Nada S

04 Februari 2024 07:10

Iklan

Nada S

04 Februari 2024 07:10

Pertanyaan

Cara membuat garis astronomi peta wilayah kerajaan Majapahit

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

00

:

01

:

46

:

06

Klaim

2

2

Jawaban terverifikasi

Iklan

Erwin A

Community

05 Februari 2024 03:06

Jawaban terverifikasi

<h2>Cara Membuat Garis Astronomi Peta Wilayah Kerajaan Majapahit</h2><p>Membuat garis astronomi peta wilayah Kerajaan Majapahit membutuhkan beberapa langkah:</p><p><strong>1. Mengumpulkan Data:</strong></p><ul><li><strong>Koordinat geografis:</strong> Kumpulkan koordinat geografis (garis lintang dan garis bujur) dari berbagai lokasi di wilayah Kerajaan Majapahit. Data ini dapat diperoleh dari berbagai sumber, seperti peta kuno, prasasti, atau penelitian arkeologi.</li><li><strong>Data astronomi:</strong> Kumpulkan data astronomi, seperti posisi Matahari, Bulan, dan bintang-bintang pada periode Kerajaan Majapahit. Data ini dapat diperoleh dari almanak kuno atau perhitungan astronomi.</li></ul><p><strong>2. Memilih Proyeksi Peta:</strong></p><p>Pilih proyeksi peta yang sesuai untuk wilayah Kerajaan Majapahit. Proyeksi peta yang umum digunakan untuk peta astronomi adalah proyeksi Mercator atau proyeksi Lambert.</p><p><strong>3. Menggambar Garis Astronomi:</strong></p><ul><li><strong>Garis lintang:</strong> Gunakan koordinat garis lintang untuk menggambar garis lintang pada peta. Garis lintang adalah garis horizontal yang menghubungkan titik-titik dengan garis lintang yang sama.</li><li><strong>Garis bujur:</strong> Gunakan koordinat garis bujur untuk menggambar garis bujur pada peta. Garis bujur adalah garis vertikal yang menghubungkan titik-titik dengan garis bujur yang sama.</li><li><strong>Garis deklinasi:</strong> Gunakan data astronomi untuk menggambar garis deklinasi pada peta. Garis deklinasi adalah garis yang menghubungkan titik-titik dengan ketinggian Matahari atau Bulan yang sama pada langit.</li><li><strong>Ecliptic:</strong> Gambar garis ekliptika pada peta. Ecliptic adalah jalur yang dilalui Matahari di langit selama setahun.</li></ul><p><strong>4. Menandai Lokasi Penting:</strong></p><p>Tandai lokasi penting di wilayah Kerajaan Majapahit pada peta, seperti ibukota kerajaan, pelabuhan, dan tempat-tempat suci.</p><p><strong>5. Verifikasi dan Interpretasi:</strong></p><p>Verifikasi peta dengan data sejarah dan arkeologi untuk memastikan keakuratannya. Interpretasi peta dapat memberikan informasi tentang berbagai aspek Kerajaan Majapahit, seperti sistem navigasi, astronomi, dan tata ruang.</p><p><strong>Membuat garis astronomi peta wilayah Kerajaan Majapahit membutuhkan:</strong></p><ul><li>Pengetahuan tentang astronomi dan kartografi</li><li>Keterampilan menggambar dan desain</li><li>Akses ke data dan sumber daya yang relevan</li></ul><p><strong>Membuat peta astronomi wilayah Kerajaan Majapahit dapat membantu:</strong></p><ul><li>Memahami sistem navigasi dan astronomi yang digunakan pada masa Kerajaan Majapahit</li><li>Menentukan lokasi penting di wilayah Kerajaan Majapahit</li><li>Mempelajari tata ruang dan struktur Kerajaan Majapahit</li></ul><p><strong>Contoh:</strong></p><p>Berikut adalah contoh proyeksi peta Mercator dengan garis lintang, garis bujur, dan garis deklinasi:</p><p>Contoh Proyeksi Peta Mercator</p><p>&nbsp;</p>

Cara Membuat Garis Astronomi Peta Wilayah Kerajaan Majapahit

Membuat garis astronomi peta wilayah Kerajaan Majapahit membutuhkan beberapa langkah:

1. Mengumpulkan Data:

  • Koordinat geografis: Kumpulkan koordinat geografis (garis lintang dan garis bujur) dari berbagai lokasi di wilayah Kerajaan Majapahit. Data ini dapat diperoleh dari berbagai sumber, seperti peta kuno, prasasti, atau penelitian arkeologi.
  • Data astronomi: Kumpulkan data astronomi, seperti posisi Matahari, Bulan, dan bintang-bintang pada periode Kerajaan Majapahit. Data ini dapat diperoleh dari almanak kuno atau perhitungan astronomi.

