Trimas S

03 September 2023 15:23

Iklan

Trimas S

03 September 2023 15:23

Pertanyaan

Buat Deskripsi Tentang Sejarah Foto Dan Jelaskan Secara Rinci!

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

02

:

06

:

32

:

37

Klaim

1

2

Jawaban terverifikasi

Iklan

Vincent M

Community

03 September 2023 22:33

Jawaban terverifikasi

<p>Sejarah fotografi adalah kisah panjang perkembangan seni dan teknologi yang memungkinkan manusia untuk merekam gambar-gambar visual secara permanen. Berikut adalah penjelasan rinci tentang sejarah fotografi:</p><p><strong>Prinsip Fotografi Awal</strong>: Konsep dasar fotografi, yaitu merekam gambar dengan menggunakan cahaya, telah dikenal sejak zaman kuno. Orang-orang pada masa itu menyadari bahwa cahaya bisa membuat bayangan pada permukaan yang peka terhadap cahaya, seperti dinding gua. Namun, tidak ada cara untuk membuat bayangan tersebut tetap ada.</p><p><strong>Penemuan Camera Obscura</strong>: Pada abad ke-11, ilmuwan Arab bernama Ibn al-Haytham mengembangkan kamera obscura, sebuah perangkat yang menggunakan prinsip dasar yang sama dengan kamera modern. Kamera obscura adalah sebuah ruang gelap dengan lubang kecil di salah satu dindingnya, yang memungkinkan cahaya untuk masuk dan menciptakan gambar terbalik di dinding sebelahnya.</p><p><strong>Fotografi Pertama</strong>: Fotografi sejati pertama kali diciptakan oleh Joseph Nicéphore Niépce pada tahun 1826. Dia menggunakan sebuah alat yang disebut "heliograph" atau "pewarna cahaya" untuk menciptakan gambar pertama yang dapat dianggap sebagai fotografi. Proses ini membutuhkan waktu yang sangat lama (hingga delapan jam) untuk menghasilkan gambar.</p><p><strong>Pengembangan Teknologi</strong>: Louis Daguerre, seorang seniman Prancis, mengembangkan proses daguerreotype pada tahun 1839. Ini adalah teknik fotografi pertama yang populer dan cepat, meskipun masih memerlukan waktu eksposur yang cukup lama. Seiring waktu, teknologi fotografi semakin ditingkatkan, termasuk penggunaan film sensitif cahaya dan perkembangan kamera yang lebih canggih.</p><p><strong>Fotografi Warna</strong>: Fotografi hitam-putih dominan hingga awal abad ke-20. Kemudian, teknologi fotografi warna mulai berkembang, termasuk penggunaan film warna dan filter. Ini membuka pintu bagi fotografi berwarna yang menjadi sangat populer.</p><p><strong>Fotografi Digital</strong>: Revolusi terbesar dalam sejarah fotografi terjadi dengan perkembangan fotografi digital pada akhir abad ke-20. Dengan penggunaan sensor digital dan komputer, fotografi menjadi lebih mudah diakses dan diedit. Kamera digital memungkinkan pengambilan foto yang instan, pengeditan yang lebih mudah, dan berbagi foto secara online.</p><p><strong>Fotografi Smartphone</strong>: Perkembangan smartphone telah mengubah cara orang mengambil dan berbagi foto. Kamera-kamera yang semakin canggih pada ponsel cerdas memungkinkan siapa saja untuk menjadi fotografer amatir. Aplikasi sosial media juga memfasilitasi berbagi foto secara global.</p><p><strong>Fotografi Masa Kini</strong>: Fotografi telah menjadi bagian integral dari kehidupan sehari-hari. Ini digunakan dalam jurnalisme, seni, ilmu pengetahuan, dan hiburan. Karya-karya fotografi bisa berupa dokumentasi sejarah, ekspresi seni, atau sekadar cara untuk berbagi momen penting dalam kehidupan.</p><p>Sejarah fotografi adalah kisah tentang bagaimana manusia mengembangkan teknologi untuk merekam dan mengabadikan momen dalam sejarah dan kehidupan sehari-hari. Dari penemuan awal hingga teknologi modern, fotografi terus berkembang dan mengubah cara kita melihat dunia.</p>

