Lala L

27 Juni 2022 16:06

Iklan

Lala L

27 Juni 2022 16:06

Pertanyaan

Cermatilah teks berikut. Super Blue Blood Moon, Sekali dalam 2.380 Purnama Super Blue Blood Moon yang terjadi pada 31 Januari 2018 merupakan fenomena alam langka yang menakjubkan. Nama peristiwa tersebut diberikan oleh Badan Penerbangan dan Antariksa Amerika Serikat (NASA). Hal ini disebabkan ada tiga fenomena yang terjadi dalam satu waktu bersamaan, yaitu Super Moon, Blue Moon, dan Blood Moon. Super Moon menandakan bulan berada di posisi sangat dekat dengan bumi. Blue Moon menandakan bulan purnama kedua dalam satu bulan. Blood Moon menandakan bula memancarkan warna merah darah. Menurut perhitungan, peristiwa ini hanya terjadi 0,042 persen dari keseluruhan purnama atau hanya sekali dalam 2.380 kali purnama (satu kali dalam 192 tahun). Super Blue Blood Moon atau Gerhana Bulan Total Perige ini terjadi saat matahari, bumi, dan bulan hampir berada dalam satu garis lurus. Saat itu, permukaan bulan tidak terkena cahaya matahari karena terhalang bumi. Gerhana bulan selalu terjadi pada saat bulan dalam keadaan purnama. Meski begitu, tidak setiap purnama melahirkan gerhana. lni karena bidang orbit bulan membentuk sudut lima derajat terhadap ekliptika (bidang orbit bumi mengelilingi matahari). Umumnya, dalam satu tahun terjadi dua hingga tiga kali gerhana bulan. Pada 2018 ini, gerhana bulan terjadi pada 31 Januari dan 28 Juli nanti. Keduanya merupakan gerhana bulan total yang merupakan kejadian cukup langka. Pada gerhana bulan total 31 Januari, bulan mulai memasuki bayangan umbra bumi pukul 18.48 WIB. Bayangan hitam mulai muncul di permukaan bulan. Akhirnya, bulan purnama akan tampak berubah bentuk menjadi bulan setengah dan bulan sabit. Pada puncaknya, bulan akan terlihat kemerahan sekitar pukul 19.52-21.08 WIB. Warna merah pada bulan ini muncul karena cahaya matahari dihamburkan oleh debu dan molekul di atmosfer bumi. Warna biru akan terhamburkan lebih kuat, sedangkan warna merah dapat lolos melewati atmosfer bumi dan sampai ke permukaan bulan. Bulan pun tampak berwarna kemerahan. Sebagian orang jaman dahulu menyebut gerhana bulan total sebagai blood moon atau bulan merah-darah. Warna bulan saat puncak gerhana pun tak selalu sama. Kadang bulan berwarna merah oranye, merah bata, merah kecokelatan, hingga merah gelap. Perbedaan warna tersebut bergantung pada banyaknya kandungan uap air, polutan udara hasil pembakaran atau asap pabrik/kendaraan bermotor, debu, dan abu letusan gunung berapi. Bulan akan tampak semakin gelap seiring dengan makin banyaknya kandungan material tersebut. Sekitar pukul 22.11 WIB, bulan meninggalkan umbra bumi menuju bagian penumbra. Saat itu, bulan kembali terlihat sebagai purnama yang redup karena pengaruh bayangan penumbra bumi. Baru pada pukul 23.08 WIB, bulan tidak lagi berada di dalam bayangan bumi dan gerhana bulan benar-benar berakhir. Bulan kembali tampak sebagai purnama yang terang. Indonesia merupakan salah satu wilayah yang dapat menyaksikan Super Blue Blood Moon secara maksimal. Beberapa negara di Timur Tengah, Asia, Rusia Timur, Australia, dan Selandia Baru juga dapat menyaksikan peristiwa tersebut. Ada pula negara yang justru menikmatinya pada pagi hari, seperti bagian barat Amerika Utara, Alaska, dan Kepulauan Hawaii. Namun, beberapa bagian dunia tidak dapat menyaksikan peristiwa astronomi spektakuler tersebut secara langsung, seperti London dan Afrika Selatan. Karena langka, fenomena tersebut diabadikan oleh orang-orang yang menyaksikannya, baik berupa foto, video, maupun gambar. Sumber: sains.kompas. com Mengapa Super Blue Blood Moon terjadi? Jelaskan.

