Watana A

07 Juli 2024 05:11

Iklan

Iklan

Watana A

07 Juli 2024 05:11

Pertanyaan

Dana sebesar Rp. 10.000.000,- disimpan di suatu bank selama 5 tahun dengan bunga majemuk 12% per tahun. Tentukanlah besar dana tersebut jika frekuensi perhitungan bunga: a. setiap bulan


1

1


Iklan

Iklan

Nail K

07 Juli 2024 06:07

## Menghitung Saldo Tabungan dengan Bunga Majemuk Bulanan Informasi * Dana awal: Rp 10.000.000,- * Jangka waktu: 5 tahun * Bunga tahunan: 12% * Frekuensi perhitungan bunga: Bulanan Rumus: Saldo akhir (A) dapat dihitung dengan rumus bunga majemuk bulanan berikut: A = P * [1 + (r/n)]^(nt) Dimana: A: Saldo akhir P: Dana awal r: Bunga tahunan (dalam desimal) n: Frekuensi perhitungan bunga per tahun t: Jangka waktu dalam tahun **Perhitungan:** **a. Bunga Majemuk Bulanan** Dalam kasus ini, bunga dihitung setiap bulan (n = 12), dan jangka waktu dalam tahun (t) tetap 5 tahun. * r/n = 12%/12 = 1% per bulan * nt = 12 bulan/tahun * 5 tahun = 60 bulan Masukkan nilai-nilai ke dalam rumus: A = 10.000.000 * [1 + (1%)]^(60) A ≈ Rp 21.741.370,99 **Kesimpulan:** Jika dana Rp 10.000.000,- disimpan di bank dengan bunga majemuk 12% per tahun dan dihitung setiap bulan selama 5 tahun, maka saldo akhir tabungan adalah sekitar Rp 21.741.370,99.


Iklan

Iklan

Mau jawaban yang terverifikasi?

Tanya ke Forum

Biar Robosquad lain yang jawab soal kamu

Tanya ke Forum

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

Nuna menabung di bank sebesar Rp3.000.000,00 dengan bunga mejemuk 11% per tahun. Besarnya tabungan Nuna pada akhir tahun ke-3 adalah.... A. Rp3.578.000,00 B. Rp3.687.000,00 C. Rp4.1 02.893,00 D. Rp4.104.893,00 E. Rp4.11 0,893,00

8

0.0

Jawaban terverifikasi

Kisah Kakek Tua Penanam Pohon Kelapa Pada zaman dahulu ada seorang Kakek Tua yang hidup sederhana. Kakek tua itu mempunyai pohon kelapa yang ia rawat setiap hari. Hingga pohon kelapa itu mampu tumbuh subur dan besar. Suatu hari Kakek Tua itu tidak mempunyai uang untuk membeli makanan, ia pun berkeluh kesah di bawah pohon kelapa itu. Tiba-tiba pohon kelapa itu bisa berbicara, “Wahai Kakek Tua, jika engkau lapar ambilah buahku. Rasanya segar dan bisa mengobati rasa laparmu. Kau pun bisa menjualnya di pasar.” Kakek Tua itu pun segera mengambil buah kelapa itu, setiap hari ia memetiknya untuk mengobati rasa laparnya. Pohon kelapa itu pun tidak marah, karena selama ini juga telah dirawat dengan baik oleh Kakek. Suatu hari buah dari pohon kelapa itu sudah habis, Kakek Tua itu pun merasa lapar dan sedih. Uang hasil menjual buah kelapa itu pun sudah habis. Pohon kelapa itu pun berkata lagi, “Wahai Kakek Tua, janganlah bersedih. Sekarang potonglah dahan dan daunku. Kau bisa menjual daunnya dan juga bisa membuat sapu dari lidi-lidiku." Kakek Tua itu pun menuruti saran dari pohon kelapa. Daun kelapa itu laris di pasar, serta ia juga bisa menjual sapu lidi untuk biaya makan sehari-hari. Pohon kelapa pun merasa senang karena ia bisa membalas budi dari kebaikan Kakek Tua selama ini. Pada hari-hari selanjutnya Kakek Tua itu pun setia merawat pohon kelapanya. Hingga pohon kelapa itu tetap bisa tumbuh selalu berbuah dan daunnya semakin lebat. Kakek Tua pun berterima kasih kepada pohon kelapa, pohon kelapa pun juga sama-sama berterima kasih kepada Kakek Tua yang selalu merawatnya. Bagaimana sifat yang dimiliki Kakek Tua? A. Membenci tumbuhan B. Menipu tumbuhan C. Menyayangi tumbuhan D. Menjauhi tumbuhan

12

0.0

Jawaban terverifikasi

Iklan

Iklan

Sekarang kita telah memasuki tahun 1446 H tepatnya di bulan Muharram, bulan pertama yang mengawali penanganan Hijriyah. Ada yang wajib kita sadari bahwa penetapan tahun Hijriyah bukan sekedar memberikan kesan, perubahan dan tanggal. lebih daripada itu, penetapan komentum hijriyah nabi S.A.W dari Mekkah ke yatsrib yang kelak telah menjadi Madinah suatu kota yang menginspirasi, mencerahkan dan berkemajuan seakan memberikan kesan pada kita setiap. Kita melangkah kapanpun itu dan dimanapun itu umat Islam dalam petunjuk yang Allah berikan pada mereka. Kurikulum kehidupan yang dibentuk oleh Allah sempurna pasti memberikan warna-warna yang mencerahkan sehingga dapat merubah suatu yang tertinggal menjadi berkemajuan, merubah suatu yang cenderung jenuh, menjadi sesuatu yang terang dan mencerahkan, merubah suasana yang sulit menjadi lapang inilah ciri khas muslim dengan membawa tuntunan Islam. Hijriyah juga dipahami di hadis nabi S.A.W dalam meninggalkan sesuatu yang kurang baik menuju kepada setiap yang mulia, meninggalkan yang salah dan menuju yang sholeh maka segala yang dilakukan itu dinamakan Muharram, segala sikap negatif disebut Muharram hukumnya haram. Jika kita ingin menjadikan semua itu sebagai landasan dan waktu serta momentum untuk memulai meninggalkan segala yang dilarang maka, secepatnya tambah alif lam di depan Muharram yang jadinya Al Muharram (bulan pertama di tahun Hijriyah) kata Muharram yang bukan sekedar menunjukkan waktu berubah, mengganti bulan, mengganti waktunya tapi esensinya ini memberikan pelajaran yang dalam kepada kita semua. Jika kita ingin berhijrah maka mulailah meninggalkan segala sesuatu yang Allah dan rasulnya larang maka dengan itu akan terbuka peluang-peluang kebaikan yang mampu dilakukan oleh seluruh tubuh kita. tolong text tersebut dirangkum intinya

9

0.0

Jawaban terverifikasi