Sipaa S

03 Agustus 2024 13:52

Iklan

Sipaa S

03 Agustus 2024 13:52

Pertanyaan

contoh kelompok sosial kesatuan kepercayaan (religus)

contoh kelompok sosial kesatuan kepercayaan (religus)

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

00

:

10

:

43

:

13

Klaim

3

2

Jawaban terverifikasi

Iklan

Kevin L

Gold

03 Agustus 2024 14:14

Jawaban terverifikasi

Berikut beberapa contoh kelompok sosial kesatuan kepercayaan (religius): * Komunitas Agama: Kelompok ini didasari oleh keyakinan agama yang sama. Contohnya: umat Katolik, umat Islam, umat Buddha, umat Hindu, dan lain-lain. * Sekte: Subkelompok dari agama yang lebih besar dengan keyakinan atau praktik yang sedikit berbeda. * Orde Religius: Kelompok dalam agama tertentu yang memiliki aturan dan gaya hidup khusus, seperti biarawan, biarawati, atau anggota tarekat tertentu. * Komunitas Spiritual: Kelompok yang fokus pada pertumbuhan spiritual tanpa terikat pada agama formal. * Kultus: Kelompok keagamaan yang seringkali dipimpin oleh seorang individu karismatik dengan keyakinan dan praktik yang unik. Ciri-ciri Umum Kelompok Sosial Keagamaan: * Keyakinan Bersama: Anggota memiliki keyakinan yang sama tentang Tuhan, kehidupan setelah kematian, atau hal-hal spiritual lainnya. * Praktik Bersama: Melakukan ibadah bersama, ritual, dan perayaan keagamaan. * Nilai Bersama: Membagi nilai-nilai moral dan etika yang sama. * Jaringan Sosial: Membangun hubungan sosial yang kuat antar anggota. * Tujuan Bersama: Memiliki tujuan bersama, seperti mencapai pencerahan, keselamatan, atau kebahagiaan spiritual. Fungsi Kelompok Sosial Keagamaan: * Dukungan Sosial: Memberikan rasa memiliki dan dukungan emosional. * Identitas Sosial: Memberikan identitas dan makna hidup. * Bimbingan Spiritual: Memberikan panduan dalam menjalani hidup. * Pelayanan Sosial: Melakukan kegiatan sosial dan kemanusiaan. Contoh Kegiatan Kelompok Sosial Keagamaan: * Ibadah bersama * Pengajian * Retret spiritual * Kegiatan sosial * Perayaan hari besar keagamaan


