Sanjaya S

01 Maret 2022 21:36

Iklan

Sanjaya S

01 Maret 2022 21:36

Pertanyaan

Gagasan Pan Islamisme di Mesir berkembang melalui organisasi Ikhwanul Muslimin yang dibentuk oleh Hasan al-Banna. Apa perbedaan gagasan Pan Islamisme yang dikembangkan oleh Hasan al-Banna dengan Pan lslamisme dalam pandangan Jamaluddin al-Afghani? Jelaskan pendapat Anda!

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

00

:

14

:

26

:

37

Klaim

1

2

Jawaban terverifikasi

Iklan

P. Rafika

Mahasiswa/Alumni Universitas Indonesia

05 Maret 2022 13:50

Jawaban terverifikasi

Halo Sanjaya S., kakak bantu jawab ya Tidak ada perbedaan gerakan Pan-Islamisme Hasan Al-Banna dengan Jamaluddin Al-Afghani. Hal ini dikarenakan, gerakan Al-Banna terinspirasi dari Al-Afghani. Untuk lebih detailnya, yuk simak penjelasan berikut. Pan-Islamisme merupakan sebuah ideologi politik yang mengajarkan bahwa umat Islam di seluruh dunia harus bersatu untuk dapat terbebas dari kolonialisme dan imperialisme bangsa Barat. Konsep dasar Pan-Islamisme dicetuskan oleh Jamaluddin Al-Afghani pada akhir abad ke-19 Masehi. Konsep pembaharuan Al-Afghani dalam Pan-Islamisme mencakup tiga hal, yaitu: 1. Musuh utama kemajuan umat Islam adalah penjajahan bangsa Barat. 2. Umat Islam harus harus menentang penjajahan dimanpun dan kapanpun. 3. Umat Islam harus memiliki persatuan ideologi untuk memajukan peradaban Islam. 4. Ide dan gagasan al-Afghani mengenai pembaharuan pemikiran Islam. Dalam hal ini, Al-Afghani berpandangan bahwa, Islam "mengambil nilai-nilai yang baik" dari Eropa dalam semua capaian prestasinya, sepanjang dapat diintegrasikan dengan nilai-nilai Islam. Sedangkan gerakan Pan-Islamisme di Mesir dimulai sejak Hasan Al-Banna mendirikan Ikhawanul Muslimin pada 1928. Gerakan ini bertujuan untuk mewujudkan cita-cita Jamaluddin al-Afghani dan Muhammad Abduh sebagai visi Islam. Selain itu, gerakan ini juga bertujuan untuk melawan dominasi asing. Dalam kepemimpinannya Hasan al-Banna tidak hanya menyeru untuk mendirikan sistem pemerintahan keagamaan teokratis dengan pengertian yang dikenal Eropa abad pertengahan. Akan tetapi, beliau juga menyerukan untuk menetapkan hukum Islam berdasarkan aturan syura, kebebasan, keadilan dan kesetaraan. Ajaran yang dilakukan Hasan al-Banna adalah dengan cara memperbaiki dan progresif. Selain itu, Al-Banna berpendapat pemerintahan harus memenuhi syarat hidup dengan memiliki perasaan (sesibilite), daya tangkap, (inteligence entendement), dan akal baik (raison), dalam bidang teori maupun praktik. Hasan al-Banna memfokuskan alasannya terhadap pentingnya mengerahkan tenaga dan potensi untuk melakukan pembinaan generasi yang beriman dan memahami Islam secara benar dan kaffah (menyeluruh), bahwa Islam adalah agama dan negara, ibadah dan jihad, syariat dan konstitusi, agama yang menatakehidupan umat manusia seluruhnya dari berbagai sisi, tarbiyah, ekonomi dan politik. Berdasarkan pemaparan di atas, pemikiran Pan Islamisme menurut Hasan Al Banna dan Jamaluddin Al-Afghani memiliki pandangan yang sejalan. Pandangan yang sejalan yaitu, mengenai pembaharuan dalam Islam serta pandangan kesatuan umat Islam. Semoga membantu ya.


Iklan

Dian O

04 Maret 2024 03:18

Allah Swt. mewajibkan manusia untuk beriman kepada rasul-rasul yang diutus Allah. Sebagian rasul dikisahkan dalam al-Qur’an, dan sebagian yang lain tidak terkisahkan. Pernyataan berikut yang bukan tanda-tanda beriman kepada rasul, yaitu


Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?

Tanya ke AiRIS

Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

Chat AiRIS

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

Apakah benar NIBKD dan MBKS dibentuk guna menghadapi kekuatan Belanda? Jelaskan!

24

5.0

Jawaban terverifikasi