Casowarina A

24 Maret 2024 02:31

Iklan

Iklan

Casowarina A

24 Maret 2024 02:31

Pertanyaan

Dua anak kakak beradik meluncur secara bergantian pada sebuah wahana luncur. Berat sang kakak 300 Newton sedangkan berat sang adik 200 Newton. Jika gesekan dapat diabaikan, waktu yang diperlukan sang kakak untuk sekali meluncur dari posisi teratas sampai terbawah sama dengan waktu yang diperlukan sang adik untuk sekali meluncur dari posisi teratas sampai terbawah. SEBAB Massa anak tidak mempengaruhi kecepatan anak meluncur ke bawah. A. Pernyataan benar, alasan benar dan ada hubungan sebab akibat B. Pernyataan benar, alasan benar dan tidak ada hubungan sebab akibat D. Pernyataan dan alasan salah C. Salah satu pemyataan atau alasan benar

Dua anak kakak beradik meluncur secara bergantian pada sebuah wahana luncur. Berat sang kakak 300 Newton sedangkan berat sang adik 200 Newton. Jika gesekan dapat diabaikan, waktu yang diperlukan sang kakak untuk sekali meluncur dari posisi teratas sampai terbawah sama dengan waktu yang diperlukan sang adik untuk sekali meluncur dari posisi teratas sampai terbawah.

SEBAB

Massa anak tidak mempengaruhi kecepatan anak meluncur ke bawah.


A. Pernyataan benar, alasan benar dan ada hubungan sebab akibat

B. Pernyataan benar, alasan benar dan tidak ada hubungan sebab akibat

D. Pernyataan dan alasan salah

C. Salah satu pemyataan atau alasan benar


6

1

Jawaban terverifikasi

Iklan

Iklan

Alisya I

25 Maret 2024 03:00

Jawaban terverifikasi

D. Pernyataan dan alasan salah Kakak memiliki berat yang lebih berat daripada adik, sehingga waktu yang diperlukan kakak untuk meluncur dari posisi teratas sampai terbawah lebih cepat daripada adik. SEBAB Massa anak memengaruhi kecepatan anak meluncur kebawah. Sesuai dengan rumus energi kinetik yang mana semakin besar massa nya maka akan semakin besar juga energi nya


Iklan

Iklan

lock

Yah, akses pembahasan gratismu habis


atau

Dapatkan jawaban pertanyaanmu di AiRIS. Langsung dijawab oleh bestie pintar

Tanya Sekarang

Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?

Tanya ke Forum

Biar Robosquad lain yang jawab soal kamu

Tanya ke Forum

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

Perilaku sosial seseorang ditentukan oleh lingkungan dan kepribadian. SEBAB Karakter seseorang dapat dijadikan penentu dalam melakukan kegiatan sosial. (A) Jika pernyataan benar, alasan benar, dan keduanya menunjukkan hubungan sebab dan akibat. (B) Jika pernyataan benar, alasan benar, tetapi keduanya tidakmenunjukkan hubungan sebab dan akibat. (C) Jika pernyataan benar dan alasan salah. (D) Jika pernyataan salah dan alasan benar. (E) Jika pernyataan dan alasan keduanya salah.

