Icha N

12 Oktober 2023 05:16

Iklan

Icha N

12 Oktober 2023 05:16

Pertanyaan

Diketahui reaksi sebagai berikut : 1. KCl + AgNO₃ → AgCl + KNO₃ 2. 2NaCl + H₂SO₄ → Na₂SO₄ + HCl 3. 3Cl₂ + 6KOH → 5KCl + KClO₃ + 3H₂O 4. 2KClO₃ → 2KCl + 3O₂ 5. 2Cl₂ + 2H₂O → 4HCl + O₂. Dari reaksi di atas, senyawa yang mengandung unsur klorin sebagai oksidator terkuat adalah ...

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

02

:

15

:

18

:

43

Klaim

2

1

Jawaban terverifikasi

Iklan

Y. Frando

30 November 2023 09:22

Jawaban terverifikasi

<p>Jawaban yang benar adalah reaksi nomor (4). 2 KClO₃ → 2KCl + 3O₂.</p><p>&nbsp;</p><p>Pembahasan:</p><p>Konsep yang digunakan adalah reaksi redoks.&nbsp;</p><ul><li><strong>Reduktor</strong> adalah zat yang mereduksi zat lain dalam reaksi redoks atau zat yang mengalami oksidasi.</li><li><strong>Oksidator</strong> adalah zat yang mengoksidasi zat lain dalam reaksi redoks atau zat yang mengalami reaksi reduksi.</li></ul><p>Bilangan oksidasi (biloks) tiap-tiap atom dalam suatu zat ditentukan berdasarkan aturan berikut.&nbsp;</p><ol><li>Bilangan oksidasi unsur dalam keadaan bebas sama dengan nol.</li><li>Bilangan oksidasi ion dari suatu atom (monoatom) sama dengan muatan ionnya.</li><li>Bilangan oksidasi unsur logam dalam senyawanya selalu bertanda positif yang besarnya tergantung dari elektron valensinya (letak golongan dalam sistem periodik unsur).&nbsp;</li><li>Bilangan oksidasi atom H dalam senyawa sama dengan +1, kecuali pada senyawa hidrida, bilangan oksidasi H sama dengan -1.</li><li>Bilangan oksidasi atom O&nbsp;dalam senyawa sama dengan -2.&nbsp;</li><li>Jumlah total bilangan oksidasi (BO) atom-atom dalam senyawa sama dengan nol.&nbsp;</li><li>Jumlah total bilangan oksidasi (BO) atom-atom dalam ion poliatom sama dengan muatan ion tersebut.</li></ol><p>&nbsp;</p><p>Berdasarkan penjelasan di atas, analisis masing-masing reaksi.</p><p>1. KCl + AgNO₃ → AgCl + KNO₃</p><p>Reaktan: Dalam KCl biloks Cl = -1, karena jika diuraikan menjadi K<sup>+</sup> dan Cl<sup>-</sup>.</p><p>Produk: Dalam AgCl biloks Cl = -1, karena jika diuraikan menjadi Ag<sup>+</sup> dan Cl<sup>-</sup>.</p><p>Terlihat bahwa unsur Cl tidak mengalami oksidasi ataupun reduksi karena biloksnya tetap -1.</p><p>&nbsp;</p><p>2. 2NaCl + H₂SO₄ → Na₂SO₄ + HCl</p><p>Reaktan: Dalam NaCl biloks Cl = -1, karena jika diuraikan menjadi Na<sup>+</sup> dan Cl<sup>-</sup>.</p><p>Produk: Dalam HCl biloks Cl = -1, karena jika diuraikan menjadi H<sup>+</sup> dan Cl<sup>-</sup>.</p><p>Terlihat bahwa unsur Cl tidak mengalami oksidasi ataupun reduksi karena biloksnya tetap -1.</p><p>&nbsp;</p><p>3. 3Cl₂ + 6KOH → 5KCl + KClO₃ + 3H₂O</p><p>Reaktan: Dalam Cl₂ biloks Cl = 0, karena unsur dalam keadaan bebas.</p><p>Produk: Dalam KCl biloks Cl = -1, karena jika diuraikan menjadi K<sup>+</sup> dan Cl<sup>-</sup>. Sedangkan dalam KClO₃ biloks Cl = +5.</p><p>Terlihat bahwa unsur Cl mengalami reduksi sekaligus oksidasi, dimana penurunan biloksnya sebesar -1.</p><p>&nbsp;</p><p>4. 2KClO₃ → 2KCl + 3O₂</p><p>Reaktan: Dalam KClO₃ biloks Cl yaitu:</p><p>biloks K + biloks Cl + 3 x biloks O = 0</p><p>1 + biloks Cl + 3 x (-2) = 0</p><p>biloks Cl = 6 - 1</p><p>biloks Cl = +5.</p><p>Produk: Dalam KCl biloks Cl = -1, karena jika diuraikan menjadi K<sup>+</sup> dan Cl<sup>-</sup>.</p><p>Terlihat bahwa unsur Cl mengalami reduksi karena biloksnya turun sebanyak 6.</p><p>&nbsp;</p><p>5. 2Cl₂ + 2H₂O → 4HCl + O₂</p><p>Reaktan: Dalam Cl₂ biloks Cl = 0, karena unsur dalam keadaan bebas.</p><p>Produk: Dalam HCl biloks Cl = -1, karena jika diuraikan menjadi H<sup>+</sup> dan Cl<sup>-</sup>.</p><p>Terlihat bahwa unsur Cl mengalami reduksi, dimana penurunan biloksnya sebesar -1.</p><p>&nbsp;</p><p>Dari kelima hasil di atas, disimpulkan bahwa oksidator terkuat adalah zat dengan reduksi paling tinggi, yaitu nomor 4. Hal ini karena biloks unsur Cl mengalami penurunan sebanyak 6.</p><p>&nbsp;</p><p>Jadi, dari reaksi di atas, senyawa yang mengandung unsur klorin sebagai oksidator terkuat adalah reaksi nomor (4). 2 KClO₃ → 2KCl + 3O₂.</p>

