukan objek pajak, perlu dikoreksi negatif.
  4. Laba usaha dan laba neto sebelum pajak
    Jika terdapat penghasilan yang bukan objek pajak atau telah dikenakan PPh Final, bagian tersebut harus dikoreksi negatif.

✅ Akun yang Diperlukan dalam Laporan Laba Rugi Fiskal (Tidak Perlu Koreksi)

  • Gaji karyawan
  • Pemeliharaan aset tetap
  • Bunga bank
  • Listrik/gas/air
  • Telepon/fax
  • Ekspedisi barang
  • Alat tulis kantor
  • Biaya administrasi bank
  • Outbond karyawan
  • Penghasilan biaya luar usaha
  • Kompensasi kerugian tahun sebelumnya


 


Suka E

17 April 2025 17:58

#EKONOMI ITU MENYENANGKAN

Mau jawaban yang terverifikasi?

Tanya ke AiRIS

Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

Chat AiRIS

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

Abadi seorang pengusaha angrobisnis yang ditekuni beberapa lama, dalam kesehariannya melakukan kegiatan-kegiatan ekonomi, diantaranya: (1) Tanahnya disediakan untuk usaha, menyediakan modal dan wiraswasta (2) Membeli kebutuhan sehari-hari seperti sandang dan pangan (3) Membayar pajak badan usaha ke kas negara (4) Membayar upah karyawan, bunga dan biaya-biaya lain (5) Menerima sewa, gaji dan laba usahanya (6) Membayar pajak karyawan perusahaannya Kegiatan ekonomi yang tergolong dilakukan oleh Rumah Tangga Konsumsi adalah ... a. (1), (2), dan (3) b. (1), (2), dan (5) c. (2), (3), dan (4) d. (2), (3), dan (5)

2

5.0

Jawaban terverifikasi

Buatlah persamaan dasar akuntansi dari PT sejahtera periode 2022 ini ! 1. Tuan Hamid menyetor uang tunai sebesar Rp.50.000.000,00 untuk modal perusahaan. 1.Membayar sewa untuk bulan Januari 2022 sebanyak Rp.1.500.000,00 2.Diterima Piutang usaha dari langganan sebesar Rp.800.000,00 3.Dibeli perlengkapan kantor secara tunai sebesar Rp.250.000,00 4.Dibeli peralatan kantor seharga Rp.10.000.000,00 dibayar tunai Rp.3.000.000,00 sisanya dibayar Minggu depan 5.Dibayar biaya iklan untuk bulan Januari sebesar Rp.100.000,00 6.Difakturkan atas pembelian kendaraan seharga Rp.20.000.000,00 7. Dibayar premi asuransi sebesar Rp.1.500.000,00 8.Diterima pendapatan jasa servis sebesar Rp.2.500.000,00 9.Difakturkan atas pendapatan jasa servis kendaraan yang telah selesai sebesar Rp.7.500.000,00 10.Dibayar biaya gaji karyawan sebesar Rp.2.000.000,00 11.Diterima pendapatan jasa servis kendaraan sebesar Rp.7.500.000,00 12.Dibayar biaya listrik air dan telepon sebesar Rp.350.000,00 13.Diterima pinjaman dari bank BNI sebesar Rp.15.000.000,00 14.Tuan Hamid mengambil uang perusahaan untuk keperluan pribadi sebesar Rp.1.000.000,00 15.Diterina pelunasan utang atas pembelian peralatan kantor sebesar Rp.7000.000,00 16.Dibeli tanah untuk memperluas tempat usaha seharga Rp.25.000.000,00 17.Dibayar buka bank sebesar Rp.150.000,00 18.Diterima pendapatan jasa servis Rp.10.000.000,00 19.Dibeli perlengkapan kantor Sebesar Rp.1.250.000,00 20.Dibayar sewa tempat sebesar Rp.3.000.000,00