Sejarah fotografi adalah kisah panjang perkembangan seni dan teknologi yang memungkinkan manusia untuk merekam gambar-gambar visual secara permanen. Berikut adalah penjelasan rinci tentang sejarah fotografi:

Prinsip Fotografi Awal: Konsep dasar fotografi, yaitu merekam gambar dengan menggunakan cahaya, telah dikenal sejak zaman kuno. Orang-orang pada masa itu menyadari bahwa cahaya bisa membuat bayangan pada permukaan yang peka terhadap cahaya, seperti dinding gua. Namun, tidak ada cara untuk membuat bayangan tersebut tetap ada.

Penemuan Camera Obscura: Pada abad ke-11, ilmuwan Arab bernama Ibn al-Haytham mengembangkan kamera obscura, sebuah perangkat yang menggunakan prinsip dasar yang sama dengan kamera modern. Kamera obscura adalah sebuah ruang gelap dengan lubang kecil di salah satu dindingnya, yang memungkinkan cahaya untuk masuk dan menciptakan gambar terbalik di dinding sebelahnya.

Fotografi Pertama: Fotografi sejati pertama kali diciptakan oleh Joseph Nicéphore Niépce pada tahun 1826. Dia menggunakan sebuah alat yang disebut "heliograph" atau "pewarna cahaya" untuk menciptakan gambar pertama yang dapat dianggap sebagai fotografi. Proses ini membutuhkan waktu yang sangat lama (hingga delapan jam) untuk menghasilkan gambar.

Pengembangan Teknologi: Louis Daguerre, seorang seniman Prancis, mengembangkan proses daguerreotype pada tahun 1839. Ini adalah teknik fotografi pertama yang populer dan cepat, meskipun masih memerlukan waktu eksposur yang cukup lama. Seiring waktu, teknologi fotografi semakin ditingkatkan, termasuk penggunaan film sensitif cahaya dan perkembangan kamera yang lebih canggih.

Fotografi Warna: Fotografi hitam-putih dominan hingga awal abad ke-20. Kemudian, teknologi fotografi warna mulai berkembang, termasuk penggunaan film warna dan filter. Ini membuka pintu bagi fotografi berwarna yang menjadi sangat populer.

Fotografi Digital: Revolusi terbesar dalam sejarah fotografi terjadi dengan perkembangan fotografi digital pada akhir abad ke-20. Dengan penggunaan sensor digital dan komputer, fotografi menjadi lebih mudah diakses dan diedit. Kamera digital memungkinkan pengambilan foto yang instan, pengeditan yang lebih mudah, dan berbagi foto secara online.

Fotografi Smartphone: Perkembangan smartphone telah mengubah cara orang mengambil dan berbagi foto. Kamera-kamera yang semakin canggih pada ponsel cerdas memungkinkan siapa saja untuk menjadi fotografer amatir. Aplikasi sosial media juga memfasilitasi berbagi foto secara global.

Fotografi Masa Kini: Fotografi telah menjadi bagian integral dari kehidupan sehari-hari. Ini digunakan dalam jurnalisme, seni, ilmu pengetahuan, dan hiburan. Karya-karya fotografi bisa berupa dokumentasi sejarah, ekspresi seni, atau sekadar cara untuk berbagi momen penting dalam kehidupan.

Sejarah fotografi adalah kisah tentang bagaimana manusia mengembangkan teknologi untuk merekam dan mengabadikan momen dalam sejarah dan kehidupan sehari-hari. Dari penemuan awal hingga teknologi modern, fotografi terus berkembang dan mengubah cara kita melihat dunia.


