Davin A

27 Februari 2023 13:39

Iklan

Davin A

27 Februari 2023 13:39

Pertanyaan

Contoh olahan bahan pangan setengah jadi yang diawetkan secara fisika

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

01

:

07

:

13

:

06

Klaim

1

2

Jawaban terverifikasi

Iklan

Nanda R

Community

13 Februari 2024 11:37

Jawaban terverifikasi

<p>Olahan bahan pangan setengah jadi yang diawetkan secara fisika umumnya melibatkan metode pengawetan tanpa menggunakan bahan kimia tambahan. Beberapa contoh teknik pengawetan fisika termasuk pengeringan, penggaraman, pengasapan, dan pendinginan. Berikut adalah contoh-contoh olahan bahan pangan setengah jadi yang diawetkan secara fisika:</p><p><strong>Ikan Asap:</strong></p><ul><li>Ikan dapat diawetkan dengan cara diasapi. Proses asap memberikan rasa khas pada ikan sambil mengurangi kadar air dalam ikan, sehingga menghambat pertumbuhan mikroorganisme dan memperpanjang umur simpan ikan.</li></ul><p><strong>Daging Asap:</strong></p><ul><li>Sama seperti ikan, daging juga dapat diawetkan dengan cara diasapi. Daging asap memiliki rasa yang khas dan tahan lama karena proses asap membunuh mikroorganisme dan mengurangi kadar air.</li></ul><p><strong>Buah Kering:</strong></p><ul><li>Buah-buahan seperti apel, pisang, atau kismis dapat diawetkan dengan cara dikeringkan. Pengeringan mengurangi kadar air dalam buah, sehingga menghambat pertumbuhan bakteri dan jamur.</li></ul><p><strong>Kacang Panggang:</strong></p><ul><li>Kacang, seperti kacang almond atau kacang kenari, dapat diawetkan dengan cara dipanggang. Proses ini mengurangi kadar air dalam kacang dan memberikan rasa yang khas.</li></ul><p><strong>Sayuran Beku:</strong></p><ul><li>Sayuran dapat diawetkan secara fisika dengan cara dibekukan. Proses pembekuan membantu menjaga kualitas nutrisi dan memperpanjang masa simpan sayuran.</li></ul><p><strong>Pengasapan Ikan atau Daging:</strong></p><ul><li>Metode pengawetan dengan mengasapi ikan atau daging juga dapat dilakukan. Proses pengasapan menggunakan panas dan asap untuk membunuh mikroorganisme dan memberikan rasa yang khas.</li></ul><p><strong>Pengeringan Cabai:</strong></p><ul><li>Cabai dapat diawetkan dengan cara dikeringkan atau dijemur. Pengeringan mengurangi kadar air dan meningkatkan daya tahan cabai terhadap kerusakan oleh bakteri atau jamur.</li></ul><p><strong>Beras Merah Kering:</strong></p><ul><li>Beras merah yang diawetkan dengan cara dikeringkan dapat menjadi bahan makanan setengah jadi yang tahan lama dan mudah disimpan.</li></ul>

Olahan bahan pangan setengah jadi yang diawetkan secara fisika umumnya melibatkan metode pengawetan tanpa menggunakan bahan kimia tambahan. Beberapa contoh teknik pengawetan fisika termasuk pengeringan, penggaraman, pengasapan, dan pendinginan. Berikut adalah contoh-contoh olahan bahan pangan setengah jadi yang diawetkan secara fisika:

Ikan Asap:

  • Ikan dapat diawetkan dengan cara diasapi. Proses asap memberikan rasa khas pada ikan sambil mengurangi kadar air dalam ikan, sehingga menghambat pertumbuhan mikroorganisme dan memperpanjang umur simpan ikan.

Daging Asap:

  • Sama seperti ikan, daging juga dapat diawetkan dengan cara diasapi. Daging asap memiliki rasa yang khas dan tahan lama karena proses asap membunuh mikroorganisme dan mengurangi kadar air.