2

5.0

Jawaban terverifikasi

Iklan

Untuk mengendalikan inflasi, pemerintah dapat melakukan kebijakan moneter .... a. Ekspansif dengan menaikkan reserve requirement ratio b. Ekspansif dengan menurunkan reserve requirement ratio c. Kontraktif dengan menaikkan reserve requirement ratio d. Kontraktif dengan menurunkan reserve requirement ratio e. Ekspansif dengan menaikkan tingkat diskonto Bila Bank Indonesia melakukan kebijakan moneter ekspansif, ceteris paribus maka .... a. Menimbulkan inflasi di mana bentuk kurva jumlah uang beredar (penawaran uang) naik dari kiri bawah ke kanan atas b. Menimbulkan deflasi di mana bentuk kurva jumlah uang beredar (penawaran uang) naik dari kiri bawah ke kanan atas c. Tingkat bunga meningkat di mana bentuk kurva jumlah uang beredar (penawaran uang) naik dari kiri bawah ke kanan atas d. Tingkat bunga turun di mana bentuk kurva jumlah uang beredar (penawaran uang) naik dari kiri bawah ke kanan atas e. Tingkat bunga turun di mana bentuk kurva jumlah uang beredar (penawaran uang) vertikal Kebijakan fiskal kontraktif dilakukan dengan cara .... a. Menurunkan pengeluaran pemerintah (G), menambah pembayaran transfer (Tr) dan meningkatkan pemungutan pajak (Tx) b. Menurunkan G, mengurangi Tr, dan meningkatkan Tx c. Menurunkan G, menambah Tr, dan menurunkan Tx d. Meningkatkan G, mengurangi Tr, dan menurunkan Tx e. Meningkatkan G, menambah Tr, dan menurunkan Tx Cara yang dilakukan kebijakan tingkat diskonto oleh Bank Sentral dalam melakukan kebijakan moneter adalah .... a. Mengatur jumlah pemberian kredit b. Menetapkan harga surat-surat berharga di pasar uang c. Menetapkan giro wajib minimum (reserved requirement ratio) d. Mengatur tingkat bunga tabungan e. Mengatur tingkat bunga pinjaman bank sentral kepada bank umum Perhatikan beberapa pernyataan berikut. 1). Menaikkan tarif pajak. 2). Diversifikasi pajak. 3). Menaikkan suku bunga. 4). Politik pasar terbuka. 5). Mengadakan diskriminasi harga. Yang termasuk kebijakan fiskal adalah .... a. 1) dan 2) b. 2) dan 3) c. 3) dan 4) d. 3) dan 5) e. 4) dan 5) Investasi bank lesu, daya beli melemah akan berdampak kepada apresiasi rupiah terhadap mata uang asing memburuk. Kebijakan moneter yang paling tepat dilakukan pemerintah adalah .... a. Menaikkan suku bunga bank b. Membeli surat berharga c. Memberikan subsidi kepada masyarakat d. Membatasi pengeluaran negara e. Menaikkan pajak penghasilan Akibat yang ditimbulkan dari kebijakan fiskal ekspansif bila tidak diikuti dengan kebijakan moneter yang ekspansif adalah .... a. Output bertambah, suku bunga tetap b. Output bertambah, suku bunga turun c. Output bertambah, suku bunga naik d. Output turun, suku bunga naik e. Output turun, suku bunga turun Di bawah ini yang tidak termasuk jenis kebijakan moneter berhubungan dengan pengaturan jumlah uang yang beredar di masyarakat, adalah .... a. Kebijakan moneter ekspansif (Monetary Expansive Policy) b. Operasi pasar terbuka (Open Market Operation) c. Kebijakan moneter kontraktif (Monetary Contractive Policy)/ Tight Money Policy d. Fasilitas diskonto (Discount Rate) e. Meningkatkan jumlah barang di pasar output Pada saat nilai rupiah terhadap dolar mengalami pelemahan dari