Iklan

Rendi R

Community

24 Oktober 2024 23:43

Jawaban terverifikasi

<p>&nbsp;</p><p>Contoh kelompok sosial yang termasuk dalam kesatuan kepercayaan (religius) adalah kelompok-kelompok yang dibentuk berdasarkan keyakinan atau kepercayaan agama tertentu. Kelompok ini biasanya terbentuk untuk melakukan kegiatan ibadah, pengajaran, dan aktivitas sosial yang terkait dengan kepercayaan mereka. Berikut adalah beberapa contoh kelompok sosial kesatuan kepercayaan (religius):</p><p>1. <strong>Majelis Ta'lim</strong></p><p>Majelis ta'lim adalah kelompok yang terdiri dari anggota yang memiliki tujuan bersama untuk memperdalam pengetahuan agama Islam. Biasanya, kelompok ini melakukan kegiatan pengajian, kajian Al-Qur'an, dan ceramah agama secara rutin. Majelis ta'lim sering terdiri dari ibu-ibu rumah tangga atau masyarakat sekitar yang berkeinginan belajar agama.</p><p><strong>Penjelasan</strong>: Kelompok ini termasuk dalam kesatuan kepercayaan karena dibentuk berdasarkan tujuan yang sama yaitu memperkuat iman dan memperdalam pengetahuan agama Islam.</p><p>2. <strong>Kelompok Doa (Prayer Group)</strong></p><p>Dalam agama Kristen, kelompok doa adalah sekelompok jemaat yang berkumpul untuk berdoa bersama. Kelompok ini biasanya terdiri dari anggota gereja yang ingin berdoa secara kolektif dan saling mendukung dalam meningkatkan kehidupan spiritual mereka. Kelompok doa ini juga sering terlibat dalam kegiatan amal dan pelayanan sosial.</p><p><strong>Penjelasan</strong>: Kelompok doa adalah contoh kesatuan kepercayaan yang berkumpul dengan tujuan untuk memperkuat iman melalui doa bersama dan berbagi pengalaman rohani.</p><p>3. <strong>Komunitas Ashram dalam Agama Hindu</strong></p><p>Ashram adalah tempat atau komunitas di mana para pengikut Hindu berkumpul untuk menjalani kehidupan spiritual. Di dalam ashram, para anggota hidup bersama dan melakukan meditasi, pembelajaran kitab suci, dan ritual ibadah. Tujuan dari ashram adalah untuk mencapai kedamaian batin dan kedekatan dengan Tuhan melalui praktik spiritual.</p><p><strong>Penjelasan</strong>: Ashram merupakan kelompok sosial religius karena didasarkan pada ajaran Hindu dan aktivitas spiritual bersama yang memperkuat keimanan anggotanya.</p><p>4. <strong>Komunitas Vihara dalam Agama Buddha</strong></p><p>Di dalam agama Buddha, vihara adalah tempat peribadatan di mana para biksu dan umat berkumpul untuk melakukan ritual ibadah, meditasi, dan kegiatan belajar Dharma. Di vihara, pengikut Buddha juga melakukan kegiatan sosial dan pelayanan kepada masyarakat sebagai bentuk praktik ajaran.</p><p><strong>Penjelasan</strong>: Vihara mencerminkan kesatuan kepercayaan di mana anggotanya memiliki tujuan untuk mendalami ajaran Buddha, bermeditasi, dan melaksanakan ajaran Dharma bersama-sama.</p><p>5. <strong>Organisasi Keagamaan seperti Nahdlatul Ulama (NU) atau Muhammadiyah</strong></p><p>Nahdlatul Ulama (NU) dan Muhammadiyah adalah organisasi keagamaan besar di Indonesia yang didasarkan pada ajaran agama Islam. Keduanya memiliki struktur organisasi yang jelas dan bertujuan untuk mengembangkan dakwah, pendidikan, dan kegiatan sosial dengan landasan ajaran Islam. NU berfokus pada tradisi Islam Ahlussunnah wal Jama'ah, sementara Muhammadiyah menekankan pada pembaruan dan purifikasi ajaran Islam.</p><p><strong>Penjelasan</strong>: Organisasi-organisasi ini termasuk dalam kelompok sosial religius karena memiliki landasan kepercayaan agama dan bertujuan untuk memperkuat iman dan ketakwaan umat melalui pendidikan dan kegiatan sosial.</p><p>6. <strong>Banjar dalam Agama Hindu Bali</strong></p><p>Di Bali, "banjar" merupakan kelompok sosial berbasis agama Hindu yang berfungsi sebagai komunitas tempat ibadah dan pusat pengambilan keputusan bersama. Banjar memainkan peran penting dalam kehidupan sosial dan religius masyarakat Bali, termasuk dalam penyelenggaraan upacara-upacara adat dan keagamaan seperti Ngaben (upacara pembakaran jenazah) atau Galungan.</p><p><strong>Penjelasan</strong>: Banjar adalah bentuk kesatuan kepercayaan karena anggotanya mengikuti adat istiadat dan kepercayaan yang sama dalam agama Hindu Bali, dan berperan aktif dalam melaksanakan upacara keagamaan.</p><p>Kesimpulan</p><p>Kelompok sosial religius terbentuk atas dasar kesamaan kepercayaan agama dan bertujuan untuk memperkuat iman, melaksanakan ibadah, menyebarkan ajaran agama, serta melakukan kegiatan sosial. Kelompok-kelompok ini biasanya memiliki struktur, ritual, dan kegiatan yang mempererat hubungan antar anggota, baik dalam konteks spiritual maupun sosial.</p>

