Agita M

30 September 2021 04:25

Iklan

Agita M

30 September 2021 04:25

Pertanyaan

Coba kalian cari informasi tentang peristiwa 17 Oktober 1952. Siapa tokoh-tokohnya dan apa saja tuntutannya!

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

01

:

11

:

53

:

10

Klaim

1

4

Jawaban terverifikasi

Iklan

H. Rosa

Mahasiswa/Alumni Universitas Negeri Yogyakarta

31 Januari 2022 08:49

Jawaban terverifikasi

Halo Agita M. Kakak bantu jawab ya. Peristiwa pada tanggal 17 oktober 1952 adalah adanya demonstrasi yang dilakukan oleh pasukan Angkatan darat. Tokoh yang terlibat salah satunya yaitu Kolonel dr. Mustopo. Tuntutan yang dilakukan pada saat demosntrasi yaitu menuntut untuk presiden mengganti parlemen dan segera melakukan pemilihan umum. Berikut penjelasannya ya. Pada 13 Juli 1952, Kolonel Bambang Supeno, orang tidak jauh Bung Karno yang sering keluar-masuk Istana, mengirim surat ke Perdana Menteri Wilopo, Presiden dan DPRS, menyatakan tak mempercayai lagi pimpinan Angkatan Perang, khususnya Angkatan Darat (dipimpin Nasution). Bambang Supeno-lah yang melobi Bung Karno sampai Bambang Sugeng yang belakang sekalinya mengganti Nasution sebagai KSAD. Nasution dipecat. Tujuh perwira kawasan mempunyai yang ditahan dan digeser posisinya. Pada tanggal 17 Oktober 1952 terjadi demonstrasi di Jakarta. Semula massa mendatangi gedung parlemen, kemudian mereka menuju Istana Presiden untuk mengajukan tuntutan pembubaran parlemen dan menggantinya dengan parlemen baru serta tuntutan segera dilaksanakan pemilihan umum. Penyebab utama dari peristiwa ini yaitu terlalu jauhnya campur tangan kaum politisi terhadap masalah intern Angkatan Perang Republik Indonesia (APRI). Demonstrasi ini direncanakan Markas Akbar Angkatan Darat atas inisiatif Letnan Kolonel Sutoko dan Letnan Kolonel S. Parman. Pelaksanaannya diorganisasi oleh Kolonel dr. Mustopo Kepala Kedokteran Gigi Angkatan Darat dan Perwira Penghubung Presiden, dan Letnan Kolonel Kemal Idris, Komandan Garnisun Jakarta. Seksi Intel Divisi Siliwangi mengerahkan demonstran dari luar Ibukota dengan berkendaraan truk militer. Pada waktu itu, Pasukan Tank muncul di Lapangan Merdeka, dan beberapa pucuk meriam diarahkan ke Istana Presiden. Peristiwa 17 Oktober 1952 ini diupayakan diselesaikan melewati pertemuan Rapat Collegial (Raco) tanggal 25 Februari 1955 yang melahirkan kesepakatan Piagam Keutuhan Angkatan Darat yang ditandatangani oleh 29 perwira senior Angkatan Darat. Semoga membantu😊


Iklan

Supriyanto S

30 September 2021 04:46

Tokoh-tokohnya: 1). Kepala Staf AD Jend. Abdul Haris Nasution 2). Letkol S. Parman 3). Letkol Sutoko 4). Letkol Kemal Idris 5). Kol. dr. Mustopo 6). Mayjend T.B. Simatupang 7). Maknai Sopian Tuntutan: 1). Pembubaran parlemen saat itu diganti dengan parlemen yang baru. 2). Menuntut segera dilaksanakan Pemilu. Semoga membantu. 🙏


Shindy T

01 September 2023 02:16

Coba kamu cari informasi tentang pergolakan daerah yang muncul pada masa kabinet AllI 11


Doni I

12 September 2023 05:24

Halo Agita M. Kakak bantu jawab ya. Peristiwa pada tanggal 17 oktober 1952 adalah adanya demonstrasi yang dilakukan oleh pasukan Angkatan darat. Tokoh yang terlibat salah satunya yaitu Kolonel dr. Mustopo. Tuntutan yang dilakukan pada saat demosntrasi yaitu menuntut untuk presiden mengganti parlemen dan segera melakukan pemilihan umum. Berikut penjelasannya ya. Pada 13 Juli 1952, Kolonel Bambang Supeno, orang tidak jauh Bung Karno yang sering keluar-masuk Istana, mengirim surat ke Perdana Menteri Wilopo, Presiden dan DPRS, menyatakan tak mempercayai lagi pimpinan Angkatan Perang, khususnya Angkatan Darat (dipimpin Nasution). Bambang Supeno-lah yang melobi Bung Karno sampai Bambang Sugeng yang belakang sekalinya mengganti Nasution sebagai KSAD. Nasution dipecat. Tujuh perwira kawasan mempunyai yang ditahan dan digeser posisinya. Pada tanggal 17 Oktober 1952 terjadi demonstrasi di Jakarta. Semula massa mendatangi gedung parlemen, kemudian mereka menuju Istana Presiden untuk mengajukan tuntutan pembubaran parlemen dan menggantinya dengan parlemen baru serta tuntutan segera dilaksanakan pemilihan umum. Penyebab utama dari peristiwa ini yaitu terlalu jauhnya campur tangan kaum politisi terhadap masalah intern Angkatan Perang Republik Indonesia (APRI). Demonstrasi ini direncanakan Markas Akbar Angkatan Darat atas inisiatif Letnan Kolonel Sutoko dan Letnan Kolonel S. Parman. Pelaksanaannya diorganisasi oleh Kolonel dr. Mustopo Kepala Kedokteran Gigi Angkatan Darat dan Perwira Penghubung Presiden, dan Letnan Kolonel Kemal Idris, Komandan Garnisun Jakarta. Seksi Intel Divisi Siliwangi mengerahkan demonstran dari luar Ibukota dengan berkendaraan truk militer. Pada waktu itu, Pasukan Tank muncul di Lapangan Merdeka, dan beberapa pucuk meriam diarahkan ke Istana Presiden. Peristiwa 17 Oktober 1952 ini diupayakan diselesaikan melewati pertemuan Rapat Collegial (Raco) tanggal 25 Februari 1955 yang melahirkan kesepakatan Piagam Keutuhan Angkatan Darat yang ditandatangani oleh 29 perwira senior Angkatan Darat. Semoga membantu😊


Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?

Tanya ke AiRIS

Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

Chat AiRIS

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

Apakah benar NIBKD dan MBKS dibentuk guna menghadapi kekuatan Belanda? Jelaskan!

30

5.0

Jawaban terverifikasi