Anonim A

24 September 2023 22:10

Iklan

Anonim A

24 September 2023 22:10

Pertanyaan

Buatlah cerpen "bertengkar dengan teman"dengan tema pendidikan (matematika)harus ad percakapan nya

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

00

:

07

:

32

:

02

Klaim

1

1


Iklan

Meikarlina S

Community

25 September 2023 09:37

<p>Judul: "Bertengkar dengan teman"</p><p>Suatu hari di sekolah, Rina dan Dina, dua sahabat yang selalu bersama, terlibat dalam pertengkaran. Mereka adalah siswa terbaik di kelas matematika, tetapi hari ini, mereka memiliki pendapat yang berbeda tentang cara menyelesaikan suatu soal.</p><p>"Kamu salah, Dina! Jawabannya adalah 42, bukan 24!" Rina menunjukkan bukunya dengan tegas.</p><p>Dina memandang Rina dengan ekspresi bingung, "Tidak, Rina. Aku yakin jawabannya 24. Kita bisa cek di buku jawaban."</p><p>Rina menggeleng, "Buku jawaban bisa salah, Dina. Kita harus memahami konsepnya, bukan hanya mengandalkan buku jawaban."</p><p>Pertengkaran mereka menarik perhatian Pak Budi, guru matematika mereka. "Apa yang terjadi di sini?" tanyanya dengan tenang.</p><p>Rina dan Dina menjelaskan perselisihan mereka kepada Pak Budi. Setelah mendengar argumen mereka, Pak Budi tersenyum dan berkata, "Baiklah, mari kita coba selesaikan soal ini bersama-sama di papan tulis."</p><p>Mereka bertiga berdiri di depan kelas, memecahkan soal itu langkah demi langkah. Pak Budi dengan sabar menjelaskan konsep dan metode yang harus digunakan. Akhirnya, mereka sampai pada jawaban yang benar: 42.</p><p>Dina tampak terkejut, tetapi kemudian tersenyum. "Kamu benar, Rina. Aku minta maaf sudah meragukanmu."</p><p>Rina mengangguk, "Tidak apa-apa, Dina. Yang penting kita belajar dari kesalahan ini."</p><p>Pak Budi menepuk bahu mereka berdua, "Saya bangga kalian berdua sangat peduli dengan matematika. Ingatlah, belajar bukan tentang selalu benar, tetapi tentang memahami konsep dan belajar dari kesalahan."</p><p>Sejak hari itu, Rina dan Dina tidak hanya menjadi lebih baik dalam matematika, tetapi juga belajar pentingnya mendengarkan dan menghargai pendapat orang lain. Meski mereka pernah bertengkar, perselisihan itu justru memperkuat persahabatan mereka dan membuat mereka lebih menghargai pendidikan matematika.</p>

Judul: "Bertengkar dengan teman"

Suatu hari di sekolah, Rina dan Dina, dua sahabat yang selalu bersama, terlibat dalam pertengkaran. Mereka adalah siswa terbaik di kelas matematika, tetapi hari ini, mereka memiliki pendapat yang berbeda tentang cara menyelesaikan suatu soal.

"Kamu salah, Dina! Jawabannya adalah 42, bukan 24!" Rina menunjukkan bukunya dengan tegas.

Dina memandang Rina dengan ekspresi bingung, "Tidak, Rina. Aku yakin jawabannya 24. Kita bisa cek di buku jawaban."

Rina menggeleng, "Buku jawaban bisa salah, Dina. Kita harus memahami konsepnya, bukan hanya mengandalkan buku jawaban."

Pertengkaran mereka menarik perhatian Pak Budi, guru matematika mereka. "Apa yang terjadi di sini?" tanyanya dengan tenang.

Rina dan Dina menjelaskan perselisihan mereka kepada Pak Budi. Setelah mendengar argumen mereka, Pak Budi tersenyum dan berkata, "Baiklah, mari kita coba selesaikan soal ini bersama-sama di papan tulis."

