Hi H

19 Juli 2021 02:35

Iklan

Hi H

19 Juli 2021 02:35

Pertanyaan

ceritakan secara singkat kondisi perbankan di Indonesia sebelum dan sesudah deregulasi

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

00

:

08

:

05

:

32

Klaim

1

2

Jawaban terverifikasi

Iklan

N. Shoimah

Mahasiswa/Alumni Universitas Negeri Yogyakarta

19 Juli 2021 05:20

Jawaban terverifikasi

Halo Hi Kehidupan perbankan dimulai sejak VOC beroperasi di Nusantara, VOC selain sebagai lembaga perdagangan, juga melaksanakan fungsi lembaga keuangan itu sendiri yang kemudian berkembang menjadi fungsi bank-bank umum. Perbankan pada sebelum pertengahan abad 19 sebagian besar dilakukan oleh De Javasche Bank (JB) dan Nederlansche Handel Maatschappij (NHM) yang merupakan bank resmi pemerintah Belanda. Pada saat pendudukan Jepang, JB menjadi bank sentral yang dikuasai pemerintah Jepang. Proklamasi kemerdekaan 17 Agustus 1945 membawa angin segar bagi Indonesia untuk menggerakan perbankan dengan melakukan nasionalisasi bank-bank yang ada tak terkecuali JB. Saat ini JB menjadi Bank Indonesia (BI) yang merupakan bank sentral atau induk bank-bank lain. Secara garis besar ada empat periode perbankan Indonesia. Yang pertama kondisi perbankan sebelum serangkaian paket-paket deregulasi yang dimulai sejak tahun 1990-an. Yang kedua kondisi berbankan setelah munculnya deregulasi sampai krisis ekonomi pada tahun 1990-an. Yang ketiga kondisi perbankan pada masa krisis ekonomi sejak tahun 1990-an. Yang keempat kondisi perbankan pada saat sekarang. Kondisi perbankan di Indonesia selain dipengaruhi oleh faktor internal, juga dipengaruhi oleh faktor eksternal seperti kondisi perekonomian, politik, hukum, dan sosial. Deregulasi adalah proses menghilangkan/mengurangi aturan administratif yang mengekang kebebasan gerak modal, barang, dan jasa. Kondisi perbankankan sebelum deregulasi diantaranya: 1. Tidak ada peraturan perundangan yang mengatur dengan jelas mengenai perbankan. 2. Banyak bank yang menanggung program pemerintah. 3. Instrumen pasar uang yang terbatas. 4. Jumlah bank swasta relatif sedikit. 5. Sulitnya pendirian bank baru. 6. Persaingan antar bank tidak ketat. 7. Posisi tawar-menawar bank relatif lebih kuat dari pada nasabah. 8. Prosedur berhubungan dengan bank yang rumit. 9. Bank belum menjadi alternatif utama bagi masyarakat untuk menyimpan dan meminjam dana. 10. Mobilisasi dana lewat perbankan sangat rendah. 11. Ada kredit likuiditas Bank Indonesia (KLBI) pada bank-bank tertentu. Kondisi perbankan sesudah deregulasi diantaranya: 1. Adanya peraturan yang memberikan kepastian hukum. 2. Jumlah bank swasta menjadi bertambah. 3. Tingkat persaingan antar bank semakin kuat. 4. Kepercayaan masyarakat terhadap bank semakin meningkat. 5. Mobilisasi dana melalui sektor perbankan semakin besar. Mapel: Sejarah Kelas: 12 SMA Topik: Masa Orde Baru Hingga Reformasi Semoga membantu ya.


Iklan

Ikhsan N

23 Maret 2023 14:14

Kondisi saat krisis ekonomi mulai akhir 1990-an


Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?

Tanya ke AiRIS

Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

Chat AiRIS

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

Apakah benar NIBKD dan MBKS dibentuk guna menghadapi kekuatan Belanda? Jelaskan!

28

5.0

Jawaban terverifikasi