Siti S

15 Januari 2021 03:16

Iklan

Siti S

15 Januari 2021 03:16

Pertanyaan

coba kamu pahami tentang penggolongan/klasifikasi mutasi

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

02

:

04

:

02

:

29

Klaim

1

1

Jawaban terverifikasi

Iklan

D. Tri

11 Maret 2022 06:00

Jawaban terverifikasi

Halo Siti, Kakak bantu jawab ya :) Pengelompokkan mutasi dibagi menjadi : A. Mutasi Gen (Mutasi Titik) Pada mutasi gen tidak terjadi perubahan kromosom, akan tetapi menimbulkan perubahan protein pada saat sintesis protein, sehingga dapat menghasilkan fenotip yang berbeda. Penyebab mutasi gen sebagai berikut: 1. Subtitusi (pertukaran) merupakan peristiwa pertukaran atau pergantian basa nitrogen penyusun DNA, yang dibedakan menjadi: a. Transisi merupakan pergantian basa nitrogen sejenis. Misalnya antara basa purin dengan purin maupun pirimidin dengan pirimidin. Contoh: T - A diganti menjadi S - G, S - G menjadi T - A. b. Transversi merupakan pergantian basa nitrogen yang tidak sejenis. Contohnya adalah pergantian basa nitrogen purin dengan pirimidin atau sebaliknya. Contoh: T - A diganti menjadi A - T, G - S menjadi S - G. 2. Adisi atau Insersi (penambahan) merupakan peristiwa penambahan satu atau beberapa basa nitrogen. 3. Delesi (pengurangan) merupakan peristiwa pengurangan satu atau beberapa basa nitrogen. Delesi dapat disebabkan oleh infeksi virus dan radiasi sinar radioaktif. B. Mutasi Kromosom (Aberasi Kromosom) Mutasi kromosom dapat mempengaruhi beberapa gen, sehingga mutasi kromosom berakibat lebih nyata pada fenotip atau penampakan individu dibanding mutasi gen. 1. Perubahan Struktur Kromosom a. Inversi Inversi merupakan peristiwa perubahan urutan lokus (gen) terbalik atau berpindah sebagai akibat dari kromosom yang terpilin, sehingga menyebabkan terjadinya penyisipan gen-gen pada lokus dengan urutan yang berbeda dengan sebelumnya. b. Delesi Delesi disebabkan apabila lengan kromosom patah dan kehilangan sebagian lokusnya. Patahan tersebut dapat menempel pada lengan kromosom homolognya atau bebas tidak menempel pada lengan kromosom yang lain. c. Duplikasi (penambahan) Duplikasi merupakan penambahan lokus dari patahan lengan kromosom homolognya. d. Transloksi Translokasi merupakan pertukaran gen dari satu kromosom ke kromosom lain yang bukan homolognya. e. Katenasi Katenasi terjadi bila kromosom mengalami patah di dua tempat. Bagian patah ini akan lepas dan kromosom yang bersangkutan kemudian membulat, sehingga ujung- ujung kromosom yang patah tersebut akan saling berlekatan. 2. Perubahan Jumlah Kromosom a. Perubahan set (euploidi / poliploidi) Poliploidi merupakan perubahan pada jumlah n nya (kromosom haploid) artinya suatu keadaan dimana jumlah kromosom yang kurang atau lebih dari normal. Contoh poliploidi sebagai berikut: Kromosom normal (diploid) adalah AA BB CC DD Jika terjadi: Haploid, maka kromosomnya menjadi A B C D Triploid, maka kromosomnya menjadi AAA BBB CCC DDD Tetraploid, maka kromosomnya menjadi AAAA BBBB CCCC DDDD b. Perubahan Penggandaan (Aneusomi) Aneusomi adalah perubahan jumlah kromosom pada pasangan kromosom (diploid). Macam-macam aneusomi sebagai barikut: 1. Monosomi (2n - 1), salah satu kromosom pasangannya hanya berjumlah satu. Contohnya A BB CC DD 2. Trisomi (2n - 1), salah satu kromosomnya berjumlah tiga. Contohnya AAA BB CC DD 3. Tetrasomi (2n + 2), salah satu kromosomnya berjumlah empat. Contohnya AAAA BB CC DD 4. Nulisomi (2n - 2), tidak ada pasangan kromosom. Contohnya BB CC DD (pasangan kromosom AA hilang) Semoga membantu ya :)


Iklan

Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?

Tanya ke AiRIS

Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

Chat AiRIS

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

Ciri ciri vertebrata yang hanya dimiliki oleh Aves adalah

39

4.8

Jawaban terverifikasi