Emran E

20 Desember 2021 16:48

Iklan

Emran E

20 Desember 2021 16:48

Pertanyaan

Dalam upaya mempertahankan kemerdekaan, pemerintah Republik Indonesia yang usianya masih sangat muda, mengalami berbagai hambatan pergolakan dan pemberontakan yang lahir dari dalam negeri sendiri. Pergolakan dan pemberontakan yang terjadi antara lain adalah peristiwa PKI Madiun 1948, pemberontakan DI/TII di berbagai daerah, peristiwa G-30-S/ PKI 1965, pemberontakan Andi Azis, peristiwa PRRI, Permesta, dan gerakan RMS. Dari sekian banyak pergolakan yang terjadi itu, bisakah kalian mengidentifikasi akar permasalahanya? Jelaskan!

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

00

:

00

:

26

:

35

Klaim

1

1

Jawaban terverifikasi

Iklan

D. Trinuria

Mahasiswa/Alumni Universitas Jember

27 Desember 2021 03:06

Jawaban terverifikasi

Hallo Emran, kakak bantu jawab ya :)) Jawabannya adalah : Akar permasalahan terjadinya pergolakan di berbagai daerah adalah sebagai berikut : 1) Perbedaan ideologi antargolongan yang ada di masyarakat. 2) Kesenjanga sosial dan ekonomi dalam masyarakat. 3) Adanya ketidakadilan dalam pengelolaan sumber daya alam. 4) Program pembangunan yang tidak memperhatikan keadaan sosial budaya masyarakat. 5) Pertentangan sosial yang berkepanjangan. 6) Munculnya tokoh pelopor pergerakan. 7) Ketidakpuasan terhadap keputusan yang telah ditetapkan. 8) Tindakan kesewenang-wenangan atau kekerasan dari pemegang kekuasaan Pembahasan : Penyebab terjadinya pergolakan/pemberontakan yang pernah terjadi di Indonesia : a) Pemberontakan PKI Madiun 1948 penyebabnya adalah kekecewaan Amir Syarifuddin kepada pemerintah terhadap pemerintahatas hasil Perjanjian Renville yang disepakai pada tahun 1948 dianggap merugikan karena wilayah banyak wilayah Indonesia dikuasai oleh Belanda. Amir Syarifuddin mundur dari jabatannya sebagai Perdana Menteri dan kemudia n membentuk Front Demokrasi Rakyat (FDR) yang anggotanya antara lain Partai Sosialis Indonesia, Partai Komunis Indonesia, Pemuda Sosialis Indonesia, Partai Buruh Indonesia, dan Sarekat Buruh Perkebunan Indonesia. b) Pemberontakan DI/TII di berbagai daerah : 1. DI/TII di Jawa Barat penyebabnya adalah kekecewaan akan hasil perundingan Renville, karena merugikan negara dan ingin mengganti ideologi Pancasila menjadi ideologi Islam. 2. DI/TII di Kalimatan Selatan penyebabnya adalah kebijakan rasionalisasi angkatan perang yang dilakukan oleh pemerintah dan kelopok Ibnu Haja banyak yang kecewa karena mendapatkan posisi tidak sesuai dengan keinginan. 3. DI/TII di Sulawesi Selatan penyebabnya adalah ketidakpuasan para bekas pejuang gerilya kemerdekaan terhadap kebijakan pemerintah dalam membentuk Tentara Republik dan demobilisasi yang dilakukan di Sulawesi Selatan. 4. DI/TII di Jawa Tengah penyebabnya adalah menganggap pemerintah telah terpengaruh oleh orang-orang kiri atau berhaluan sosialis komunis sehingga dianggap mengganggu perjuangan umat Islam. Kemudian Amir Fatah bergabung dengan DT/TII pimpinan Kartosuwiryo untuk melakukan pemberontakan kepada pemerintah dan militer Indonesia. 5. DI/TII di Aceh penyebabnya adalah kekecewaan masyarakat Aceh terhadap pemerintah atas rencana penggabungan Aceh masuk ke dalam Sumatera Utara. c) G30S/PKI tahun 1965 latar belakang peristiwa tersebut adalah cita-cita mendirikan negara Indonesia berlandaskan ideologi komunis, kondisi politik, sosial, dan ekonomi pada masa itu memberikan kesempatan kepada PKI untuk meluaskan pengaruhnya, selain itu pertentangan antara PKI dan agkatan darat dimana PKI menganggap bahwa angkatan darat sebagai kekuatan yang menghalangi ciri-cita PKI. d) Pemberontakan penyebabnya adalah tuntunan Andi Aziz dan pasukannya yang berasal dari KNIL (pasukan Belanda di Indonesia) terhadap pemerintah agar hanya mereka yang dijadikan APRIS di Negara Indonesia Timu. Ketidakpusasan Andi Azis atas kedatangan tentara APRIS ke Sulawesi Selatan, hal ini membuat kekhawatiran dari kalangan tentara jika tentara yang berasal dari KNIL akan diperlakukan secara diskriminatif oleh tentara APRIS. e) Peristiwa PRRI/Permesta penyebabnya adalah bermula dari adanya persoalan di dalam tubuh angkatan darat, berupa kekecewaan atas minimnya kesejahteraan tentara di Sumatera dan Sulawesi. Hal ini mendorong beberapa tokoh militer untuk menentang Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD). Selain itu adanya tuntutan otonomi daerah dan ketidakadilan yang dirasakan beberapa tokoh militer dan sipil di daerah terhadap pemerintah pusat yang dianggap tidak adil dalam alokasi dana pembanguanan. f) Gerakan RMS penyebabnya adalah menolak pembentukan NKRI dan ingin melepaskan diri dari wilayah NKRI karena menganggap Maluku memiliki kekuatan secara ekonomi, politik, dan geografis untuk berdiri sendiri. Soumkil tidak setuju dengan penggabungan daerah-daerah Negara Indonesia TImur ke dalam kekuasaan Republik Indonesia dengan mendirikan Republik Maluku Selatan. Berdasarkan peristiwa-peristiwa di atas, maka penyebab terjadinya pergolakan di berbagai daerah adalah sebagai berikut : 1) Perbedaan ideologi antargolongan yang ada di masyarakat. 2) Kesenjanga sosial dan ekonomi dalam masyarakat. 3) Adanya ketidakadilan dalam pengelolaan sumber daya alam. 4) Program pembangunan yang tidak memperhatikan keadaan sosial budaya masyarakat. 5) Pertentangan sosial yang berkepanjangan. 6) Munculnya tokoh pelopor pergerakan. 7) Ketidakpuasan terhadap keputusan yang telah ditetapkan. 8) Tindakan kesewenang-wenangan atau kekerasan dari pemegang kekuasaan Semoga bermanfaat :))


Iklan

Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?

Tanya ke AiRIS

Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

Chat AiRIS

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

Apakah benar NIBKD dan MBKS dibentuk guna menghadapi kekuatan Belanda? Jelaskan!

40

5.0

Jawaban terverifikasi