Buah Kering:

  • Buah-buahan seperti apel, pisang, atau kismis dapat diawetkan dengan cara dikeringkan. Pengeringan mengurangi kadar air dalam buah, sehingga menghambat pertumbuhan bakteri dan jamur.

Kacang Panggang:

  • Kacang, seperti kacang almond atau kacang kenari, dapat diawetkan dengan cara dipanggang. Proses ini mengurangi kadar air dalam kacang dan memberikan rasa yang khas.

Sayuran Beku:

  • Sayuran dapat diawetkan secara fisika dengan cara dibekukan. Proses pembekuan membantu menjaga kualitas nutrisi dan memperpanjang masa simpan sayuran.

Pengasapan Ikan atau Daging:

  • Metode pengawetan dengan mengasapi ikan atau daging juga dapat dilakukan. Proses pengasapan menggunakan panas dan asap untuk membunuh mikroorganisme dan memberikan rasa yang khas.

Pengeringan Cabai:

  • Cabai dapat diawetkan dengan cara dikeringkan atau dijemur. Pengeringan mengurangi kadar air dan meningkatkan daya tahan cabai terhadap kerusakan oleh bakteri atau jamur.

Beras Merah Kering:

  • Beras merah yang diawetkan dengan cara dikeringkan dapat menjadi bahan makanan setengah jadi yang tahan lama dan mudah disimpan.

Iklan

Kevin L

Gold

14 Februari 2024 00:43

Jawaban terverifikasi

Dari pertanyaan yang diajukan, kita dapat mengidentifikasi bahwa subjek yang ditanyakan adalah tentang bahan pangan setengah jadi yang diawetkan secara fisika. Bahan pangan setengah jadi adalah bahan makanan yang telah mengalami proses pengolahan tetapi belum siap untuk dikonsumsi dan masih memerlukan proses pengolahan lebih lanjut. Pengawetan secara fisika adalah metode pengawetan yang menggunakan perubahan kondisi fisik seperti suhu, tekanan, atau radiasi. Penjelasan: 1. Contoh pertama adalah daging beku. Daging ini telah melalui proses pengolahan seperti pemotongan dan pembersihan, tetapi masih perlu dimasak sebelum dikonsumsi. Pengawetan dilakukan dengan cara membekukan daging pada suhu yang sangat rendah untuk menghentikan pertumbuhan mikroorganisme. 2. Contoh kedua adalah sayuran beku. Sayuran ini telah dicuci dan dipotong, tetapi masih perlu dimasak sebelum dikonsumsi. Pengawetan dilakukan dengan cara yang sama dengan daging beku. 3. Contoh ketiga adalah buah kalengan. Buah ini telah melalui proses pengolahan seperti pencucian dan pengupasan, tetapi masih perlu diproses lebih lanjut sebelum dikonsumsi. Pengawetan dilakukan dengan cara memasukkan buah ke dalam kaleng dan kemudian dipanaskan untuk membunuh mikroorganisme. 4. Contoh keempat adalah susu UHT. Susu ini telah melalui proses pasteurisasi dan pengemasan, tetapi masih perlu diproses lebih lanjut sebelum dikonsumsi. Pengawetan dilakukan dengan cara memanaskan susu pada suhu tinggi dalam waktu singkat (Ultra High Temperature) untuk membunuh mikroorganisme. Kesimpulan: Jadi, contoh olahan bahan pangan setengah jadi yang diawetkan secara fisika adalah daging beku, sayuran beku, buah kalengan, dan susu UHT. Semoga penjelasan ini membantu kamu ya! 🙂


Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?

Tanya ke AiRIS

Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

Chat AiRIS

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

Berapa kalor yang dilepaskan 40 g besi jika suhunya turun dari 90°C menjadi 60°C? (kalor jenis besi 450 J/kg °C)

11

5.0

Jawaban terverifikasi