Adzraa L

12 Maret 2023 15:29

Iklan

Adzraa L

12 Maret 2023 15:29

Pertanyaan

Dalam upaya mempertahankan eksistensi Jerman perdana menteri oto von Bismarck melakukan 4 kebijakan dalam urusan luar negeri diantaranya adalah?

Dalam upaya mempertahankan eksistensi Jerman perdana menteri oto von Bismarck melakukan 4 kebijakan dalam urusan luar negeri diantaranya adalah?

 

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

01

:

20

:

31

:

05

Klaim

3

1

Jawaban terverifikasi

Iklan

Sulthan R

12 Maret 2023 15:32

Jawaban terverifikasi

<p>Sebagai perdana menteri Jerman pada abad ke-19, Otto von Bismarck memainkan peran penting dalam mengembangkan kebijakan luar negeri Jerman yang bertujuan untuk mempertahankan eksistensi negara tersebut. Empat kebijakan utama dalam urusan luar negeri yang diambil oleh Bismarck adalah:</p><ol><li>Kebijakan Keseimbangan Kekuatan (Balance of Power)</li></ol><p>Bismarck menganut kebijakan keseimbangan kekuatan dengan menjaga agar tidak ada negara yang terlalu kuat di Eropa sehingga memungkinkan Jerman untuk mempertahankan eksistensinya. Ia juga mengembangkan persekutuan dengan negara-negara lain untuk menyeimbangkan kekuatan dan menjaga perdamaian di Eropa.</p><p>2. Perjanjian Tiga Kaisar (Three Emperor's Alliance)</p><p>Bismarck membuat perjanjian dengan Austria-Hungaria dan Rusia pada tahun 1881 untuk mengatasi ancaman Prancis dan memperkuat posisi Jerman di Eropa. Perjanjian ini juga memperkuat hubungan antara tiga negara yang saling bersaing di wilayah Eropa.</p><p>3. Diplomasi Rakasa Baru (New Imperialism)</p><p>Bismarck mengambil langkah untuk memperluas kekuasaan Jerman di luar Eropa dengan mengejar kolonialisme dan ekspansi ke wilayah-wilayah baru seperti Afrika dan Asia. Bismarck juga mengambil langkah untuk membentuk aliansi dengan negara-negara di luar Eropa, seperti Kekaisaran Qing di China.</p><p>4. Kebijakan Penyelesaian Damai (Peaceful Settlement)</p><p>Bismarck berusaha untuk menyelesaikan perselisihan antara negara-negara di Eropa secara damai melalui negosiasi dan diplomasi. Salah satu contohnya adalah Perjanjian Berlin pada tahun 1878 yang berhasil menyelesaikan perselisihan antara Rusia dan Turki. Bismarck juga mendorong pembentukan Konferensi Berlin pada tahun 1884-1885 untuk mengatur pembagian wilayah Afrika di antara negara-negara Eropa tanpa harus berperang.</p>

Sebagai perdana menteri Jerman pada abad ke-19, Otto von Bismarck memainkan peran penting dalam mengembangkan kebijakan luar negeri Jerman yang bertujuan untuk mempertahankan eksistensi negara tersebut. Empat kebijakan utama dalam urusan luar negeri yang diambil oleh Bismarck adalah:

  1. Kebijakan Keseimbangan Kekuatan (Balance of Power)

Bismarck menganut kebijakan keseimbangan kekuatan dengan menjaga agar tidak ada negara yang terlalu kuat di Eropa sehingga memungkinkan Jerman untuk mempertahankan eksistensinya. Ia juga mengembangkan persekutuan dengan negara-negara lain untuk menyeimbangkan kekuatan dan menjaga perdamaian di Eropa.

2. Perjanjian Tiga Kaisar (Three Emperor's Alliance)

Bismarck membuat perjanjian dengan Austria-Hungaria dan Rusia pada tahun 1881 untuk mengatasi ancaman Prancis dan memperkuat posisi Jerman di Eropa. Perjanjian ini juga memperkuat hubungan antara tiga negara yang saling bersaing di wilayah Eropa.

3. Diplomasi Rakasa Baru (New Imperialism)

Bismarck mengambil langkah untuk memperluas kekuasaan Jerman di luar Eropa dengan mengejar kolonialisme dan ekspansi ke wilayah-wilayah baru seperti Afrika dan Asia. Bismarck juga mengambil langkah untuk membentuk aliansi dengan negara-negara di luar Eropa, seperti Kekaisaran Qing di China.

4. Kebijakan Penyelesaian Damai (Peaceful Settlement)

Bismarck berusaha untuk menyelesaikan perselisihan antara negara-negara di Eropa secara damai melalui negosiasi dan diplomasi. Salah satu contohnya adalah Perjanjian Berlin pada tahun 1878 yang berhasil menyelesaikan perselisihan antara Rusia dan Turki. Bismarck juga mendorong pembentukan Konferensi Berlin pada tahun 1884-1885 untuk mengatur pembagian wilayah Afrika di antara negara-negara Eropa tanpa harus berperang.


Adzraa L

12 Maret 2023 15:43

THANK YOU SANGAT MEMBANTU

Iklan

Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?

Tanya ke AiRIS

Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

Chat AiRIS

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

Apakah benar NIBKD dan MBKS dibentuk guna menghadapi kekuatan Belanda? Jelaskan!

58

5.0

Jawaban terverifikasi