Emran E

11 November 2021 03:15

Iklan

Emran E

11 November 2021 03:15

Pertanyaan

Deskripsikan teori masuknya nenek moyang Indonesia menurut teori-teori berikut ini! 1. Proto Melayu 2. Deutro Melayu 3. Negrito 4. Teori out of Taiwan 5. Taori out of africa

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

02

:

04

:

58

:

33

Klaim

4

1

Jawaban terverifikasi

Iklan

Nur S

04 Desember 2021 10:32

Jawaban terverifikasi

Halo Emran Beberapa teori yang membahas mengenai asal-usul nenek moyang di Indonesia, diantaranya teori Yunan, teori Out of Africa, dan teori Out of Taiwan. Yuk simak pembahasannya. 1. Teori Yunan menyatakan bahwa asal-usul nenek moyang bangsa Indonesia berasal dari Yunan, sebuah wilayah di Tiongkok Selatan. Migrasi manusia dari wilayah Asia Tengah ke kawasan Nusantara disebabkan faktor terdesak oleh bangsa yang lebih kuat. Berdasarkan teori ini, ada tiga gelombang kedatangan tersebut, yakni Proto Melayu, Deutro Melayu, dan Melanosoid. Proto Melayu (Melayu Tua) pertama kali datang ke Indonesia pada 1500 SM. Mereka masuk ke Nusantara melalui jalur darat dan jalur laut. Setelah kehadiran Proto Melayu, datang sekawanan Deutro Melayu (Melayu Muda) sekitar tahun 300-400 SM. Mereka masuk ke wilayah Nusantara bagian barat dan diyakini memiliki kebudayaan yang lebih maju ketimbang Proto Melayu. Teori ini dibuat oleh seorang sejarawan yang juga seorang arkeolog asal Austria, Robert Barron von Heine (1885-1968). Teori ini berdasarkan pada kajian mendalam terhadap kebudayaan megalitik di Asia Tenggara dan Pasifik. 2. Bangsa Negrito bermigrasi dari Afrika menuju ke Asia. Bangsa Negrito dianggap sebagai penduduk awal di wilayah Nusantara. Hal tersebut terlihat dari bukti arkeologis yang tersisa di Gua Cha, Kelantan, Malaysia. Sebutan Negrito diberikan oleh orang-orang Spanyol karena yang mereka jumpai itu berkulit hitam mirip dengan jenis-jenis Negro. Orang Negrito telah diperturunkan orang Semang yang mempunyai ciri-ciri fisikal berkulit gelap, berambut kerinting, bermata bundar, berhidung lebar, berbibir penuh, serta ukuran badan yang pendek. Di Kedah dan Perak, mereka dikenali sebagai orang-orang Semang dan di Kelantan sebagai orang-orang Pangan. Orang-orang Negrito mempunyai tubuh badan yang kecil dan berambut kerinting. Orang-orang Negrito juga terdapat di Indonesia, Filipina, dan Australia. Orang-orang Negrito yang terdapat di Filipina dikenali sebagai Aetas, mereka yang terdapat di Australia dikenali sebagai Orang Hitam, dan mereka yang terdapat di Indonesia dikenali sebagai Papua dan terbagi menjadi beberapa nama tergantung daerahnya masing-masing. 3. Teori out of Taiwan memiliki pandangan mirip dengan teori Out of Africa. Teori Out of Taiwan menyatakan bahwa asal-usul manusia Indonesia berasal dari Kepulauan Famosa atau Taiwan. Teori yang didukung oleh pakar Harry Truman Simanjuntak didasari sejumlah argumentasi. Teori ini didasarkan pada pendekatan kebahasaan, dimana berdasarkan pendekatan ini keseluruhan bahasa yang digunakan suku-suku di Indonesia diketahui berasal dari rumpun Austronesia. Akar dari rumpun Austronesia sendiri pada awalnya berasal dari Kepulauan Formosa (Taiwan) yang sudah berkembang sejak enam ribu tahun yang lalu. Karena keseluruhan bahasa di Indonesia berasal dari Austronesia yang berkembang di Taiwan, nenek moyang bangsa Indonesia pun kemungkinan besar berasal dari asal-usul yang sama dengan bahasanya itu. Dari Taiwan, bangsa Austronesia kemudian melakukan migrasi, menyebar ke Filipina, Indonesia, Madagaskar, hingga ke pulau-pulau kecil di wilayah Pasifik. Teori ini pun lebih kuat karena disertai bukti-bukti kecocokan genetika yang dilakukan pada ribuan kromosom manusia modern. 4. Teori ouf of Afrika menyatakan bahwa manusia Indonesia berasal dari Afrika. Pendapat ini berdasarkan kajian ilmu genetika melalui penelitian DNA mitokondria gen perempuan dan gen laki-laki. Mereka bermigrasi dari Afrika hingga ke wilayah Australia. Teori ini juga menyebutkan bahwa manusia Afrika melakukan perpindahan dari Afrika menuju Asia Barat sekitar 50.000-70.000 tahun yang lalu. Perpindahan yang mereka lakukan masih menggunakan perahu yang sangat sederhana. Pada saat itu, air masih berbentuk gletser. Terdapat pembagian kelompok dari proses penyebaran ini. Ada yang ke wilayah Timur Tengah atau menyusuri Semenanjung Arab hingga ke Indonesia. Semoga membantu ya :)


Iklan

Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?

Tanya ke AiRIS

Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

Chat AiRIS

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

Apakah benar NIBKD dan MBKS dibentuk guna menghadapi kekuatan Belanda? Jelaskan!

28

5.0

Jawaban terverifikasi