Sabrina S

12 Maret 2024 06:34

Iklan

Iklan

Sabrina S

12 Maret 2024 06:34

Pertanyaan

Dika, Anita, rian dan Beni memutuskan berhenti menjadi pengamen dan berusaha membuka usaha. Tekad tersebut mereka kembangkan atas dasar kesamaan pandangan, yaitu setiap orang pada dasarnya berhak memperoleh kesempatan memperbaiki kehidupan. Berbekal ketrampilan, mereka mampu mengubah berbagai limbah menjadi barang bernilai ekonomis. Awalnya, mereka memiliki kesulitan mendapatkan konsumen. Meskipun demikian, mereka terus berjuang mempromosikan usahanya secara daring melalui media sosial dan akhirnya kendala tersebut dapat teratasi. Setelah dua tahun berjalan, usaha ersebut berkembang menjadi PT dan mampu memberdayakan anak jalanan yag lain sebagai karyawan. Faktor yang melatar belakangi pembentukan kelompok sosial pada ilustrasi tersebut adalah … a. Adanya pengalaman intelektual b. Adanya kesamaan asal daerah c. Pengalaman praktis dan emosional d. Keinginan meningkatkan efektivitas kerja e. Adanya kesamaan kepentingan dan tujuan

Dika, Anita, rian dan Beni memutuskan berhenti menjadi pengamen dan berusaha membuka usaha. Tekad tersebut mereka kembangkan atas dasar kesamaan pandangan, yaitu setiap orang pada dasarnya berhak memperoleh kesempatan memperbaiki kehidupan. Berbekal ketrampilan, mereka mampu mengubah berbagai limbah menjadi barang bernilai ekonomis. Awalnya, mereka memiliki kesulitan mendapatkan konsumen. Meskipun demikian, mereka terus berjuang mempromosikan usahanya secara daring melalui media sosial dan akhirnya kendala tersebut dapat teratasi. Setelah dua tahun berjalan, usaha ersebut berkembang menjadi PT dan mampu memberdayakan anak jalanan yag lain sebagai karyawan.

Faktor yang melatar belakangi pembentukan kelompok sosial pada ilustrasi tersebut adalah

a. Adanya pengalaman intelektual

b. Adanya kesamaan asal daerah

c. Pengalaman praktis dan emosional

d. Keinginan meningkatkan efektivitas kerja

e. Adanya kesamaan kepentingan dan tujuan


1

1

Jawaban terverifikasi

Iklan

Iklan

Salsabila M

Community

13 Maret 2024 00:33

Jawaban terverifikasi

<p>Faktor yang melatarbelakangi pembentukan kelompok sosial pada ilustrasi tersebut adalah:</p><p>e. Adanya kesamaan kepentingan dan tujuan.</p><p>Kelompok sosial yang terbentuk, yaitu Dika, Anita, Rian, dan Beni, memiliki kesamaan pandangan bahwa setiap orang berhak memperoleh kesempatan memperbaiki kehidupan. Mereka memiliki tujuan yang serupa, yaitu untuk berhenti menjadi pengamen dan membuka usaha yang dapat memberikan perbaikan dalam kehidupan mereka. Kesamaan kepentingan dan tujuan ini menjadi faktor utama yang memotivasi mereka untuk bersatu dan bekerja sama dalam mencapai tujuan tersebut.</p>

Faktor yang melatarbelakangi pembentukan kelompok sosial pada ilustrasi tersebut adalah:

e. Adanya kesamaan kepentingan dan tujuan.

Kelompok sosial yang terbentuk, yaitu Dika, Anita, Rian, dan Beni, memiliki kesamaan pandangan bahwa setiap orang berhak memperoleh kesempatan memperbaiki kehidupan. Mereka memiliki tujuan yang serupa, yaitu untuk berhenti menjadi pengamen dan membuka usaha yang dapat memberikan perbaikan dalam kehidupan mereka. Kesamaan kepentingan dan tujuan ini menjadi faktor utama yang memotivasi mereka untuk bersatu dan bekerja sama dalam mencapai tujuan tersebut.


Iklan

Iklan

lock

Yah, akses pembahasan gratismu habis


atau

Dapatkan jawaban pertanyaanmu di AiRIS. Langsung dijawab oleh bestie pintar

Tanya Sekarang

Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?

Tanya ke Forum

Biar Robosquad lain yang jawab soal kamu

Tanya ke Forum

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

Sepeninggal ayahnya sejak duduk di bangku SMP, Winda merasa sangat kehilangan sosok lelaki dalam keluarga yang mampu mengayomi dan melindungi. Rasa kehilangan tersebut ternyata mewujud menjadi perilaku yang suka berpacaran dengan lelaki yang jauh lebih tua, bahkan telah beristri. Akhirnya Winda pun terjerumus dalam lembah nista pelacuran. Dari deskripsi di atas, menunjukkan hubungan antara proses sosialisasi dengan …. A. dasar pembentukan kepribadian seorang individu. B. penyimpangan sosial yang positif. C. penanaman nilai-norma sosial. D. penyerapan nilai-nilai budaya menyimpang. E. penyerapan nilai norma yang tidak sempurna. Banyak jawaban yang memilih E, padahal yang ditanyakan adalah hubungan sosialisasi dengan dasar pembentukan kepribadian seseorang. Jika disoal ditanyakan hubungan pembentukan kepribadian yang disebabkan oleh baru yang E maupun D. Tolong penjelasannya