Iklan

Sahel S

04 September 2023 00:40

Jawaban terverifikasi

<p>Sejarah foto dimulai jauh sebelum penemuan kamera modern. Konsep utama di balik fotografi adalah merekam dan mempertahankan gambar untuk waktu yang lebih lama daripada yang bisa dilakukan oleh mata manusia. Berikut adalah deskripsi tentang sejarah foto secara rinci:</p><p>1. Abad ke-5 SM hingga Abad Pertengahan Awal:<br>Pada periode ini, konsep dasar fotografi belum ada. Namun, ada perkembangan dalam pemahaman tentang optik dan pembiasan cahaya oleh sarjana seperti Aristoteles dan Alhazen. Penemuan kamera obscura juga menjadi dasar bagi pengembangan fotografi di masa depan.</p><p>2. Abad ke-19:<br>a. Penemuan Kamera Perakit:<br>Pada tahun 1816, Joseph Nicéphore Nièpce menciptakan kamera perakit, yang merupakan prototipe kamera pertama yang bisa merekam gambar. Dia memproduksi gambar dengan menempatkan objek di atas lempeng perunggu yang dilapisi dengan aspal yang diencerkan, yang kemudian diekspos ke sinar matahari. Proses eksposur membutuhkan beberapa jam hingga beberapa hari. Ini dianggap sebagai titik awal dari perkembangan fotografi.</p><p>b. Daguerreotype:<br>Pada tahun 1839, Louis-Jacques-Mandé Daguerre mengembangkan daguerreotype, metode fotografi yang menggunakan lempeng tembaga yang dilapisi dengan perak. Proses ini memungkinkan pembuatan gambar yang jelas dan tajam, tetapi membutuhkan waktu eksposur yang lebih singkat dibandingkan dengan metode sebelumnya.</p><p>c. Pemertahanan Fotografi:<br>Pada masa ini, fotografi masih sangat rentan terhadap kerusakan karena kemudahan gambar pudar dan berubah warna seiring waktu. Namun, perkembangan dilakukan untuk meningkatkan ketahanan foto seperti metode fixasi dengan penggunaan natrium tiosulfat sebagai bahan fiksasi.</p><p>3. Abad ke-20:<br>a. Kamera Rolleiflex:<br>Pada tahun 1929, diperkenalkan kamera Rolleiflex, yang merupakan kamera tunggal lensa pertama dengan desain yang sempurna. Kamera ini menggunakan format film roll 120 yang membuatnya lebih mudah digunakan dan memungkinkan pembuatan gambar yang lebih cepat.</p><p>b. Kamera 35mm:<br>Pada tahun 1934, Leica memperkenalkan kamera 35mm yang ringkas, ringan, dan portabel. Kamera ini memungkinkan fotografer untuk mengambil gambar dengan gerakan yang lebih bebas dan menangkap momen secara spontan.</p><p>c. Fotografi Digital:<br>Pada tahun 1975, Steven Sasson dari Kodak menciptakan kamera digital pertama. Ini menjadi tonggak penting dalam fotografi, karena memungkinkan gambar untuk langsung diambil dalam bentuk digital dan kemudian dapat diedit dan dibagikan secara elektronik.</p><p>4. Era Modern:<br>Dalam beberapa dekade terakhir, perkembangan teknologi fotografi telah melampaui batas-batas yang tidak terbayangkan sebelumnya. Kamera digital berkualitas tinggi tersedia secara luas, dan kemajuan dalam telepon pintar bahkan memungkinkan setiap orang dengan akses ke kamera untuk menjadi fotografer.</p><p>Dalam kesimpulan, sejarah foto menggambarkan evolusi luas dari metode dan teknologi yang berkembang seiring waktu. Dari kamera perakit hingga fotografi digital modern, perkembangan dalam fotografi terus membawa perubahan yang signifikan dalam cara kita merekam, menyimpan, dan berbagi gambar.</p>