Rp10.500,00 menjadi Rp11.760,00 harga barang impor mengalami kenaikan. Kebijakan moneter yang dilakukan oleh Bank Indonesia adalah .... a. Memborong dolar Amerika di pasar uang untuk membayar utang b. Meningkatkan produksi barang dan jasa bagi masyarakat c. Membeli surat berharga jangka panjang di pasar modal d. Menginstruksikan bank umum untuk menambah cadangan e. Menurunkan suku bunga tabungan dan pinjaman Ketika kebutuhan kedelai meningkat dan petani gagal panen karena terserang hama maka pemerintah harus mengimpor kedelai dari luar negeri yang harganya lebih mahal. Kebijakan yang harus dilakukan oleh pemerintah adalah .... a. Menentukan tarif pajak kedelai lebih rendah dari sebelumnya b. Menentukan standar harga kedelai dari yang rendah sampai mahal c. Memberikan subsidi kepada petani yang menghasilkan kedelai d. Meningkatkan produktivitas kedelai dengan mengganti tanaman padi e. Membatasi impor kedelai dan meningkatkan ekspor ke luar negeri Operasi pasar terbuka dalam pengendalian uang yang beredar dalam masyarakat dapat dilakukan dengan cara .... a. Membeli surat berharga pemerintah dan Menjual surat-surat berharga pemerintah b. Menaikkan tingkat bunga Bank Sentral pada bank umum dan Menjual surat-surat berharga pemerintah c. Menaikkan tingkat bunga Bank Sentral pada bank umum dan Membeli surat berharga pemerintah d. Menurunkan tingkat bunga Bank Sentral pada bank umum dan Membeli surat berharga pemerintah e. Menaikkan tingkat bunga Bank Sentral pada bank umum dan Menurunkan tingkat bunga Bank Sentral pada bank umum Perhatikan pernyataan berikut. 1). Politik diskonto 2). Menaikkan pajak 3). Politik pasar terbuka 4). Menaikkan cash ratio 5). Meningkatkan impor 6). Meningkatkan pinjaman Dari cara yang diterapkan pemerintah tersebut, yang merupakan kebijakan moneter adalah .... a. 1), 2), dan 3) b. 1), 3), dan 4) c. 2), 4), dan 5) d. 3), 4), dan 5) e. 4), 5), dan 6) Kondisi saat pemerintah sebaiknya tidak memberlakukan kebijakan fiskal maupun kebijakan moneter adalah .... a. Ekonomi mengalami deflasi b. Perekonomian berada dibawah output potensialnya c. Tidak terjadi inflasi dan tingkat pengangguran berada dibawah target tingkat pengangguran d. Tingkat pengangguran berada diatas target tingkat pengangguran e. Ekonomi mengalami inflasi Bank sentral memasok dana ke dalam cadangan perbankan sebesar Rp10 triliun, pada saat yang sama bank sentral menetapkan rasio kebutuhan cadangan sebesar 2%. Dari proses penciptaan uang, jumlah uang yang beredar dapat bertambah sebesar .... a. Rp10,2 triliun b. Rp12 triliun c. Rp50 triliun d. Rp102 triliun e. Rp500 triliun Bank X menerima tambahan deposit Rp500 juta dan menyalurkannya sebagai kredit pada nasabah A setelah dikurangi cadangan wajib perbankan 10%. Bila A menyimpan pinjamannya pada Bank Y dan bank ini menyisihkan cadangan dengan rasio yang sama, dan menyalurkan sebagai kredit, begitu seterusnya. Jumlah uang yang beredar adalah .... a. 50 juta b. 500 juta c. 1.000 juta d. 5.000 juta e. 50.000 juta Apabila GWM atau reserve requirement bank-bank umum sebesar 5%, maka multiplier deposit adalah sebesar .... a. 5 b. 10 c. 15 d. 20 e. 25 Jika GWM dinaikkan dari 5% menjadi 10 %, maka .... a. Multiplier naik menjadi 10 kali b. Multiplier turun menjadi 10 kali c. Multiplier tetap d. Multiplier naik menjadi 50 kali e. Multiplier turun menjadi 5 kali Jika defisit riil senilai Rp100 Miliar dengan tingkat inflasi sebesar 7.5% dan defisit nominal senilai Rp400 Miliar, maka total utang akan sebesar .... a. Rp1 Triliun b. Rp2 Triliun c. Rp3 Triliun d. Rp4 Triliun e. Rp5 Triliun Misalkan sistem perbankan memiliki Rp100.000.000,- dalam bentuk simpanan dan Rp35.000.000,- dalam bentuk cadangan, sedangkan giro wajib minimum (GWM) adalah 20% dan masyarakat diasumsikan tidak menyimpan uang dalam bentuk kas, nilai maksimum yang dapat ditambahkan oleh bank ke dalam penawaran uang adalah sebesar .... a. Rp15.000.000,- b. Rp75.000.000,- c. Rp175.000.000,- d. Rp500.000.000,- e. Rp675.000.000,- Untuk menjaga stabilitas nilai mata uang, pemerintah dalam hal ini Bank Sentral dapat menggunakan berbagai macam kebijakan moneter. Ketika terjadi inflasi salah satu kebijakan yang dikeluarkan adalah menginstruksikan bank umum untuk menambah cadangan/persediaan kas (cash ratio policy). Dampak dari penerapan kebijakan tersebut adalah .... a. Jumlah uang yang beredar akan bertambah sehingga harga barang akan mengalami penurunan b. Harga barang akan mengalami penurunan sebagai akibat jumlah uang yang beredar berkurang c. Penambah cadangan pada bank umum menimbulkan jumlah uang semakin banyak beredar d. Jumlah barang akan semakin banyak beredar sebagai akibat dari kelangkaan jumlah uang e. Penambahan jumlah barang tidak dapat dihindari karena modal perusahaan semakin bertambah Apabila diketahui bahwa Indonesia mengalami defisit anggaran nominal (nominal deficit) sebesar Rp400 Triliun, defisit anggaran riil (real deficit) sebesar Rp360 Triliun, dan total utang Indonesia mencapai Rp2.000 Triliun, maka tingkat inflasi Indonesia mencapai .... a. 0,5% b. 1,0% c. 1,5% d. 2,0% e. 2,5% Jika defisit riil senilai Rp200 Miliar dengan tingkat inflasi sebesar 10% dan defisit nominal senilai Rp800 Miliar, maka total utang akan sebesar .... a. Rp3 Triliun b. Rp4 Triliun c. Rp5 Triliun d. Rp6 Triliun e. Rp8 Triliun Berikut ini adalah berbagai kebijakan yang dapat dilakukan oleh institusi Bank Indonesia sebagai bank sentral, kecuali .... a. Operasi pasar terbuka b. Menetapkan giro wajib minimum c. Menjual saham d. Kebijakan tingkat diskonto e. Pengawasan kredit secara selektif Apabila tingkat inflasi pada 2020 adalah 10 % dan kemudian pada 2021 menjadi 7 %, manakah dari pernyataan berikut yang paling tepat? a. Tingkat inflasi turun dan tingkat harga turun b. Tingkat inflasi turun dan tingkat harga naik c. Tingkat inflasi turun dan tingkat harga tetap d. Tingkat inflasi meningkat dan tingkat harga naik e. Tingkat inflasi meningkat dan tingkat harga turun Misalkan sistem perbankan memiliki Rp100.000.000,- dalam bentuk simpanan dan Rp35.000.000,- dalam bentuk cadangan, sedangkan giro wajib minimum (GWM) adalah 20% dan masyarakat diasumsikan tidak menyimpan uang dalam bentuk kas, nilai maksimum yang dapat ditambahkan oleh bank ke dalam penawaran uang adalah sebesar .... a. Rp15.000.000,- b. Rp75.000.000,- c. Rp175.000.000,- d. Rp500.000.000,- e. Rp675.000.000,-