2. Memilih Proyeksi Peta:

Pilih proyeksi peta yang sesuai untuk wilayah Kerajaan Majapahit. Proyeksi peta yang umum digunakan untuk peta astronomi adalah proyeksi Mercator atau proyeksi Lambert.

3. Menggambar Garis Astronomi:

  • Garis lintang: Gunakan koordinat garis lintang untuk menggambar garis lintang pada peta. Garis lintang adalah garis horizontal yang menghubungkan titik-titik dengan garis lintang yang sama.
  • Garis bujur: Gunakan koordinat garis bujur untuk menggambar garis bujur pada peta. Garis bujur adalah garis vertikal yang menghubungkan titik-titik dengan garis bujur yang sama.
  • Garis deklinasi: Gunakan data astronomi untuk menggambar garis deklinasi pada peta. Garis deklinasi adalah garis yang menghubungkan titik-titik dengan ketinggian Matahari atau Bulan yang sama pada langit.
  • Ecliptic: Gambar garis ekliptika pada peta. Ecliptic adalah jalur yang dilalui Matahari di langit selama setahun.

4. Menandai Lokasi Penting:

Tandai lokasi penting di wilayah Kerajaan Majapahit pada peta, seperti ibukota kerajaan, pelabuhan, dan tempat-tempat suci.

5. Verifikasi dan Interpretasi:

Verifikasi peta dengan data sejarah dan arkeologi untuk memastikan keakuratannya. Interpretasi peta dapat memberikan informasi tentang berbagai aspek Kerajaan Majapahit, seperti sistem navigasi, astronomi, dan tata ruang.

Membuat garis astronomi peta wilayah Kerajaan Majapahit membutuhkan:

  • Pengetahuan tentang astronomi dan kartografi
  • Keterampilan menggambar dan desain
  • Akses ke data dan sumber daya yang relevan

Membuat peta astronomi wilayah Kerajaan Majapahit dapat membantu:

  • Memahami sistem navigasi dan astronomi yang digunakan pada masa Kerajaan Majapahit
  • Menentukan lokasi penting di wilayah Kerajaan Majapahit
  • Mempelajari tata ruang dan struktur Kerajaan Majapahit

Contoh:

Berikut adalah contoh proyeksi peta Mercator dengan garis lintang, garis bujur, dan garis deklinasi:

Contoh Proyeksi Peta Mercator

 


Iklan

Kevin L

Gold

11 Februari 2024 00:12

Jawaban terverifikasi

Untuk membuat garis astronomi peta wilayah kerajaan Majapahit, kita perlu memahami beberapa konsep dasar dalam pembuatan peta dan sejarah kerajaan Majapahit itu sendiri. Penjelasan: 1. Pertama, kita perlu mengetahui batas-batas wilayah kerajaan Majapahit. Dari sumber sejarah, kita tahu bahwa wilayah Majapahit meliputi Sumatera, Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur, dan Indonesia timur. Informasi ini diperoleh dari buku yang ditulis oleh pedagang Tiongkok bernama Wang Tayuan. 2. Kedua, kita perlu mengetahui koordinat geografis dari wilayah-wilayah tersebut. Koordinat ini biasanya dinyatakan dalam bentuk derajat lintang dan bujur. 3. Ketiga, kita perlu menggambar garis astronomi pada peta. Garis astronomi adalah garis yang menghubungkan titik-titik dengan koordinat geografis yang sama. Misalnya, garis khatulistiwa adalah garis astronomi yang menghubungkan semua titik dengan lintang 0 derajat. 4. Keempat, kita perlu menggambar garis-garis ini pada peta dengan menggunakan alat bantu seperti penggaris dan kompas. Pastikan untuk menggambar garis-garis ini dengan akurat agar peta yang dihasilkan dapat digunakan untuk tujuan penelitian atau pendidikan. Kesimpulan: Untuk membuat garis astronomi peta wilayah kerajaan Majapahit, kita perlu mengetahui batas-batas wilayah kerajaan, koordinat geografis dari wilayah-wilayah tersebut, dan cara menggambar garis astronomi pada peta. Semoga penjelasan ini membantu kamu 🙂.


Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?

Tanya ke AiRIS

Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

Chat AiRIS

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

A. BERILAH TANDA SILANG (X) PADA HURUF A, B, ATAU C PADA JAWABAN YANG BENAR! 1. Kerajaan Hindu tertua di Indonesia adalah kerajaan …. a. Sriwijaya b. Singasari c. Kutai d. Majapahit 2. Prasasti Batu Bertulis, Prasasti Tugu dan Prasasti Kebon Kopi adalah peninggalan kerajaan …. a. Majapahit b. Demak c. Tarumanegara d. Gowa-Tallo 3. Kerajaan Mataram Islam mencapai puncak kejayaan pada masa pemerintahan …. a. Hayam Wuruk b. Sultan Agung c. Sultan Ageng Tirtayasa d. Sultan Hasanudin 4. Kerajaan Islam pertama di Indonesia adalah …. a. Aceh b. Demak c. Gowa-Tallo d. Samudra Pasai 5. Berikut adalah peninggalan kerajaan Islam, kecuali … a. Masjid Demak b. Menara Kudus c. Candi Borobudur d. Pondok Pesantren 6. Kerajaan Majapahit dikenal dengan kerajaan yang mempunyai …. a. Permaisuri yang cantik-cantik b. Angkatan darat yang banyak c. Raja-raja yang bijak d. Kekuatan maritim yang besar 7. Berikut ini yang bukan termasuk kenampakan alam adalah …. a. Sungai b. Pelabuhan c. Danau d. Gunung 8. Daratan yang menjorok ke laut dinamakan …. a. Lembah b. Teluk c. Selat d. Tanjung 9. Wilayah Indonesia dibagi menjadi …. waktu. a. 3 bagian b. 4 bagian c. 2 bagian d. 1 bagian 10. Dataran tinggi Dieng terdapat di Provinsi …. a. Jawa Tengah b. Jawa timur c. Jawa barat d. Banten 11. Kota Semarang, Palembang dan Padang termasuk wilayah Indonesia dengan pembagian waktu … a. WITA b. WIB c. WIT d. WIS 12. Keanekaragaman suku-suku bangsa Indonesia antara lain dipengaruhi oleh …. a. Perbedaan kondisi lingkungan yang ditempati b. Persamaan lingkungan pulau yang ditempati c. Banyaknya gunung berapi di Indonesia d. Perbedaan jenis iklim antar pulau di Indonesia 13. Suku Asmat, Bintuni dan Sentani berasal dari pulau …. a. Kalimantan b. Sumatra c. Papua d. Jawa 14. Upacara pembakaran jenazah di Bali dikenal dengan nama …. a. Wiwit b. Legong c. Ngaben d. Kecak 15. Berikut adalah suku-suku yang ada di pulau Jawa, kecuali …. a. Jawa b. Sunda c. Toraja d. Tengger 16. Alat musik berikut ini yang berasal dari daerah Nusa Tenggara adalah …. a. Bonang b. Sasando c. Popondi d. Rebab 17. Berikut ini adalah contoh pakaian adat yang benar sesuai daerah asalnya adalah …. a. Ulos dari Jawa Barat b. Baju Kurung dari Sumatra Barat c. Beskap dari Sumatra Utara d. Kebaya dari Kalimantan Selatan 18. Berikut yang tidak termasuk kebudayaan daerah Indonesia adalah …. a. Tarian daerah b. Lagu daerah c. Bahasa daerah d. Tanah daerah 19. Orang yang menggunakan jasa atau barang disebut …. a. produsen b. Distributor c. Konsumen d. Penyalur 20. Kegiatan ekonomi yang menghasilkan barang, yaitu …. a. Usaha angkutan b. Usaha tukang cukur c. Usaha pelayanan kesehatan d. Usaha membuat makanan

7

5.0

Jawaban terverifikasi