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

00

:

18

:

25

:

17

Klaim

1

1

Jawaban terverifikasi

Iklan

N. Dwi

28 Juni 2022 01:19

Jawaban terverifikasi

Super Blue Blood Moon terjadi karena adanya tiga fenomena yang terjadi dalam satu waktu, yaitu Super Moon, Blue Moon, dan Blood Moon. Untuk memahami jawaban tersebut, perhatikan pembahasan berikut. Informasi adalah kumpulan penjelasan yang disampaikan pada khalayak. Informasi bersifat penting sehingga dalam bentuk teks menjadi inti suatu pembahasan. Informasi dapat disampaikan dengan dua jenis, yaitu: a) informasi tersurat adalah informasi yang disampaikan secara langsung, dan b) informasi tersirat adalah informasi yang disampaikan secara tidak langsung sehingga harus memahami paragraf dengan saksama. Cara menemukan informasi dalam sebuah teks adalah sebagai berikut. 1. Bacalah teks secara keseluruhan dengan saksama. 2. Tentukan informasi penting dalam teks. 3. Pahami setiap informasi yang disampaikan. 4. Cocokkan informasi yang didapatkan dengan teksnya. Berdasarkan penjelasan, Super Blue Blood Moon terjadi karena adanya tiga fenomena yang terjadi dalam satu waktu, yaitu Super Moon, Blue Moon, dan Blood Moon. Penyebab terjadinya Super Blue Blood Moon tersebut dijelaskan dalam kutipan kalimat, yaitu "Hal ini disebabkan ada tiga fenomena yang terjadi dalam satu waktu bersamaan, yaitu Super Moon, Blue Moon, dan Blood Moon." Dengan demikian, Super Blue Blood Moon terjadi karena adanya tiga fenomena yang terjadi dalam satu waktu, yaitu Super Moon, Blue Moon, dan Blood Moon.


Iklan

Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?

Tanya ke AiRIS

Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

Chat AiRIS

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

1. Sejak kecil kau telah akrab dengan lingkungan sekolah ini karena sering diajak ibumu kemari. Tak heran ketika sudah waktunya untuk masuk sekolah, kau begitu **supel** dan teman-temanmu pun sudah banyak. Mereka umumnya murid-murid yang pernah diajar ibumu waktu kelas satu. Sedangkan aku? Aku waktu itu baru saja pindah ke kota kecil ini. Makna kata bercetak tebal dalam kutipan cerpen tersebut adalah .... A. ramah C. santun B. sopan D. baik

38

5.0

Jawaban terverifikasi

Teks berikut untuk soai nomor 4. 1) Ilmuwan di berbagai belahan dunia berkejaran dengan waktu untuk menciptakan vaksin guna mengatasi virus Corona jenis baru. Vaksin perlu segera diciptakan karena kematian akibat virus Corona yang terus bertambah dan penyebaran virus yang kian meluas. 2) Pada Jum'at (7-2-2020), Komisi Kesehatan Nasional Cina mencatat jumlah kematian akibat virus Corona baru telah mencapai 636 kasus, sedangkan jumlah warga yang terinfeksi menjadi 31.161 kasus. Kasus terbanyak terjadi di Hubei, Cina, tempat vi kesehatan du niairus pertama muncul. Selain di Cina, virus itu kini telah menyebar ke lebih dari 25 negara. 3) Para ilmuwan bekerja dalam kecepatan penuh untuk menemukan vaksin bagi virus Corona baru atau penyakit pernapasan akut 2019-nCOV. Sebagai pusat epidemic, ilmuwan Cina berupaya menemukan vaksin bagi virus itu. Perkembangan terbaru adalah mereka menciptakan peta genetik virus. 4) Ilmuwan dari Australia, Kanada, hingga Prancis ikut menciptakan berbagai jenis inokulasi bersama sejumlah perusahaan biotek dan vaksin. Beberapa waktu lalu, Kepala Laboratorium Identifikasi Virus dari Institut Peter Doherty untuk Infeksi dan kekebalan, Melbourne, Julian Druce, menyatakan mereka mengembangkan virus Corona versi laboratorium dari tubuh pasien yang terinfeksi untuk uji coba. Tanggapan yang sesuai dengan berita tersebut adalah ... A. Pemerintah Australia telah tanggap menghadapi serangan virus Corona dengan menemukan vaksin virus tersebut. B. Para ilmuan perlu segera mempelajari virus corona yang menjadi masalah besar bagi kesehatan dunia karena persebarannya sangat cepat. C. Masyarakat perlu mawas diri dan menjaga kesehatan dalam menghadapi serangan virus corona yang mulai menyebar di Indonesia, D. Virus corona menjadi masalah besar bagi kesehatan manusia.

12

0.0

Jawaban terverifikasi

Iklan