Toni K

07 Oktober 2022 03:42

Iklan

Toni K

07 Oktober 2022 03:42

Pertanyaan

Bukti Teknologi Malah Membuat Kita Makin *Bodoh Perbincangan mengenai teknologi memang menarik bagi siapa pun, termasuk para akademisi dan ilmuwan. Salah satu topik yang banyak menyedot perhatian tentang teknologi adalah dampak penggunaannya. Tak jarang, perbincangan ini memunculkan pendapat-pendapat yang pro dan kontra. Mereka yang pro akan berusaha menunjukkan sejumlah dampak positif teknologi, sedangkan mereka yang kontra cenderung memberikan sejumlah bukti berupa dampak negatif. Teknologi memang menawarkan kemudahan dan kenyamanan dalam hidup manusia. Bahkan, hanya dengan mengetikkan kata kunci tertentu, kita bisa dengan mudah mendapatkan informasi apa pun lewat mesin pencari seperti Google. Namun, sadarkah Anda bahwa kemudahan yang selama ini kita dapat dari teknologi justru bisa membuat kita semakin bodoh? Bahkan, penelitian Betsy Sparrow dari Universitas Columbia, New York, memaparkan bahwa kehadiran mesin pencari ternyata mengubah cara kerja otak kita. "Kehadiran Google memang membuat kita dapat menyimpan dan mendapatkan berbagai informasi. Akan tetapi, hal tersebut justru menurunkan kemampuan kita untuk mengingat informasi terse but," papar Betsy. Berikut alasan mengapa teknologi justru menurunkan kemampuan otak kita: 1. Menyebabkan masalah konsentrasi Beberapa masalah yang terjadi pada tingkat konsentrasi ketika Anda menggunakan perangkat teknologi secara berlebihan adalah menurunkan fokus , membuyarkan konsentrasi, dan sulit berkonsentrasi. Sebuah riset para ilmuwan Universitas Texas, Austin mengungkapkan bahwa mengatur setelan ponsel ke mode senyap bukan solusi bagi kita untuk dapat berkonsentrasi saat bekerja. Alasannya, ternyata alam bawah sadar kita masih tertuju pada ponsel meski kita sudah memilih silent mode. 2. Memperburuk tata bahasa Jika Anda sering melakukan kesalahan dalam penulisan (typo), bisa jadi Anda telah terserang dampak negatif dari perangkat gawai. Fitur auto correct (fitur untuk memperbaiki kesalahan ejaan saat menu lis pesan) terkadang malah membuat kesalahan dalam penulisan. Typo yang dilakukan terlalu sering dapat menjadi pertanda bahwa Anda orang yang ceroboh. 3. Menyebabkan seseorang untuk terbiasa membaca tanpa sadar Apakah Anda pernah membaca beru lang sebuah berita lewat aplikasi di ponsel tanpa menyadarinya? Jika ya, berarti daya ingat Anda telah menurun. Ternyata, sebuah fakta yang dilansir dari ResearchGate menunjukkan bahwa mereka yang membaca cerita pendek melalui kertas lebih mengingat detail ceritanya dibandingkan mereka yang membaca melalui gawai. 4. Membuat seseorang malas membaca Sebelum video game ada, anak-anak memilih membaca buku untuk mengisi waktu luang . Video game menjadi salah satu penyebab anak malas membaca buku. Bahkan, sebuah studi yang dilansir dari Educational Psychology menunjukkan fakta bahwa bermain video game memiliki pengaruh kecil untuk kemampuan akademis anak dibanding membaca buku. 5. Mempermudah seseorang memercayai hoaks Sebelum kehadiran media sosial, kita mendapat berita lewat tabloid, koran, atau majalah dengan sumber berita yang kredibel. Kini kehadiran media sosial telah mengganti semuanya. Sayangnya, sebagian besar berita yang tersebar di media sosial tidak jelas sumber informasinya. Namun, kita justru dengan mudah memercayainya. 6. Menurunkan kemampuan membaca emosi UCLA Newsroom mengungkapkan bahwa terlalu sering menggunakan teknologi (seperti smartphone dan komputer) ternyata melemahkan kemampuan anak untuk membaca isyarat emosi . Sebenarnya, kemampuan membaca isyarat emosi membutuhkan interaksi sosial yang banyak, dan hal ini sulit dicapai jika anak lebih banyak berkutat dengan gawainya. 7. Mengakibatkan anak mengalami kesulitan bicara Penelitian yang dipresentasikan dalam Pertemuan llmu Akademik Pediatrik 2017 menemukan fakta bahwa ada kaitan antara perkembangan kemampuan bicara balita dan jumlah waktu penggunaan ponsel. Senada dengan hal tersebut, para ilmuwan mengungkapkan bahwa 50 persen bayi berusia kurang dari 3 tahun mengalami risiko lambat bicara dalam setiap penggunaan ponsel berdurasi 30 menit. Pada dasarnya, teknologi bermanfaat apabila digunakan secara bijak. Ketujuh butir dampak negatif tersebut memperlihatkan pengunaan teknologi dengan cara yang melampaui batas. Kini, sudah saatnya bagi kita menggunakan teknologi tanpa membahayakan diri sendiri. (Sumber: kompas.com) Berikut yang bukan alasan teknologi dapat menurunkan kemampuan otak adalah ... a. Kehadiran teknologi mampu mengurangi tingkat kemampuan seseorang dalam memahami isyarat-isyarat emosi. b. Kehadiran teknologi memiliki pengaruh yang kurang baik bagi kemampuan daya ingat. c. Kehadiran teknologi mampu meningkatkan risiko lambat berbicara bagi anak-anak berusia tiga tahun ke bawah. d. Kehadiran teknologi tidak memiliki pengaruh negatif dalam penggunaan tata bahasa seseorang dalam tulisan.

