Berikut adalah konjungsi di setiap paragraf dalam teks di atas.
1. Konjungsi "yang" dalam paragraf (1), yaitu "Salah satunya komitmen Pemerintah menerapkan kebijakan cukai plastik yang harus didukung oleh masyarakat, akademisi, dan pelaku industri."
2. Konjungsi "atau" dalam paragraf (2), yaitu "Cukai menjadi alat fiskal yang digunakan pemerintah untuk mengendalikan konsumsi barang-barang yang mempunyai eksternalitas atau berdampak negatif bagi kesehatan, masyarakat, maupun lingkungan."
3. Konjungsi "karena" dalam paragraf (3), yaitu "Pertimbangan ini muncul karena kekhawatiran terganggunya keberlangsungan industri dan investasi di sektor kantong plastik."
4. Konjungsi"selain itu" dan "karena" dalam paragraf (4), yaitu "Selain itu, cukai dinilai efektif untuk mengendalikan barang (kantong plastik) karena terdapat kewenangan untuk melakukan kontrol fisik atas barang tersebut."
Untuk memahami jawaban tersebut, berikut pembahasannya.
Konjungsi adalah kata hubung yang berfungsi untuk menghubungkan antarkata, antarklausa, dan antarkalimat.
Berikut adalah beberapa jenis konjungsi.
1. Konjungsi koordinatif atau setara merupakan kata hubung yang digunakan untuk menghubungkan klausa yang setara, contohnya: dan, serta, tetapi, sedangkan, atau.
2. Konjungsi subordinatif atau tidak setara merupakan kata hubung yang digunakan untuk menghubungkan klausa tidak setara, contohnya: ketika, lalu, saat, agar, supaya, jika, apabila, kalau, dengan , yang.
3. Konjungsi korelatif merupakan konjungsi yang berpasangan untuk menghubungkan dua unsur yang sederajat, contohnya: baik … maupun ….; tidak hanya …, tetapi juga ….; bukan hanya …, melainkan juga ….
4. Konjungsi antarkalimat merupakan konjungsi antarkalimat yang digunakan pada awal kalimat baru dan diikuti tanda koma, contohnya: biarpun demikian, sesudah itu, selanjutnya, selain itu, akan tetapi, bahkan, oleh karena itu, selain itu.
Berdasarkan penjelasan, berikut adalah analisis konjungsi di setiap paragraf.
1. Konjungsi paragraf (1) adalah "yang". Konjungsi tersebut terdapat dalam kalimat "Salah satunya komitmen Pemerintah menerapkan kebijakan cukai plastik yang harus didukung oleh masyarakat, akademisi, dan pelaku industri."
2. Konjungsi paragraf (2) adalah "atau". Konjungsi tersebut terdapat dalam kalimat "Cukai menjadi alat fiskal yang digunakan pemerintah untuk mengendalikan konsumsi barang-barang yang mempunyai eksternalitas atau berdampak negatif bagi kesehatan, masyarakat, maupun lingkungan."
3. Konjungsi paragraf (3) adalah "karena". Konjungsi tersebut terdapat dalam kalimat "Pertimbangan ini muncul karena kekhawatiran terganggunya keberlangsungan industri dan investasi di sektor kantong plastik."
4. Konjungsi paragraf (4) adalah "selain itu" dan "karena". Konjungsi tersebut terdapat dalam kalimat "Selain itu, cukai dinilai efektif untuk mengendalikan barang (kantong plastik) karena terdapat kewenangan untuk melakukan kontrol fisik atas barang tersebut."
Dengan demikian, berikut adalah konjungsi di setiap paragraf dalam teks di atas.
1. Konjungsi "yang" dalam paragraf (1), yaitu "Salah satunya komitmen Pemerintah menerapkan kebijakan cukai plastik yang harus didukung oleh masyarakat, akademisi, dan pelaku industri."
2. Konjungsi "atau" dalam paragraf (2), yaitu "Cukai menjadi alat fiskal yang digunakan pemerintah untuk mengendalikan konsumsi barang-barang yang mempunyai eksternalitas atau berdampak negatif bagi kesehatan, masyarakat, maupun lingkungan."
3. Konjungsi "karena" dalam paragraf (3), yaitu "Pertimbangan ini muncul karena kekhawatiran terganggunya keberlangsungan industri dan investasi di sektor kantong plastik."
4. Konjungsi"selain itu" dan "karena" dalam paragraf (4), yaitu "Selain itu, cukai dinilai efektif untuk mengendalikan barang (kantong plastik) karena terdapat kewenangan untuk melakukan kontrol fisik atas barang tersebut."