13

0.0

Jawaban terverifikasi

A. Pada tanggal 3 Januari 2037 Nona Ceuceu Sundari mendirikan Perusaaan Jasa Weding Organiser. Dengan Nama ‘’ Stars WO Sundari” . Dengan menyetor modal awal sebesar Rp. 100.000.000,00 akibat transaksi ini maka …. B. Stars WO Sundari menerima pinjaman dari bank mandiri sebesar Rp. 50.000.000,00 Pinjaman tersebut diterima pada tanggal 8 Januari 2037. akibat transaksi ini maka…… C. Kemudian 9 Januari 2037. dengan alasan keuangan yang terbatas Nona Ceuceu Sundari membeli mobil pik up bekas seharga Rp. 20.000.000,00 secara tunai . akibat transaksi ini maka…… D. Pada tanggal 14 Januari 2037 membeli sepaket peralatan tata rias pengantin seharga Rp. 40.000.000,00 secara Tunai akibat transaksi ini maka…… E. Kemudian pada tanggal 15 Januari 2037 membeli dua paket kursi pengantin secara kredit kepada toko mebel mang Ece seharga Rp. 20.000.000,00 akibat transaksi ini maka…… F. Pada tanggal 15 Januari 2037‘’ Stars WO Sundari” mendapatkan konsumen pertama, yang menggunakan jasanya untuk pernikahan Kang Dadang Rohadi pada tanggal 20 Januari 2037, kemudian kedua belah pihak sepakat. Maka Dadang Rohadi sepakat membayar Jasa dekorasi full Video, fhoto free wedding dan wedding kepada‘’ Stars WO Sundari” seharga Rp. 20.000.000,00 Secara Tunai akibat transaksi diatas maka….... G. Tanggal 15 Januari 2037 Mas Joko Tole teman akrab Ceuceu Sundari, meminta untuk menjadi WO dipernikahan anaknya, kemudian kedua belah pihak sepakat pembayaran dilakukan Tanggal 22 Januari 2037 Sebesar Rp. 17.000.000,00 akibat transaksi diatas maka….... H. Ditanggal 15 Januari 2037 Untuk keperluan satu bulan dibeli perlengkapan sebesar Rp. 800.000,00 dibeli secara kredit. akibat transaksi diatas maka….... I. Tanggal 17 Januari 2037 dibeli tenda pengantin ( tenda biru ) seharga Rp. 7.000.000,00 secara tunai, akibat transaksi ini maka…… J. Tanggal 18 Januari 2037 diterima order dari Tn. Bayu Wahyudin, S.Pd. M.B.A untuk dekorasi gedung dalam rangka acara HUT pernikahan ke- 28 untuk tanggal 20 Januari 2037 senilai 400.000.000,00 dan dibayar setelah acara selesai. akibat transaksi ini maka…… K. Tanggal 18Januari 2037 Untuk keperluan acara Tn Bayu Wahyudin. dibeli perlengkapan sebesar Rp. 40.000.000,00 dari Toko AKUM CO. Pembelian secara kredit….akibat transaksi diatas maka….... L. Tanggal 20 Januaari 2037 diterima pelunasan jasa dekorasi oleh Tn. Bayu Wahyudin, S.Pd. M.B.A. sebesar Rp. 400.000.000,00 akibat transaksi ini maka…… M. Tanggal 22 Januaari 2037 diterima pelunasan jasa WO oleh mas Joko Tole sebesar Rp. 17.000.000,00 akibat transaksi ini maka…… N. Tanggal 28 Januari 2037 Nona Ceuceu Sundari mengangsur pinjaman ke bank mandiri sebesar Rp. 5.500.000,00 yang terdiri dari pokok pinjaman sebesar Rp. 5.000.000,00 dan bunga pinjaman sebesar Rp. 500.000,00 akibat transaksi ini maka…… O. Sepulang dari Bank Mandiri nona Ceuceu Sundari, mampir ke Café Abimanyu untuk istirahat dan memesan kopi Luak dan snak seharga Rp. 700.000,00 menggunakan uang usaha Stars WO Sundari untuk keperluan pribadi akibat transaksi ini maka…… P. Tanggal 28 Januari 2037 dibayarkan biaya-biaya yang menjadi beban selama satu bulan diantaranya Gaji karyawan Rp. 8.000.000,00 bahan bakar Rp. 1.000.000,00 serba – serbi Rp. 600.000,00 akibat transaksi ini maka…… Q. Tanggal 30 Januari 2037 dibayar utang ke toko mebel mang Ece sebesar Rp. 20.000.000,00 akibat tansaksi ini maka ….. R. Tanggal 30 Januari 2037 dibayar utang ke toko AKUM Co. sebesar Rp. 30.000.000,00 akibat tansaksi ini maka …. S. Tanggal 31 Januari 2037 Nilai perlengkapan yang belum terpakai sebesar Rp. 3.000.000,00 jadi jumlah pemakaian sebesar ( Rp.40.800.000 – Rp. 3.000.000 = Rp. 37.800.000.) Buatlah : Persamaan akuntansi, Laporan Laba/ Rugi, laporan perubahan modal, neraca, laporan arus kas.

1

5.0

Jawaban terverifikasi