 

Contoh kelompok sosial yang termasuk dalam kesatuan kepercayaan (religius) adalah kelompok-kelompok yang dibentuk berdasarkan keyakinan atau kepercayaan agama tertentu. Kelompok ini biasanya terbentuk untuk melakukan kegiatan ibadah, pengajaran, dan aktivitas sosial yang terkait dengan kepercayaan mereka. Berikut adalah beberapa contoh kelompok sosial kesatuan kepercayaan (religius):

1. Majelis Ta'lim

Majelis ta'lim adalah kelompok yang terdiri dari anggota yang memiliki tujuan bersama untuk memperdalam pengetahuan agama Islam. Biasanya, kelompok ini melakukan kegiatan pengajian, kajian Al-Qur'an, dan ceramah agama secara rutin. Majelis ta'lim sering terdiri dari ibu-ibu rumah tangga atau masyarakat sekitar yang berkeinginan belajar agama.

Penjelasan: Kelompok ini termasuk dalam kesatuan kepercayaan karena dibentuk berdasarkan tujuan yang sama yaitu memperkuat iman dan memperdalam pengetahuan agama Islam.

2. Kelompok Doa (Prayer Group)

Dalam agama Kristen, kelompok doa adalah sekelompok jemaat yang berkumpul untuk berdoa bersama. Kelompok ini biasanya terdiri dari anggota gereja yang ingin berdoa secara kolektif dan saling mendukung dalam meningkatkan kehidupan spiritual mereka. Kelompok doa ini juga sering terlibat dalam kegiatan amal dan pelayanan sosial.

Penjelasan: Kelompok doa adalah contoh kesatuan kepercayaan yang berkumpul dengan tujuan untuk memperkuat iman melalui doa bersama dan berbagi pengalaman rohani.

3. Komunitas Ashram dalam Agama Hindu

Ashram adalah tempat atau komunitas di mana para pengikut Hindu berkumpul untuk menjalani kehidupan spiritual. Di dalam ashram, para anggota hidup bersama dan melakukan meditasi, pembelajaran kitab suci, dan ritual ibadah. Tujuan dari ashram adalah untuk mencapai kedamaian batin dan kedekatan dengan Tuhan melalui praktik spiritual.

Penjelasan: Ashram merupakan kelompok sosial religius karena didasarkan pada ajaran Hindu dan aktivitas spiritual bersama yang memperkuat keimanan anggotanya.

4. Komunitas Vihara dalam Agama Buddha

Di dalam agama Buddha, vihara adalah tempat peribadatan di mana para biksu dan umat berkumpul untuk melakukan ritual ibadah, meditasi, dan kegiatan belajar Dharma. Di vihara, pengikut Buddha juga melakukan kegiatan sosial dan pelayanan kepada masyarakat sebagai bentuk praktik ajaran.

Penjelasan: Vihara mencerminkan kesatuan kepercayaan di mana anggotanya memiliki tujuan untuk mendalami ajaran Buddha, bermeditasi, dan melaksanakan ajaran Dharma bersama-sama.

5. Organisasi Keagamaan seperti Nahdlatul Ulama (NU) atau Muhammadiyah

Nahdlatul Ulama (NU) dan Muhammadiyah adalah organisasi keagamaan besar di Indonesia yang didasarkan pada ajaran agama Islam. Keduanya memiliki struktur organisasi yang jelas dan bertujuan untuk mengembangkan dakwah, pendidikan, dan kegiatan sosial dengan landasan ajaran Islam. NU berfokus pada tradisi Islam Ahlussunnah wal Jama'ah, sementara Muhammadiyah menekankan pada pembaruan dan purifikasi ajaran Islam.

