Rania M

13 Februari 2024 11:52

Iklan

Rania M

13 Februari 2024 11:52

Pertanyaan

Boleh bahas pembangunan dan pertumbuham Ekonomi? Dan juga bahas ini dong Kak 1. Analisis PT Freeport Indoneaia dalam upaya meningkatkan perekonomian di Indonesia. Dan... 2. Batik mampu menjadi pusat keunggulan Ekonomi di Indonesia.

Boleh bahas pembangunan dan pertumbuham Ekonomi? Dan juga bahas ini dong Kak

1. Analisis PT Freeport Indoneaia dalam upaya meningkatkan perekonomian di Indonesia.

Dan...

2. Batik mampu menjadi pusat keunggulan Ekonomi di Indonesia.

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

02

:

17

:

47

:

23

Klaim

2

2

Jawaban terverifikasi

Iklan

Erwin A

Community

17 Februari 2024 08:43

Jawaban terverifikasi

<h2><strong>1.Analisis PT Freeport Indonesia dalam Upaya Meningkatkan Perekonomian di Indonesia</strong></h2><p>PT Freeport Indonesia (PTFI) merupakan perusahaan pertambangan tembaga dan emas terbesar di dunia yang beroperasi di Papua, Indonesia. PTFI memiliki peran penting dalam meningkatkan perekonomian di Indonesia melalui beberapa aspek berikut:</p><p><strong>1. Kontribusi terhadap Pendapatan Negara:</strong></p><ul><li>PTFI merupakan salah satu penyumbang pajak terbesar di Indonesia. Pada tahun 2022, PTFI menyumbang Rp43,5 triliun kepada negara dalam bentuk pajak, royalti, dan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP).</li><li>PTFI juga memberikan dividen kepada Pemerintah Indonesia sebagai pemegang saham mayoritas.</li></ul><p><strong>2. Penciptaan Lapangan Kerja:</strong></p><ul><li>PTFI mempekerjakan lebih dari 38.000 karyawan, di mana 98% di antaranya adalah orang Indonesia.</li><li>PTFI juga memberikan kesempatan kerja bagi masyarakat lokal di sekitar wilayah operasinya melalui program pemberdayaan dan pelatihan.</li></ul><p><strong>3. Peningkatan Ekonomi Lokal:</strong></p><ul><li>PTFI memberikan kontribusi significant terhadap ekonomi lokal di Papua.</li><li>PTFI membelanjakan lebih dari Rp10 triliun per tahun untuk barang dan jasa dari perusahaan lokal di Papua.</li><li>PTFI juga membangun infrastruktur dan fasilitas umum di wilayah operasinya, seperti jalan, jembatan, sekolah, dan rumah sakit.</li></ul><p><strong>4. Pengembangan Teknologi dan Inovasi:</strong></p><ul><li>PTFI menerapkan teknologi dan inovasi terbaru dalam operasinya, yang dapat meningkatkan efisiensi dan produktivitas.</li><li>PTFI juga bekerja sama dengan lembaga penelitian dan universitas di Indonesia untuk mengembangkan teknologi dan inovasi baru di bidang pertambangan.</li></ul><p><strong>5. Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan:</strong></p><ul><li>PTFI berkomitmen untuk menjalankan operasi yang berkelanjutan dan bertanggung jawab terhadap lingkungan dan sosial.</li><li>PTFI melaksanakan berbagai program pemberdayaan masyarakat di bidang pendidikan, kesehatan, ekonomi, dan budaya.</li><li>PTFI juga melakukan upaya pelestarian lingkungan di wilayah operasinya.</li></ul><p><strong>Tantangan:</strong></p><ul><li>PTFI menghadapi beberapa tantangan dalam operasinya, seperti isu lingkungan, sosial, dan keamanan.</li><li>PTFI perlu terus meningkatkan dialog dan kerjasama dengan semua pemangku kepentingan untuk mengatasi tantangan tersebut.</li></ul><h2>&nbsp;</h2><h2><strong>Batik: Potensi Pusat Keunggulan Ekonomi di Indonesia</strong></h2><p>Batik, warisan budaya Indonesia yang mendunia, memiliki potensi besar untuk menjadi pusat keunggulan ekonomi di Indonesia. Berikut beberapa alasannya:</p><p><strong>1. Permintaan Tinggi:</strong></p><ul><li>Batik memiliki permintaan tinggi di pasar domestik dan internasional.</li><li>Pada tahun 2023, nilai ekspor batik mencapai USD282 juta.</li><li>Batik diminati oleh berbagai kalangan, mulai dari masyarakat umum hingga kolektor seni.</li></ul><p><strong>2. Keunikan dan Keragaman:</strong></p><ul><li>Batik memiliki keunikan dan keragaman yang tinggi, dengan berbagai motif dan corak yang khas dari masing-masing daerah di Indonesia.</li><li>Keunikan dan keragaman ini menjadikan batik sebagai produk yang eksklusif dan menarik bagi konsumen.</li></ul><p><strong>3. Potensi Industri Kreatif:</strong></p><ul><li>Batik dapat menjadi basis pengembangan industri kreatif yang menunjang ekonomi nasional.</li><li>Industri batik dapat menyerap banyak tenaga kerja dan meningkatkan pendapatan masyarakat.</li></ul><p><strong>4. Daya Saing:</strong></p><ul><li>Batik Indonesia memiliki daya saing yang tinggi di pasar global.</li><li>Batik diakui UNESCO sebagai Warisan Budaya Takbenda pada tahun 2009.</li><li>Hal ini memberikan nilai tambah bagi batik dan meningkatkan daya tariknya di mata konsumen internasional.</li></ul><p><strong>5. Upaya Pemerintah:</strong></p><ul><li>Pemerintah Indonesia telah melakukan berbagai upaya untuk mendukung pengembangan batik, seperti:<ul><li>Mempromosikan batik di luar negeri</li><li>Memberikan pelatihan dan pendampingan kepada pengrajin batik</li><li>Membangun infrastruktur dan fasilitas untuk mendukung industri batik</li></ul></li></ul><p><strong>Tantangan:</strong></p><ul><li>Meskipun memiliki potensi besar, industri batik masih menghadapi beberapa tantangan, seperti:<ul><li>Persaingan dari produk tekstil lain</li><li>Keterbatasan akses pasar</li><li>Kurangnya regenerasi pengrajin batik</li></ul></li></ul><p><strong>Kesimpulan:</strong></p><p>Batik memiliki potensi besar untuk menjadi pusat keunggulan ekonomi di Indonesia. Dengan upaya bersama dari pemerintah, pengusaha, dan masyarakat, batik dapat menjadi industri yang maju dan sejahtera, serta memberikan manfaat bagi seluruh rakyat Indonesia.</p>