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

01

:

21

:

25

:

37

Klaim

1

1

Jawaban terverifikasi

Iklan

R. Sari

Mahasiswa/Alumni Universitas Islam Negeri Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung

08 Desember 2022 11:49

Jawaban terverifikasi

Jawaban yang benar adalah D. Kehadiran teknologi tidak memiliki pengaruh negatif dalam penggunaan tata bahasa seseorang dalam tulisan. Berdasarkan pemaparan teks di atas dapat diketahui bahwa, yang bukan alasan teknologi dapat menurunkan kemampuan otak adalah kehadiran teknologi tidak memiliki pengaruh negatif dalam penggunaan tata bahasa seseorang dalam tulisan. Hal ini karena berdasarkan teks di atas tepatnya pada nomor 2, disebutkan bahwa "Jika Anda sering melakukan kesalahan dalam penulisan (typo), bisa jadi Anda telah terserang dampak negatif dari perangkat gawai." Jadi, jawaban yang benar adalah D. Kehadiran teknologi tidak memiliki pengaruh negatif dalam penggunaan tata bahasa seseorang dalam tulisan.


Iklan

Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?

Tanya ke AiRIS

Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

Chat AiRIS

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

1. Sejak kecil kau telah akrab dengan lingkungan sekolah ini karena sering diajak ibumu kemari. Tak heran ketika sudah waktunya untuk masuk sekolah, kau begitu **supel** dan teman-temanmu pun sudah banyak. Mereka umumnya murid-murid yang pernah diajar ibumu waktu kelas satu. Sedangkan aku? Aku waktu itu baru saja pindah ke kota kecil ini. Makna kata bercetak tebal dalam kutipan cerpen tersebut adalah .... A. ramah C. santun B. sopan D. baik

53

5.0

Jawaban terverifikasi

Teks berikut untuk soai nomor 4. 1) Ilmuwan di berbagai belahan dunia berkejaran dengan waktu untuk menciptakan vaksin guna mengatasi virus Corona jenis baru. Vaksin perlu segera diciptakan karena kematian akibat virus Corona yang terus bertambah dan penyebaran virus yang kian meluas. 2) Pada Jum'at (7-2-2020), Komisi Kesehatan Nasional Cina mencatat jumlah kematian akibat virus Corona baru telah mencapai 636 kasus, sedangkan jumlah warga yang terinfeksi menjadi 31.161 kasus. Kasus terbanyak terjadi di Hubei, Cina, tempat vi kesehatan du niairus pertama muncul. Selain di Cina, virus itu kini telah menyebar ke lebih dari 25 negara. 3) Para ilmuwan bekerja dalam kecepatan penuh untuk menemukan vaksin bagi virus Corona baru atau penyakit pernapasan akut 2019-nCOV. Sebagai pusat epidemic, ilmuwan Cina berupaya menemukan vaksin bagi virus itu. Perkembangan terbaru adalah mereka menciptakan peta genetik virus. 4) Ilmuwan dari Australia, Kanada, hingga Prancis ikut menciptakan berbagai jenis inokulasi bersama sejumlah perusahaan biotek dan vaksin. Beberapa waktu lalu, Kepala Laboratorium Identifikasi Virus dari Institut Peter Doherty untuk Infeksi dan kekebalan, Melbourne, Julian Druce, menyatakan mereka mengembangkan virus Corona versi laboratorium dari tubuh pasien yang terinfeksi untuk uji coba. Tanggapan yang sesuai dengan berita tersebut adalah ... A. Pemerintah Australia telah tanggap menghadapi serangan virus Corona dengan menemukan vaksin virus tersebut. B. Para ilmuan perlu segera mempelajari virus corona yang menjadi masalah besar bagi kesehatan dunia karena persebarannya sangat cepat. C. Masyarakat perlu mawas diri dan menjaga kesehatan dalam menghadapi serangan virus corona yang mulai menyebar di Indonesia, D. Virus corona menjadi masalah besar bagi kesehatan manusia.

26

0.0

Jawaban terverifikasi

Iklan