Penjelasan: Organisasi-organisasi ini termasuk dalam kelompok sosial religius karena memiliki landasan kepercayaan agama dan bertujuan untuk memperkuat iman dan ketakwaan umat melalui pendidikan dan kegiatan sosial.

6. Banjar dalam Agama Hindu Bali

Di Bali, "banjar" merupakan kelompok sosial berbasis agama Hindu yang berfungsi sebagai komunitas tempat ibadah dan pusat pengambilan keputusan bersama. Banjar memainkan peran penting dalam kehidupan sosial dan religius masyarakat Bali, termasuk dalam penyelenggaraan upacara-upacara adat dan keagamaan seperti Ngaben (upacara pembakaran jenazah) atau Galungan.

Penjelasan: Banjar adalah bentuk kesatuan kepercayaan karena anggotanya mengikuti adat istiadat dan kepercayaan yang sama dalam agama Hindu Bali, dan berperan aktif dalam melaksanakan upacara keagamaan.

Kesimpulan

Kelompok sosial religius terbentuk atas dasar kesamaan kepercayaan agama dan bertujuan untuk memperkuat iman, melaksanakan ibadah, menyebarkan ajaran agama, serta melakukan kegiatan sosial. Kelompok-kelompok ini biasanya memiliki struktur, ritual, dan kegiatan yang mempererat hubungan antar anggota, baik dalam konteks spiritual maupun sosial.


Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?

Tanya ke AiRIS

Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

Chat AiRIS

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

Kesetaraan moral mengakui bahwa setiap warga memiliki nilai yang sama, baik anak-anak maupun orang dewasa. Berikut yang termasuk bentuk implementasi kesetaraan moral adalah .... A. pembagian sumber daya secara adil dan merata B. persamaan hak berpartisipasi dalam pemilu C. menghargai pendapat orang lain D. menerapkan hukum secara adil E. merendahkan status orang lain

5

5.0

Jawaban terverifikasi

1. penyebab perubahan sosial budaya yang berasal dari masyarakat yang berkaitan demografi 2. penyebab perubahan sosial budaya yang terkait dengan fenomena globalisasi 3. Tanda-tanda sikap mental masyarakat yang belum siap menerima kemajuan teknologi 4. Dampak modernisasi dalam kehidupan sosial masyarakat 5. Kegiatan manusia di bidang ekonomi yang menunjukkan perubahan ke arah modernisasi 6. Contoh pengaruh modernisasi di bidang ilmu pengetahuan dan pendidikan terhadap pola pikir masyarakat 7. Konsep mengenai proses modernisasi di masyarakat seringkali mengalami kesalahan pahaman, salah satunya kesalahan tersebut menganggap jika menjadi modern adalah mengikuti... 8. arti dari globalisasi 9. Bentuk kearifan lokal di wilayah Madura yang berperan dalam pengelolaan SDA dan dukungan dalam bentuk kebudayaan 10. Syarat menjaga tradisi kearifan lokal di Nusantara 11. Ciri uang kartal, giral 12. Syarat melakukan kegiatan barter 13. Arti dari durability yang merupakan syarat sebuah benda bisa dikatakan sebagai uang 14. maksud token money dalam nilai intrinsik 15. maksud dengan satuan hitung dalam fungsi uang 16. fungsi uang 17. peranan dan maksud didirikan lembaga keuangan non-Bank / bukan bank 18. maksud dengan kegiatan menghimpun dana yang dilakukan perbankan 19. tugas Bank Indonesia 20. tugas Bank Umum 21. kegiatan lembaga keuangan non-Bank 22. kelembagaan keuangan non-bank yang memiliki kegiatan yang dilakukan dengan operasi simpan pinjam 23. Lembaga keuangan non bank yang memiliki fungsi sebagai penggerak investasi dengan memperhatikan dan memasukan surat berharga 24. Nama lembaga keuangan non bank yang bertugas mengatasi para rensumen 25. Ciri" dari masyarakat ekonomi abad ke 21

29

5.0

Jawaban terverifikasi

Iklan