1.Analisis PT Freeport Indonesia dalam Upaya Meningkatkan Perekonomian di Indonesia

PT Freeport Indonesia (PTFI) merupakan perusahaan pertambangan tembaga dan emas terbesar di dunia yang beroperasi di Papua, Indonesia. PTFI memiliki peran penting dalam meningkatkan perekonomian di Indonesia melalui beberapa aspek berikut:

1. Kontribusi terhadap Pendapatan Negara:

  • PTFI merupakan salah satu penyumbang pajak terbesar di Indonesia. Pada tahun 2022, PTFI menyumbang Rp43,5 triliun kepada negara dalam bentuk pajak, royalti, dan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP).
  • PTFI juga memberikan dividen kepada Pemerintah Indonesia sebagai pemegang saham mayoritas.

2. Penciptaan Lapangan Kerja:

  • PTFI mempekerjakan lebih dari 38.000 karyawan, di mana 98% di antaranya adalah orang Indonesia.
  • PTFI juga memberikan kesempatan kerja bagi masyarakat lokal di sekitar wilayah operasinya melalui program pemberdayaan dan pelatihan.

3. Peningkatan Ekonomi Lokal:

  • PTFI memberikan kontribusi significant terhadap ekonomi lokal di Papua.
  • PTFI membelanjakan lebih dari Rp10 triliun per tahun untuk barang dan jasa dari perusahaan lokal di Papua.
  • PTFI juga membangun infrastruktur dan fasilitas umum di wilayah operasinya, seperti jalan, jembatan, sekolah, dan rumah sakit.

4. Pengembangan Teknologi dan Inovasi:

  • PTFI menerapkan teknologi dan inovasi terbaru dalam operasinya, yang dapat meningkatkan efisiensi dan produktivitas.
  • PTFI juga bekerja sama dengan lembaga penelitian dan universitas di Indonesia untuk mengembangkan teknologi dan inovasi baru di bidang pertambangan.

5. Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan:

  • PTFI berkomitmen untuk menjalankan operasi yang berkelanjutan dan bertanggung jawab terhadap lingkungan dan sosial.
  • PTFI melaksanakan berbagai program pemberdayaan masyarakat di bidang pendidikan, kesehatan, ekonomi, dan budaya.
  • PTFI juga melakukan upaya pelestarian lingkungan di wilayah operasinya.

Tantangan:

  • PTFI menghadapi beberapa tantangan dalam operasinya, seperti isu lingkungan, sosial, dan keamanan.
  • PTFI perlu terus meningkatkan dialog dan kerjasama dengan semua pemangku kepentingan untuk mengatasi tantangan tersebut.

