Kaswana W

19 Agustus 2023 11:10

Iklan

Kaswana W

19 Agustus 2023 11:10

Pertanyaan

contoh larutan penyangga yang terdapat dalam tubuh yaitu yang terdapat dalam intrasel dan ekstrasel

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

01

:

22

:

14

:

44

Klaim

28

2

Jawaban terverifikasi

Iklan

Maxc M

19 Agustus 2023 13:10

Jawaban terverifikasi

[Pembahasan] Berikut adalah beberapa contoh larutan penyangga yang terdapat dalam tubuh: • Intrasel: • Larutan penyangga fosfat • Larutan penyangga protein • Larutan penyangga hemoglobin • Ekstrasel: • Larutan penyangga karbonat • Larutan penyangga protein • Larutan penyangga hemoglobin Larutan penyangga ini penting untuk menjaga pH tubuh agar tetap dalam batas normal. pH tubuh yang normal adalah sekitar 7,4. Jika pH tubuh terlalu asam atau terlalu basa, dapat menyebabkan berbagai masalah kesehatan, seperti penyakit jantung, stroke, dan kanker. Larutan penyangga bekerja dengan cara menyerap atau melepaskan ion hidrogen (H+) untuk menjaga pH tetap stabil. Ketika ada asam, larutan penyangga akan menyerap H+ sehingga pH menjadi lebih basa. Ketika ada basa, larutan penyangga akan melepaskan H+ sehingga pH menjadi lebih asam. Larutan penyangga penting untuk menjaga fungsi tubuh yang normal. Tanpa larutan penyangga, pH tubuh akan mudah berubah, yang dapat menyebabkan berbagai masalah kesehatan.


Iklan

Kevin L

Gold

19 Agustus 2023 11:31

Jawaban terverifikasi

Di dalam tubuh, terdapat beberapa jenis larutan penyangga yang berfungsi untuk menjaga keseimbangan pH dalam sel dan cairan ekstraselular. Dua contoh utama larutan penyangga yang terdapat dalam tubuh adalah larutan penyangga dalam intrasel dan larutan penyangga dalam ekstrasel. 1. Larutan Penyangga dalam Intrasel: Di dalam sel, larutan penyangga yang paling penting adalah pasangan ion hidrogen karbonat/bikarbonat (H2CO3/HCO3-). Pendispersi H2CO3 adalah asam karbonat yang dapat mengionisasi menjadi ion H+ dan HCO3-. Jika terlalu banyak ion H+ di dalam sel, ion karbonat akan menyerap ion H+ tersebut dan berfungsi sebagai basa. Sebaliknya, jika ada kelebihan ion HCO3-, beberapa akan bergabung lagi dengan H+ dalam larutan untuk membentuk H2CO3. 2. Larutan Penyangga dalam Ekstrasel: Dalam cairan ekstraselular, salah satu contoh larutan penyangga yang penting adalah pasangan ion bikarbonat/asam karbonat (HCO3-/H2CO3). Larutan ini memiliki mekanisme yang sama seperti larutan penyangga intrasel, tetapi kebalikannya. Jika terlalu banyak ion H+ dalam cairan ekstraselular, ion bikarbonat akan berfungsi sebagai penyangga basa dengan menyerap ion H+. Sebaliknya, jika ada kelebihan bikarbonat, beberapa akan bereaksi dengan ion H+ dalam larutan untuk membentuk asam karbonat. Kedua larutan penyangga ini sangat penting dalam menjaga pH yang tepat dalam sel dan cairan tubuh. Dengan mempertahankan keseimbangan ini, tubuh dapat menjaga fungsi normal sel dan sistem biokimia yang kritis.


Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?

Tanya ke AiRIS

Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

Chat AiRIS

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

Tulislah nama yang benar untuk senyawa di bawah ini menggunakan Sistem Yunani dan Bilangan Oksidasi! (j)PCI5

12

5.0

Jawaban terverifikasi