11

0.0

Jawaban terverifikasi

Fenomena Sosial Pengamen Jalanan Pengamen perkotaan adalah fenomena yang mulai dipandang sebagai masalah serius, terutama dengan semakin banyaknya permasalahan sosial ekonomi dan politik yang ditimbulkannya. Modernisasi dan industrialisasi sering dituding sebagai pemicu utama dari banyak pengamen di perkotaan. Perkembangan daerah perkotaan secara pesat mengundang terjadinya urbanisasi. Orang yang datang ke kota tidak mempunyai keterampilan untuk mencari kerja di kota. Akibatnya, mereka berdiam di daerah kumuh yang identik dengan kemiskinan perkotaan. Indonesia merupakan negara berkembang.Masalah kemiskinan menjadi masalah utama, baik di kota maupun di desa. Kita dapat melihat di setiap kota pasti ada perumahan yang berimpitan satu dengan yang lainnya. Selain itu, banyaknya pengamen, pengemis, dan anak jalanan makin memperjelas wajah kumuh perkotaan. Pada malam hari terlihat orang-orang tertentu tidur di emperan toko pinggir jalan. Kondisi demikian sangat memprihatinkan dan harus segera diatasi. Ada beberapa faktor yang menyebabkan adanya pengamen jalanan. Faktor-faktor yang membuat seseorang mengamen sebagai berikut. 1. Faktor Ekonomi Anak mengamen demi tuntutan ekonomi. Orang tua tidak mampu membiayai kebutuhan hidup dan kebutuhan sekolah mereka. Demi memenuhi kebutuhan tersebut, seorang anak harus mengamen. Orang tua yang malas hanya mengandalkan hasil mengamen anaknya tanpa mau bekerja. 2. Kurang Kasih Sayang Anak yang kurang kasih sayang atau tidak menerima kasih sayang dari orang tua rawan menjadi pengamen jalanan. Artinya, orang tua terlalu sibuk mencari harta atau kesenangan. Orang tua tidak memiliki waktu untuk mencurahkan perhatian, bertanya tentang masalah anak, bertukarpikiran, dan berbagi rasa dengan anak. Dengan tidak menerima kasih sayang dari orang tua, anak pun mencari kesenangan lain untuk menghibur diri. Mengamen adalah salah satu sarana untuk menghibur diri bagi anak. Dengan bernyanyi sebagai pengamen, mereka dapat menghibur hati, mengungkapkan isi hati, dan menghabiskan waktu. 3. Rasa Ikut-ikutan Anak dipengaruhi lingkungan atau teman sebaya untuk mencari hiburan, menghindari pekerjaan rumah, tugas- tugas sekolah, atau merasa hebat akan dirinya. Padahal jika ditelusuri, segi ekonomi bukan penyebab anak menjadi seorang pengamen. Kadang-kadang mereka hanya ikut-ikutan atau dipengaruhi oleh teman-temannya. Meskipun pengamen anak-anak tersebut harus mengalami panas terik, hujan, caci maki, pukulan, mereka tetap berjumlah banyak. Hampir di setiap persimpangan jalan dapat ditemui pengamen berusia anak-anak. Selain di persimpangan jalan, mereka mengamen di pasar, rumah makan, dan terminal, Mereka dianggap sebagai penyebab kemacetan lalu lintas, berkurangnya nilai estetika tata ruang kota, dan mengganggu kenyamanan pengguna jalan raya. Hasil penelitian menjelaskan bahwa psikologis pengamen anak-anak tidak memiliki rasa malu, tidak peduli atau tak acuh. Sikap tersebut dilakukan agar keberadaan mereka diterima masyarakat sebagai bentuk budaya baru. Agar keberadaan mereka tetap eksis, pengamen anak-anak juga berupaya untuk melawan berbagai pihak, baik pihak hukum maupun pihak nonhukum. Mereka hanya mempertahankan harga diri dan rasa solidaritas di antara mereka. Fenomena sosial kehidupan pengamen anak-anak memiliki dua arti, yaitu pengaruh yang hanya bekerja di jalanan dan menunjukkan gaya kehidupan di jalanan. Bekerja di jalanan artinya mencari nafkah untuk memenuhi kebutuhan hidup anaknya, sedangkan gaya hidup di jalanan hanya sekadar mewujudkan gaya hidup jalanan yang bebas. Dari segi usia, sebenarnya mereka tidak wajib mencari nafkah. Orang tua merekalah harus memiliki tanggung jawab dan memberi kasih sayang kepada mereka. Meskipun orang tua tidak mampu untuk memenuhi kebutuhan hidupnya, sebaiknya anak tidak diperbolehkan mengamen. Orang tua harus mampu memberikan tanggung jawab dan kasih sayang kepada anak agar tidak menjadi pengamen di tengah kota. Di samping itu, aparat hukum harus memiliki aturan yang tegas terhadap hukum, Hukum harus ditegakkan demi masa depan anak bangsa. Apabila hal-hal ini dilakukan, sangat tipis kemungkinan munculnya pengamen sebagai penyebab di jalanan perkotaan. Tentukan struktur teks eksplanasi di atas!

16

0.0

Jawaban terverifikasi