1

0.0

Jawaban terverifikasi

Lala Buntar (Lala Bunte) Pada zaman dahulu kala ada sebuah kerajaan yang bernama Kerajaan Silang, letaknya kira-kira 35 kilometer sebelah timur Sumbawa sekarang. Tepatnya di Desa Pemasar di Kecamatan Plampang. Raja Silang mempunyai seorang Putri yang sangat rupawan yang bernama Lala Buntar atau Lala Bunte panggilan akrabnya. Diberikan nama demikian oleh ayahnya karena parasnya yang elok dan rupawan bagaikan Bulan Purnama (Buntar dalam Bahasa Sumbawa berarti 'Purnama'). Disamping parasnya yang rupawan Lala Bunte juga sangat boto (boto berarti terampil) Salah satu ketrampilannya adalah keahlian menenun kain. Kain tenun hasil tenunannya sangat indah dengan motif-motif khas yang mempesona, dan tenunannya itu sangat baik kualitasnya. Hal ini membuat nama Lala Bunte semakin terkenal ke seluruh pelosok negeri. Karena ketrampilannya itu sang ayah memberikan hadiah kepada putrinya berupa seperangkat alat tenun terbuat dari emas. Mendengar berita tentang Lala Bunte banyaklah putra-putra raja bahkan raja-raja yang ingin melamar untuk dapat mempersunting Lala Bunte. Pada suatu hari Raja Silang kedatangan beberapa orang tamu. Ada yang datang dari kerajaan yang ada di Pulau Sumbawa, dan bahkan dari luar Sumbawa antara lain dari kerajaan Gowa. Mereka semua bermaksud sama, yakni datang untuk meminang Lala Bunte. Hal yang demikian itu mempuat bingung Raja Silang, terlebih-lebih semua tamu yang datang bersikeras agar niat mereka dapat dikabulkan. Suasana yang tadinya dirasa akrab berubah menjadi panas. Bahkan, para tamu tersebut sudah saling tantang untuk melakukan adu fisik dan kesaktian. Melihat keadaan seperti itu, Raja Silang berusaha untuk menenangkan keadaan, dengan cara yang bijaksana. Raja Silang mengambil keputusan bahwa permintaan dari tamu-tamunya tidak ada yang diterima maupun ditolak. Segenap keluarga, para penasehat termasuk dengan Lala Bunte sendiri terlebih dahulu akan berembug. Raja menetapkan waktu satu minggu untuk memberi keputusan. Kesempatan satu minggu itu pun digunakan oleh Raja Silang untuk bermusyawarah. Pada malam pertama dilakukan musyawarah. Raja Silang meminta pendapat putrinya Lala Bunte sebagai putri satu-sat unya itu. Lala Bunte ternyata memiliki pendapat yang sama sekali berbeda dengan yang diharapkan oleh keluarganya. Semua yang hadir dalam pertemuan itu terperanjat dengan keinginan Lala Bunte untuk pergi meninggalkan kerajaan agar perpecahan yang bakal terjadi dapat dihindari. Lala Bunte berfikir bahwa dengan kepergian dirinya dari kerajaan akan dapat mencegah terjadinya pertumpahan darah karena yang diperebutkan sudah tidak ada lagi. Keputusan Lala Bunte sudah pasti dan tidak ada yang dapat merubahnya. Dengan berat hati, akhirnya, seluruh keluarga menyetujui permintaan Lala Bunte. Dengan diiringi oleh para Jowa Perjaka (para pendamping/pengikut), keesokan harinya berangkatlah Lala Bunte meninggalkan kerajaan, meninggalkan istana, dan meninggalkan ayah ibunya. Lala Bunte pergi menuju ke satu tempat untuk mengasingkan diri. Dalam kepergiannya itu Lala Bunte membawa serta peralatan tenunnya yang terbuat dari emas. Dalam perjalanannya, Lala Bunte sempat berfikir bahwa kemana pun dia pergi, sepanjang masih dilihat orang maka dirinya tetap akan diperebutkan. Oleh sebab itu, tidak terlalu jauh dari kerajaannya, Lala Bunte meminta kepada pengikutnya untuk berhenti. Dalam perhentiannya itu Lala Bunte meminta kepada pengikutnya untuk membuat timbunan batu dan tanah. Timbunan tersebut dibentuk menyerupai bukit. Di tengah-tengah timbunan tersebut terdapat ruangan yang ditempati oleh Lala Bunte bersama pengikutnya. Di puncak timbunan tersebut dibuatkan lubang dengan maksud agar Lala Bunte dan pengikutnya yang ada didalam timbunan itu dapat bernafas. Salah seorang pengikutnya berada di luar timbunan itu untuk menjemput makanan dari istana kerajaan guna keperluan Lala Bunte. Satu Bulan lamanya Lala Bunte di dalam timbunan tanah dan batu yang menyerupai bukit itu menerima makanan yang diantarkan oleh pengikutnya. Pada suatu saat setelah itu, Lala Bunte dan pengikutnya yang di dalam sudah tidak lagi muncul untuk menerima pasokan makanan. Pelayan yang betugas memasukkan makanan itu berfikir tentunya Lala Bunte beserta pengikutnya yang ada di dalam timbunan tanah dan batu itu telah meninggal. Oleh pelayanan yang ada di luar, akhirnya lubang yang ada di puncak bukit tersebut ditutup dan dibuatkan kuburan di atasnya. Sampai sekarang kuburan tersebut dapat dilihat tepat di atas sebuah bukit kira-kira 5 km dari Desa Pemasar Kecamatan Plampang. Pernah dua kali kuburannya ingin dibongkar oleh orang yang mengharap dapat mengambil emas-emas yang dibawa Lala Bunte beserta pengikutnya akan tetapi selalu gagal. Mereka yang mencoba untuk mengambilnya selalu berhadapan dengan peristiwa alam yang keras seperti hujan lebat, kilat, dan petir yang menyambar debu yang beterbangan dan berbagai peristiwa alam yang menyeramkan. Sumber: www.sumbawakab.go.id 3. Mendengar berita tentang Lala Bunte banyaklah putra-putra raja bahkan raja-raja yang ingin melamar untuk dapat mempersunting Lala Bunte. Cermatilah kalimat tersebut. Apakah kalimat tersebut efektif? Jelaskan.

1

0.0

Jawaban terverifikasi

Iklan

Iklan