NAUFAL H

07 September 2021 15:22

Iklan

NAUFAL H

07 September 2021 15:22

Pertanyaan

Buatlah timeline mengenai peristiwa yang terjadi pada masa demokrasi liberal dan demokrasi terpimpin di Indonesia!

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

01

:

05

:

44

:

35

Klaim

8

1

Jawaban terverifikasi

Iklan

B. Hindarto

Mahasiswa/Alumni Universitas Negeri Jakarta

08 September 2021 05:48

Jawaban terverifikasi

Halo Naufal H A. DEMOKRASI LIBERAL (1950-1959) Demokrasi liberal di Indonesia di mulai dari thn 1950 hingga 1959, masa demokrasi liberal ini ditandai dengan sistem multipartai dan kabinet perlementer. Kemudian juga di tandai dengan berbagai ujian dari dalam negeri seperti pemisahan diri dari pemerintahan pusat dan pergangtian kabinet yang terlalu cepat dan masih banyak lagi sehingga akibatnya kepada ke stabilan politik, keamanan dan lain – lain menjadi terganggu. Pada pembahasan sebelum nya telah di bahas tentang peristiwa –peristiwa penting pada tahun 1950 saat indonesia dimulai di bagi-bagi menjadi republik Indonesia serikat hingga berkakhir pada 15 augustus 1950. Kemudian pada kesempatan ini akan di bahas tentang peristiwa pada masa demokrasi liberal setalah RIS di bubarkan di antaranya: 1. Pemberlakuan system kabinet parlementer Semenjak RIS dibubarkan dan kemudian berdirilah ngegara kesatuan republik Indonesia dengan pedoman UUDS 1950. Isi UUDS itu ialah menganut demokrasi liberal dan cabinet parlementer yang meniru konstitusi Negara-negara barat. Cirri-ciridemokrasi liberal di Indonesia 1) Kedudukan kepala Negara tidak dapat di ganggu gugat 2) kabinet dipimpin perdana menteri yang bertanggung jawab kepada parlementer 3) susunan anggota dan program kabinet didasarkan atas suara terbanyak dalam parlemen 4) masa jabatan kabinet tidak ditentukan dengan pasti lamanya 5) kabinet dapat dijatuhkan setiap waktu parlemen, sebaliknya pemerintahan dapat mebubarkan parlemen pada masa demokrasi liberal (1950-1959) telah terjadi pergantian kabinet sebnayak 7 kali diantaranya : a. kabinet natsir (6 Oktober 1950-21 Maret 1951) kabinet natsir merupakan kabinet pertama Indonesia setalah kembali kenegara kesatuan. Kabinet koalisi yang di pimpin partai masyumi ini di lantik oleh presiden pada 6 september 1950 dengan Muhammad natsir sebagai perdana menteri perdana meterinya. Kabinet ini memiliki formasi yang kuat karena didikung para tokoh yang ahli di bidangnya, yakini, sultan hemengkubuwono IX, Mr. Asaat, Ir. Djuanda dan Dr. Soemitro Djojohadikusumo. b. Kabinet sukiman – suwiryo (27 April 1951 – 23 Feberuari 1952) Kabinet ini merupakan koalisi partai besar pada saat itu, yaitu PNI dan Masyumi. Kabinet ini di pimpin oleh Dr. sukiman wirjosandjojo (Masyumi) dan Suwiryo (PNI). c. Kabinet wilopo (3 april 1952 – 3 juni 1953) Dengan bergantinya kabinet sukirman suwiryo, muncullah gagasan pembentukan zaken kabinet yaitu kabinet yang dbentuk oleh ppara menteri yang meilik kahlian pada bidangnya masing-masing. Kabinet ini di lantik pada tanggal 3 april di bawah kepemimpinan wilopo (PNI) d. Kabinet ali satroamidjojo I (31 juli 1953 – 1955) Pada tanggal 31 juli 1953 secara resmi terbentuk kabinet baru yang perdana menterinya mr. ali sastriamidjojo, kabinet ini didukung oleh PNI dan Nu. e. Kabinet burhanudin harahap (12 agustus 1955-3 maret 1956) Kabinet ini adalh koalisi dari beberapa parta, partai masyumi adalah sebagai intinya. Kabinet in sukses menyelenggarakan pemilu pertama bagi Indonesia pada bulan September-desmber 1955. f. Kabinet ali satroamidjojo II (20 maret 1956-14 maret 1957) Ali kemali dipercaya memimpin kabinet dan kabinet ini merupakankoalisi dari tiga partai besar, yaitu PNI, masyumi, dan NU. g. Kabinet juanda (9 april 1957 – 10 juli 1959) Pada masa kabinet ini banyak terjadi pergolakan di daerah – daerah di Indonesia 2. Pemilihan umum Persiapan menuju pemilu dirintis oleh kabinet ali I dan pelaksanaan dilakukan semsa kabinet burhanudin harahap pemilu pertama berlangsung 2 tahap : 1. 29 september 1955 digunakan untuk memilih anggota DPR 2. 15 desember 1955 pemilu dmanfaatkan untuk memilih anggota konstituante. Pada pemilu pertama ini 39 juta rakyat indonesai memberikan hak suaranya dengan tenang dan tertib. 3. Upaya konstituante menyusun undang undang dasar baru Knstituante dipilih rakyat dengan tugas merancang undang – undang dasar uud baru untuk menggantikan undang undang dasar sementara 1950. Anggota konstituante mulai siding pada 10 november 1956. Namun dalam perjalanan nya anggota onstituante in gagal dalam menetapkan undang-undang dasar RI. 4. Dekrit presiden 5 juli Setelah konstituante gagal menetapkan Uud RI, presiden RI soekarno mengeluarkan dekrit presiden, di bacakan pada acara resmi di istana merdeka pada 5 juli 1959. a. Pembubaran Konstituante b. Pemberlakuan kembali UUD 1945 dan tidak berlakunya UUDS 1950 c. Pembentukan MPRS dan DPAS dalam waktu yang sesingkat-singkatnya. DPR dalam sidangnya secara aklama si menyatakan akan berkerja dengan pedoman Uud 1945. Dengan demikian, Demokrasi Terpimpin adalah satu fase dalam perjalanan Sejarah Indonesia yang berlangsung dari tahun 1959-1966, di mana dalam penerapan sistem pemerintahannya berjalan terpusat atau dipimpin oleh seorang Presiden. Mapel: Sejarah kelas: 11 SMA Topik: Akar Nasionalisme, Demokrasi, dan Strategi Pergerakan Semoga Membantu Ya : )

alt
alt

Iklan

Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?

Tanya ke AiRIS

Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

Chat AiRIS

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

Apakah benar NIBKD dan MBKS dibentuk guna menghadapi kekuatan Belanda? Jelaskan!

28

5.0

Jawaban terverifikasi