Jawaban yang benar adalah reaksi nomor (4). 2 KClO₃ → 2KCl + 3O₂.

 

Pembahasan:

Konsep yang digunakan adalah reaksi redoks. 

  • Reduktor adalah zat yang mereduksi zat lain dalam reaksi redoks atau zat yang mengalami oksidasi.
  • Oksidator adalah zat yang mengoksidasi zat lain dalam reaksi redoks atau zat yang mengalami reaksi reduksi.

Bilangan oksidasi (biloks) tiap-tiap atom dalam suatu zat ditentukan berdasarkan aturan berikut. 

  1. Bilangan oksidasi unsur dalam keadaan bebas sama dengan nol.
  2. Bilangan oksidasi ion dari suatu atom (monoatom) sama dengan muatan ionnya.
  3. Bilangan oksidasi unsur logam dalam senyawanya selalu bertanda positif yang besarnya tergantung dari elektron valensinya (letak golongan dalam sistem periodik unsur). 
  4. Bilangan oksidasi atom H dalam senyawa sama dengan +1, kecuali pada senyawa hidrida, bilangan oksidasi H sama dengan -1.
  5. Bilangan oksidasi atom O dalam senyawa sama dengan -2. 
  6. Jumlah total bilangan oksidasi (BO) atom-atom dalam senyawa sama dengan nol. 
  7. Jumlah total bilangan oksidasi (BO) atom-atom dalam ion poliatom sama dengan muatan ion tersebut.

 

Berdasarkan penjelasan di atas, analisis masing-masing reaksi.

1. KCl + AgNO₃ → AgCl + KNO₃

Reaktan: Dalam KCl biloks Cl = -1, karena jika diuraikan menjadi K+ dan Cl-.

Produk: Dalam AgCl biloks Cl = -1, karena jika diuraikan menjadi Ag+ dan Cl-.

Terlihat bahwa unsur Cl tidak mengalami oksidasi ataupun reduksi karena biloksnya tetap -1.

 

2. 2NaCl + H₂SO₄ → Na₂SO₄ + HCl

Reaktan: Dalam NaCl biloks Cl = -1, karena jika diuraikan menjadi Na+ dan Cl-.

Produk: Dalam HCl biloks Cl = -1, karena jika diuraikan menjadi H+ dan Cl-.

Terlihat bahwa unsur Cl tidak mengalami oksidasi ataupun reduksi karena biloksnya tetap -1.

 

3. 3Cl₂ + 6KOH → 5KCl + KClO₃ + 3H₂O

Reaktan: Dalam Cl₂ biloks Cl = 0, karena unsur dalam keadaan bebas.

Produk: Dalam KCl biloks Cl = -1, karena jika diuraikan menjadi K+ dan Cl-. Sedangkan dalam KClO₃ biloks Cl = +5.

Terlihat bahwa unsur Cl mengalami reduksi sekaligus oksidasi, dimana penurunan biloksnya sebesar -1.

 

4. 2KClO₃ → 2KCl + 3O₂

Reaktan: Dalam KClO₃ biloks Cl yaitu:

biloks K + biloks Cl + 3 x biloks O = 0

1 + biloks Cl + 3 x (-2) = 0

biloks Cl = 6 - 1

biloks Cl = +5.

Produk: Dalam KCl biloks Cl = -1, karena jika diuraikan menjadi K+ dan Cl-.

Terlihat bahwa unsur Cl mengalami reduksi karena biloksnya turun sebanyak 6.

 

5. 2Cl₂ + 2H₂O → 4HCl + O₂

Reaktan: Dalam Cl₂ biloks Cl = 0, karena unsur dalam keadaan bebas.

Produk: Dalam HCl biloks Cl = -1, karena jika diuraikan menjadi H+ dan Cl-.

Terlihat bahwa unsur Cl mengalami reduksi, dimana penurunan biloksnya sebesar -1.

 

Dari kelima hasil di atas, disimpulkan bahwa oksidator terkuat adalah zat dengan reduksi paling tinggi, yaitu nomor 4. Hal ini karena biloks unsur Cl mengalami penurunan sebanyak 6.

 

Jadi, dari reaksi di atas, senyawa yang mengandung unsur klorin sebagai oksidator terkuat adalah reaksi nomor (4). 2 KClO₃ → 2KCl + 3O₂.


Iklan

Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?

Tanya ke AiRIS

Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

Chat AiRIS

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

Tulislah nama yang benar untuk senyawa di bawah ini menggunakan Sistem Yunani dan Bilangan Oksidasi! (j)PCI5

33

5.0

Jawaban terverifikasi