Nurul A

27 Januari 2023 02:15

Iklan

Iklan

Nurul A

27 Januari 2023 02:15

Pertanyaan

Diketahui persamaan reaksi redoks sebagai berikut : Fe (s)+ Fe2(SO4)3 + 3 FeSO4 Tentukanlah oksidator, reduktor, hasil oksidasi, hasil reduksi dan jenis reaksi (disproporsionasi atau konproporsionasi)


1

1

Jawaban terverifikasi

Iklan

Iklan

I. Qatrunnada

Mahasiswa/Alumni Univesitas Islam Indonesia

30 Agustus 2023 05:01

Jawaban terverifikasi

<p>Jawaban : Reduktornya adalah Fe(<i>s</i>), oksidatornya adalah &nbsp;Fe<sub>2</sub>(SO<sub>4</sub>)<sub>3</sub>, hasil oksidasi dan reduksinya adalah FeSO<sub>4</sub>, dan jenis reaksinya adalah reaksi konsproporsionasi.</p><p>&nbsp;</p><p>Reaksi redoks (reduksi-oksidasi) adalah reaksi perubahan bilangan oksidasi. Bilangan oksidasi merupakan bilangan yang menyatakan muatan suatu atom atau suatu ion.</p><p>&nbsp;</p><p>Reaksi reduksi adalah reaksi penurunan bilangan oksidasi. Zat yang mengalami reaksi reduksi dinamakan oksidator.</p><p>Reaksi oksidasi adalah reaksi peningkatan bilangan oksidasi. Zat yang mengalami reaksi oksidais dinamakan reduktor.</p><p>&nbsp;</p><p>Reaksi konproporsionasi adalah reaksi redoks dimana hasil oksidasi dan reduksi sama.</p><p>&nbsp;</p><p>Bilangan oksidasi masing-masing zat memiliki nilai yang berbeda :</p><p>- Unsur bebas, molekul unsur = 0</p><p>- ion = sesuai muatan ion</p><p>- atom O dalam senyawa non peroksida = -2</p><p>&nbsp;</p><p>Mungkin yang dimaksudkan dalam soal adalah persamaan reaksi :</p><p>Fe (s)+ Fe<sub>2</sub>(SO<sub>4</sub>)<sub>3</sub> → 3FeSO<sub>4</sub></p><p>&nbsp;</p><p>1. Fe (<i>s</i>) merupakan suatu unsur bebas sehingga memiliki biloks 0</p><p>2. Fe<sub>2</sub>(SO<sub>4</sub>)<sub>3 </sub>→ 2Fe<sup>3+</sup> + 3SO<sub>4</sub><sup>2-</sup>, Fe memiliki muatan 3+ sehingga biloksinya adalah +3</p><p>3. &nbsp;FeSO<sub>4</sub>→ 2Fe<sup>2+</sup> + SO<sub>4</sub><sup>2-</sup>, Fe memiliki muatan 2+ sehingga biloksnya adalah +2</p><p>&nbsp;</p><p>Fe (s)+ Fe<sub>2</sub>(SO<sub>4</sub>)<sub>3</sub> → 3FeSO<sub>4</sub></p><p>&nbsp;0 &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp;+3 &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp;+2 &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp;</p><p>&nbsp;</p><p>Fe mengalami peningkatan bilangan oksidasi dari 0 menjadi +2 (reaksi oksidasi) dan mengalami penurunan dari +3 menjadi +2 (reaksi reduksi).&nbsp;</p><p>&nbsp;</p><p>Reduktor dari reaksi tersebut adalah Fe(s), oksidatornya adalah &nbsp;Fe<sub>2</sub>(SO<sub>4</sub>)<sub>3</sub>, hasil oksidasi dan reduksinya adalah FeSO<sub>4</sub>, karena hasil reduksi dan oksidasi sama maka reaksi tersebut dinamakan reaksi konproporsionasi.</p><p>&nbsp;</p><p>Jadi, reduktornya adalah Fe(<i>s</i>), oksidatornya adalah &nbsp;Fe<sub>2</sub>(SO<sub>4</sub>)<sub>3</sub>, hasil oksidasi dan reduksinya adalah FeSO<sub>4</sub>, dan jenis reaksinya adalah reaksi konsproporsionasi.</p>

Jawaban : Reduktornya adalah Fe(s), oksidatornya adalah  Fe2(SO4)3, hasil oksidasi dan reduksinya adalah FeSO4, dan jenis reaksinya adalah reaksi konsproporsionasi.

 

Reaksi redoks (reduksi-oksidasi) adalah reaksi perubahan bilangan oksidasi. Bilangan oksidasi merupakan bilangan yang menyatakan muatan suatu atom atau suatu ion.

 

Reaksi reduksi adalah reaksi penurunan bilangan oksidasi. Zat yang mengalami reaksi reduksi dinamakan oksidator.

Reaksi oksidasi adalah reaksi peningkatan bilangan oksidasi. Zat yang mengalami reaksi oksidais dinamakan reduktor.

 

Reaksi konproporsionasi adalah reaksi redoks dimana hasil oksidasi dan reduksi sama.

 

Bilangan oksidasi masing-masing zat memiliki nilai yang berbeda :

- Unsur bebas, molekul unsur = 0

- ion = sesuai muatan ion

- atom O dalam senyawa non peroksida = -2

 

Mungkin yang dimaksudkan dalam soal adalah persamaan reaksi :

Fe (s)+ Fe2(SO4)3 → 3FeSO4

 

1. Fe (s) merupakan suatu unsur bebas sehingga memiliki biloks 0

2. Fe2(SO4)3 → 2Fe3+ + 3SO42-, Fe memiliki muatan 3+ sehingga biloksinya adalah +3

3.  FeSO4→ 2Fe2+ + SO42-, Fe memiliki muatan 2+ sehingga biloksnya adalah +2

 

Fe (s)+ Fe2(SO4)3 → 3FeSO4

 0            +3                      +2        

 

Fe mengalami peningkatan bilangan oksidasi dari 0 menjadi +2 (reaksi oksidasi) dan mengalami penurunan dari +3 menjadi +2 (reaksi reduksi). 

 

Reduktor dari reaksi tersebut adalah Fe(s), oksidatornya adalah  Fe2(SO4)3, hasil oksidasi dan reduksinya adalah FeSO4, karena hasil reduksi dan oksidasi sama maka reaksi tersebut dinamakan reaksi konproporsionasi.

 

Jadi, reduktornya adalah Fe(s), oksidatornya adalah  Fe2(SO4)3, hasil oksidasi dan reduksinya adalah FeSO4, dan jenis reaksinya adalah reaksi konsproporsionasi.


Iklan

Iklan

lock

Yah, akses pembahasan gratismu habis


atau

Dapatkan jawaban pertanyaanmu di AiRIS. Langsung dijawab oleh bestie pintar

Tanya Sekarang

Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?

Tanya ke Forum

Biar Robosquad lain yang jawab soal kamu

Tanya ke Forum

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

pH dari larutan NH4F 0,1M (Ka= 10^-5 dan Kb=10^-7) adalah.... *

134

3.7

Jawaban terverifikasi