Andi M

29 Juli 2022 11:15

Iklan

Andi M

29 Juli 2022 11:15

Pertanyaan

Dari reaksi kesetimbangan: 7Mn042-(aq) + 4H+(aq) + 02(g) ⇌ (hijau) Mn02 (s) + 6Mn04-(aq) + 40H (aq) (ungu) (cokelat) dapat disimpulkan bahwa: (1) pada pH lebih besar dari 7 warna ungu per-manganat berubah menjadi hijau (2) reaksi redoks dapat berlangsung pada pH)ebih kecil dari 7 (3) penambahan asam pada larutan manganat mengubah warna hijau menjadi ungu (4) pada reaksi ke kanan bilangan oksidasi Mn berubah dari +6 menjadi +4 dan +7 .

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

02

:

01

:

47

:

13

Klaim

8

1

Jawaban terverifikasi

Iklan

S. Zulaihah

Mahasiswa/Alumni Universitas Negeri Surabaya

20 Agustus 2022 09:00

Jawaban terverifikasi

Jawaban yang benar adalah nomor 1, 2, 3, dan 4. Apabila suatu reaksi bolak-balik (reversible) berlangsung dalam sistem tertutup dan pada suhu tetap maka sistem akan mencapai keadaan setimbang. Dalam keadaan setimbang, tidak terjadi perubahan secara makroskopis (reaksi tampak sudah berhenti), tetapi reaksi terus berlangsung secara mikroskopis. Salah satu faktor yang mempengaruhi sistem kesetimbangan adalah konsentrasi. Pada suatu kesetimbangan, jika konsentrasi salah satu zat ditambah maka kesetimbangan akan bergeser dari arah zat yang konsentrasinya ditambah. Sebaliknya jika konsentrasi salah satu zat dikurangi maka kesetimbangan akan bergeser ke arah zat yang konsentrasinya dikurangi. Dari penjelasan tersebut, maka pada sistem kesetimbangan: 7MnO₄²⁻(aq) (hijau) + 4H⁺(aq) + O₂(g) ⇌ MnO₂(s)(cokelat) + 6MnO₄⁻(aq)(ungu) + 4OH⁻ (1) pada pH lebih besar dari 7 warna ungu per-manganat berubah menjadi hijau (BENAR) pH lebih besar dari 7 merupakan pH basa. Pada kondisi basa (konsentrasi OH⁻ bertambah) kesetimbangan akan bergeser ke kiri sehingga warna larutan menjadi hijau. (2) reaksi redoks dapat berlangsung pada pH lebih kecil dari 7 (BENAR) Dalam suasana asam (konsentrasi H⁺ bertambah) kesetimbangan akan bergeser ke kanan. Pada reaksi ke kanan biloks Mn berubah dari +6 menjadi +4 dan +7 sehingga MnO₄²⁻ mengalami reduksi menjadi MnO₂ dan mengalami oksidasi menjadi MnO₄⁻. (3) penambahan asam pada larutan manganat mengubah warna hijau menjadi ungu (BENAR) penambahan asam (ion H⁺) menyebabkan kesetimbangan bergeser ke kanan membentuk ion permanganat (warna ungu). (4) pada reaksi ke kanan bilangan oksidasi Mn berubah dari +6 menjadi +4 dan +7 (BENAR). Dalam menentukan bilangan oksidasi harus mengikuti beberapa aturan, diantaranya adalah: 1. Unsur O memiliki umumnya memiliki bilangan oksidasi (-2). 2. Jumlah bilangan oksidasi unsur-unsur dalam senyawa adalah sama dengan 0. 3. Jumlah bilangan oksidasi unsur-unsur dalam ion poliatomik adalah sama dengan muatannya. ▪︎biloks Mn dalam MnO₄²⁻ (1×biloks Mn) + (4×biloks O) = -2 biloks Mn + (4×(-2)) = -2 biloks Mn = +6 ▪︎biloks Mn dalam MnO₂ (1×biloks Mn) + (2×biloks O) = 0 biloks Mn + (2×(-2)) = 0 biloks Mn = +4 ▪︎biloks Mn dalam MnO₄⁻ (1×biloks Mn) + (4×biloks O) = -1 biloks Mn + (4×(-2)) = -1 biloks Mn = +7 Jadi, pernyataan yang benar adalah nomor 1, 2 3, dan 4.


Iklan

Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?

Tanya ke AiRIS

Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

Chat AiRIS

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

Tulislah nama yang benar untuk senyawa di bawah ini menggunakan Sistem Yunani dan Bilangan Oksidasi! (j)PCI5

31

5.0

Jawaban terverifikasi