Jawabannya adalah angkatan Darat, CIA, Presiden Sukarno, klimaks dari TNI AD-PKI-Sukarno, dan PKI
Terdapat enam dalang dibalik gerakan G30S/PKI yang merujuk pada enam teori, yaitu Angkatan Darat, CIA, Presiden Sukarno, klimaks dari TNI AD-PKI-Sukarno, dan PKI.
Untuk lebih jelasnya, yuk pahami penjelasan berikut:
Terdapat 6 teori yang mengungkapkan dalang peristiwa G30S/PKI. Berikut teori-teori tersebut.
- Gerakan 30 September Merupakan Persoalan Internal Angkatan Darat
Dikemukakan oleh Ben Anderson melalui Cornell Paper pada tahun 1971. Ia berpendapat bahwa G30S/PKI terjadi karena adanya persoalan di kalangan Angkatan Darat sendiri. Hal tersebut didasari adanya pesaingan internal AD yang telah lama terjadi. - Dalang Peristiwa G30S Adalah Badan Intelijen Amerika Serikat (CIA)
Teori ini dikemukakan oleh Peter Dale Scott dan Geoffrey Robinson. Ia berpendapat bahwa Amerika khawatir Indonesia jatuh ketangan Komunis hingga perlu dilakukan tindakan. Hal ini dibuktikan dengan menguatnya posisi PKI di pemerintah pusat. CIA kemudian bekerja sama dengan suatu kelompok dalam tubuh Angkatan Darat untuk memprovokasi PKI agar melakukan kudeta. Setelah itu, PKI yang memberontak dapat disingkirkan dari pemerintahan. Dalam tulisan mereka juga disebut bahwa tujuan akhir dari CIA adalah untuk menjatuhkan pemerintahan Sukarno yang saat itu dekat dengan PKI. - Gerakan 30 September Merupakan Pertemuan Antara Kepentingan Inggris dan Amerika Serikat
Teori ini dikemukakan oleh Greg Poulgrain melalui tulisannya. Pada masa itu, Indonesia sedang melakukan konfrontasi terhadap Malaysia yang mendirikan Federasi Malaysia, suatu negara boneka bentukan Inggris. Inggris ingin sikap konfrontasi yang dilakukan presiden Soekarno itu diakhiri dengan cara menggulingkannya dari tampuk kekuasaan. Keinginan Inggris tersebut sejalan dengan AS yang ingin melenyapkan komunis dari Indonesia. - Sukarno Adalah Dalang Gerakan 30 September
Teori ini dikemukakan oleh Anthony Dake dalam buku Soekarno Files. Dalam tulisannya, ia menyatakan Sukarno ingin melenyapkan kekuatan oposisi terhadap dirinya yang sebagian besar berasal dari sebagian perwira tinggi AD. Hubungan TNI AD dengan Sukarno memang memiliki dinamika tersendiri sejak 1952 telah terjadi upaya yang dianggap TNI AD menentang Sukarno melalui peristiwa 17 Oktober 1952 yang dipimpin oleh A.H Nasution. - Tidak Ada Pemeran Tunggal dan Skenario Besar Dalam Peristiwa Gerakan 30 September (teori chaos)
Teori ini dikemukakan antara lain oleh John D Legge. Ia berpendapat peristiwa G30S/PKI adalah klimaks dari tarik-menarik kekuatan utama pada masa demokrasi terpimpin, yaitu TNI-AD, PKI, dan Sukarno. - Dalang Gerakan 30 September Adalah PKI
Teori ini dikemukakan oleh Nugroho Notosusanto dan menjadi rujukan sejarah nasional. Dasar teori ini adalah Serangkaian kejadian yang telah dilancarkan PKI antara tahun 1959 - 1965 yang menuntut pendirian angkatan kelima yang mempersenjatai buruh dan petani.
Jadi, jawabannya adalah angkatan Darat, CIA, Presiden Sukarno, klimaks dari TNI AD-PKI-Sukarno, dan PKI