Angeline M

01 Desember 2022 14:31

Iklan

Angeline M

01 Desember 2022 14:31

Pertanyaan

Contoh peristiwa ancaman disintegrasi bangsa(1950-1959) yang berkaitan dengan ideologi

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

02

:

04

:

08

:

21

Klaim

3

1

Jawaban terverifikasi

Iklan

T. Teaching.Assistant.Shilvii

21 April 2023 05:10

Jawaban terverifikasi

<p>Peristiwa yang berkaitan dengan ancaman dsintegrasi bangsa (1950-1959) yang berhubungan dengan ideologi adalah PRRI/Permesta.</p><p>&nbsp;</p><p>PRRI merupakan singkatan Pemerintah Revolusioner Republik Inonesia. Sedangkan Permesta adalah Perjuangan Rakyat Semesta. Penyebab munculnya pemberontakan tersebut diakibatkan oleh tidak harmonisnya hubungan antara pemerintah pusat dan daerah seperti Sumatera dan Sulawesi terutama dalam biaya pembagunan. Kondisi ini diperparah pula oleh rendahnya tingkat kesejahteraan prajurit dan masyarakat. AKibatnyam para perwira militer kemudian membentuk dewan daerah diantaranya adalah Dewan Gajah di Sumatera Utara, Dewan Garuda di Sumatera Selatan, Dewan Banteng di Sumatera Barat, dan Dewan Manguni di Sulawesi Utara.</p><p>&nbsp;</p><p>PRRI kemudian membentuk dewan perjuangan dan tidak mengakui kabinet Djuanda. Selanjutnya, pada 15 Februari 1958 Letnan Kolonel Ahmad Hussein memproklamirkan berdirinya PRRI dengan Syafruddin Prawiranegara sebagai perdana menteri. Pada masa itu PRRI menapat dukungan dari Permesta, oleh karena itulah gerakannya diberi nama PRRI/Permesta.</p><p>&nbsp;</p><p>Untuk menumpas pemberontakan, pemerintah melakukan operasi gabungan yang diberi nama Operasi Merdeka. Operasi cukup sulit dilakukan karena musuh memiliki persenjataa modern buatan Amerika Serikat. Operasi baru selesai dilakukan pada Agustus 1958 dan tahun 1961.</p>

Peristiwa yang berkaitan dengan ancaman dsintegrasi bangsa (1950-1959) yang berhubungan dengan ideologi adalah PRRI/Permesta.

 

PRRI merupakan singkatan Pemerintah Revolusioner Republik Inonesia. Sedangkan Permesta adalah Perjuangan Rakyat Semesta. Penyebab munculnya pemberontakan tersebut diakibatkan oleh tidak harmonisnya hubungan antara pemerintah pusat dan daerah seperti Sumatera dan Sulawesi terutama dalam biaya pembagunan. Kondisi ini diperparah pula oleh rendahnya tingkat kesejahteraan prajurit dan masyarakat. AKibatnyam para perwira militer kemudian membentuk dewan daerah diantaranya adalah Dewan Gajah di Sumatera Utara, Dewan Garuda di Sumatera Selatan, Dewan Banteng di Sumatera Barat, dan Dewan Manguni di Sulawesi Utara.

 

PRRI kemudian membentuk dewan perjuangan dan tidak mengakui kabinet Djuanda. Selanjutnya, pada 15 Februari 1958 Letnan Kolonel Ahmad Hussein memproklamirkan berdirinya PRRI dengan Syafruddin Prawiranegara sebagai perdana menteri. Pada masa itu PRRI menapat dukungan dari Permesta, oleh karena itulah gerakannya diberi nama PRRI/Permesta.

 

Untuk menumpas pemberontakan, pemerintah melakukan operasi gabungan yang diberi nama Operasi Merdeka. Operasi cukup sulit dilakukan karena musuh memiliki persenjataa modern buatan Amerika Serikat. Operasi baru selesai dilakukan pada Agustus 1958 dan tahun 1961.


Iklan

Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?

Tanya ke AiRIS

Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

Chat AiRIS

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

Apakah benar NIBKD dan MBKS dibentuk guna menghadapi kekuatan Belanda? Jelaskan!

36

5.0

Jawaban terverifikasi