Sejarah foto dimulai jauh sebelum penemuan kamera modern. Konsep utama di balik fotografi adalah merekam dan mempertahankan gambar untuk waktu yang lebih lama daripada yang bisa dilakukan oleh mata manusia. Berikut adalah deskripsi tentang sejarah foto secara rinci:

1. Abad ke-5 SM hingga Abad Pertengahan Awal:
Pada periode ini, konsep dasar fotografi belum ada. Namun, ada perkembangan dalam pemahaman tentang optik dan pembiasan cahaya oleh sarjana seperti Aristoteles dan Alhazen. Penemuan kamera obscura juga menjadi dasar bagi pengembangan fotografi di masa depan.

2. Abad ke-19:
a. Penemuan Kamera Perakit:
Pada tahun 1816, Joseph Nicéphore Nièpce menciptakan kamera perakit, yang merupakan prototipe kamera pertama yang bisa merekam gambar. Dia memproduksi gambar dengan menempatkan objek di atas lempeng perunggu yang dilapisi dengan aspal yang diencerkan, yang kemudian diekspos ke sinar matahari. Proses eksposur membutuhkan beberapa jam hingga beberapa hari. Ini dianggap sebagai titik awal dari perkembangan fotografi.

b. Daguerreotype:
Pada tahun 1839, Louis-Jacques-Mandé Daguerre mengembangkan daguerreotype, metode fotografi yang menggunakan lempeng tembaga yang dilapisi dengan perak. Proses ini memungkinkan pembuatan gambar yang jelas dan tajam, tetapi membutuhkan waktu eksposur yang lebih singkat dibandingkan dengan metode sebelumnya.

c. Pemertahanan Fotografi:
Pada masa ini, fotografi masih sangat rentan terhadap kerusakan karena kemudahan gambar pudar dan berubah warna seiring waktu. Namun, perkembangan dilakukan untuk meningkatkan ketahanan foto seperti metode fixasi dengan penggunaan natrium tiosulfat sebagai bahan fiksasi.

3. Abad ke-20:
a. Kamera Rolleiflex:
Pada tahun 1929, diperkenalkan kamera Rolleiflex, yang merupakan kamera tunggal lensa pertama dengan desain yang sempurna. Kamera ini menggunakan format film roll 120 yang membuatnya lebih mudah digunakan dan memungkinkan pembuatan gambar yang lebih cepat.

b. Kamera 35mm:
Pada tahun 1934, Leica memperkenalkan kamera 35mm yang ringkas, ringan, dan portabel. Kamera ini memungkinkan fotografer untuk mengambil gambar dengan gerakan yang lebih bebas dan menangkap momen secara spontan.

c. Fotografi Digital:
Pada tahun 1975, Steven Sasson dari Kodak menciptakan kamera digital pertama. Ini menjadi tonggak penting dalam fotografi, karena memungkinkan gambar untuk langsung diambil dalam bentuk digital dan kemudian dapat diedit dan dibagikan secara elektronik.

4. Era Modern:
Dalam beberapa dekade terakhir, perkembangan teknologi fotografi telah melampaui batas-batas yang tidak terbayangkan sebelumnya. Kamera digital berkualitas tinggi tersedia secara luas, dan kemajuan dalam telepon pintar bahkan memungkinkan setiap orang dengan akses ke kamera untuk menjadi fotografer.

Dalam kesimpulan, sejarah foto menggambarkan evolusi luas dari metode dan teknologi yang berkembang seiring waktu. Dari kamera perakit hingga fotografi digital modern, perkembangan dalam fotografi terus membawa perubahan yang signifikan dalam cara kita merekam, menyimpan, dan berbagi gambar.


Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?

Tanya ke AiRIS

Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

Chat AiRIS

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

Apakah benar NIBKD dan MBKS dibentuk guna menghadapi kekuatan Belanda? Jelaskan!

28

5.0

Jawaban terverifikasi