Mereka bertiga berdiri di depan kelas, memecahkan soal itu langkah demi langkah. Pak Budi dengan sabar menjelaskan konsep dan metode yang harus digunakan. Akhirnya, mereka sampai pada jawaban yang benar: 42.

Dina tampak terkejut, tetapi kemudian tersenyum. "Kamu benar, Rina. Aku minta maaf sudah meragukanmu."

Rina mengangguk, "Tidak apa-apa, Dina. Yang penting kita belajar dari kesalahan ini."

Pak Budi menepuk bahu mereka berdua, "Saya bangga kalian berdua sangat peduli dengan matematika. Ingatlah, belajar bukan tentang selalu benar, tetapi tentang memahami konsep dan belajar dari kesalahan."

Sejak hari itu, Rina dan Dina tidak hanya menjadi lebih baik dalam matematika, tetapi juga belajar pentingnya mendengarkan dan menghargai pendapat orang lain. Meski mereka pernah bertengkar, perselisihan itu justru memperkuat persahabatan mereka dan membuat mereka lebih menghargai pendidikan matematika.


Iklan

Mau jawaban yang terverifikasi?

Tanya ke AiRIS

Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

Chat AiRIS

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

1. Sejak kecil kau telah akrab dengan lingkungan sekolah ini karena sering diajak ibumu kemari. Tak heran ketika sudah waktunya untuk masuk sekolah, kau begitu **supel** dan teman-temanmu pun sudah banyak. Mereka umumnya murid-murid yang pernah diajar ibumu waktu kelas satu. Sedangkan aku? Aku waktu itu baru saja pindah ke kota kecil ini. Makna kata bercetak tebal dalam kutipan cerpen tersebut adalah .... A. ramah C. santun B. sopan D. baik

37

5.0

Jawaban terverifikasi

Teks berikut untuk soai nomor 4. 1) Ilmuwan di berbagai belahan dunia berkejaran dengan waktu untuk menciptakan vaksin guna mengatasi virus Corona jenis baru. Vaksin perlu segera diciptakan karena kematian akibat virus Corona yang terus bertambah dan penyebaran virus yang kian meluas. 2) Pada Jum'at (7-2-2020), Komisi Kesehatan Nasional Cina mencatat jumlah kematian akibat virus Corona baru telah mencapai 636 kasus, sedangkan jumlah warga yang terinfeksi menjadi 31.161 kasus. Kasus terbanyak terjadi di Hubei, Cina, tempat vi kesehatan du niairus pertama muncul. Selain di Cina, virus itu kini telah menyebar ke lebih dari 25 negara. 3) Para ilmuwan bekerja dalam kecepatan penuh untuk menemukan vaksin bagi virus Corona baru atau penyakit pernapasan akut 2019-nCOV. Sebagai pusat epidemic, ilmuwan Cina berupaya menemukan vaksin bagi virus itu. Perkembangan terbaru adalah mereka menciptakan peta genetik virus. 4) Ilmuwan dari Australia, Kanada, hingga Prancis ikut menciptakan berbagai jenis inokulasi bersama sejumlah perusahaan biotek dan vaksin. Beberapa waktu lalu, Kepala Laboratorium Identifikasi Virus dari Institut Peter Doherty untuk Infeksi dan kekebalan, Melbourne, Julian Druce, menyatakan mereka mengembangkan virus Corona versi laboratorium dari tubuh pasien yang terinfeksi untuk uji coba. Tanggapan yang sesuai dengan berita tersebut adalah ... A. Pemerintah Australia telah tanggap menghadapi serangan virus Corona dengan menemukan vaksin virus tersebut. B. Para ilmuan perlu segera mempelajari virus corona yang menjadi masalah besar bagi kesehatan dunia karena persebarannya sangat cepat. C. Masyarakat perlu mawas diri dan menjaga kesehatan dalam menghadapi serangan virus corona yang mulai menyebar di Indonesia, D. Virus corona menjadi masalah besar bagi kesehatan manusia.

13

0.0

Jawaban terverifikasi

Iklan