 

Batik: Potensi Pusat Keunggulan Ekonomi di Indonesia

Batik, warisan budaya Indonesia yang mendunia, memiliki potensi besar untuk menjadi pusat keunggulan ekonomi di Indonesia. Berikut beberapa alasannya:

1. Permintaan Tinggi:

  • Batik memiliki permintaan tinggi di pasar domestik dan internasional.
  • Pada tahun 2023, nilai ekspor batik mencapai USD282 juta.
  • Batik diminati oleh berbagai kalangan, mulai dari masyarakat umum hingga kolektor seni.

2. Keunikan dan Keragaman:

  • Batik memiliki keunikan dan keragaman yang tinggi, dengan berbagai motif dan corak yang khas dari masing-masing daerah di Indonesia.
  • Keunikan dan keragaman ini menjadikan batik sebagai produk yang eksklusif dan menarik bagi konsumen.

3. Potensi Industri Kreatif:

  • Batik dapat menjadi basis pengembangan industri kreatif yang menunjang ekonomi nasional.
  • Industri batik dapat menyerap banyak tenaga kerja dan meningkatkan pendapatan masyarakat.

4. Daya Saing:

  • Batik Indonesia memiliki daya saing yang tinggi di pasar global.
  • Batik diakui UNESCO sebagai Warisan Budaya Takbenda pada tahun 2009.
  • Hal ini memberikan nilai tambah bagi batik dan meningkatkan daya tariknya di mata konsumen internasional.

5. Upaya Pemerintah:

  • Pemerintah Indonesia telah melakukan berbagai upaya untuk mendukung pengembangan batik, seperti:
    • Mempromosikan batik di luar negeri
    • Memberikan pelatihan dan pendampingan kepada pengrajin batik
    • Membangun infrastruktur dan fasilitas untuk mendukung industri batik

Tantangan:

  • Meskipun memiliki potensi besar, industri batik masih menghadapi beberapa tantangan, seperti:
    • Persaingan dari produk tekstil lain
    • Keterbatasan akses pasar
    • Kurangnya regenerasi pengrajin batik

Kesimpulan:

Batik memiliki potensi besar untuk menjadi pusat keunggulan ekonomi di Indonesia. Dengan upaya bersama dari pemerintah, pengusaha, dan masyarakat, batik dapat menjadi industri yang maju dan sejahtera, serta memberikan manfaat bagi seluruh rakyat Indonesia.


Iklan

Nanda R

Community

05 Maret 2024 06:51

Jawaban terverifikasi

<p><strong>Pembangunan dan Pertumbuhan Ekonomi:</strong></p><p>Pembangunan ekonomi merupakan suatu upaya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan pertumbuhan ekonomi suatu negara. Pertumbuhan ekonomi biasanya diukur dari peningkatan Produk Domestik Bruto (PDB) suatu negara. Pembangunan ekonomi tidak hanya mencakup aspek ekonomi semata, tetapi juga melibatkan aspek-aspek sosial dan lingkungan.</p><p><strong>1. Analisis PT Freeport Indonesia:</strong></p><p>PT Freeport Indonesia memiliki peran penting dalam perekonomian Indonesia, terutama melalui sektor pertambangan dan pengolahan mineral. Beberapa analisis yang dapat dilakukan mencakup:</p><p><strong>Pemberian Lapangan Pekerjaan:</strong> PT Freeport memberikan lapangan pekerjaan bagi ribuan orang, mendukung pertumbuhan ekonomi lokal dan nasional.</p><p><strong>Kontribusi Terhadap Penerimaan Negara:</strong> Melalui pajak, royalti, dan kontribusi lainnya, PT Freeport menyumbang signifikan pada penerimaan negara, mendukung pembangunan infrastruktur dan proyek-proyek pembangunan lainnya.</p><p><strong>Pengembangan Infrastruktur:</strong> PT Freeport juga terlibat dalam pengembangan infrastruktur di sekitar wilayah operasinya, seperti jalan, jembatan, dan fasilitas umum lainnya.</p><p><strong>Pengelolaan Lingkungan:</strong> Analisis juga perlu melibatkan dampak lingkungan dari kegiatan pertambangan, dan upaya PT Freeport dalam memitigasi dampak tersebut.</p><p>Analisis menyeluruh terkait dampak ekonomi, sosial, dan lingkungan PT Freeport Indonesia dapat memberikan gambaran yang lebih baik tentang kontribusinya pada pembangunan ekonomi Indonesia.</p><p><strong>2. Batik sebagai Pusat Keunggulan Ekonomi di Indonesia:</strong></p><p>Batik telah menjadi bagian integral dari kekayaan budaya Indonesia, dan pengakuan UNESCO sebagai Warisan Budaya Tak Benda semakin memperkuat posisinya. Batik tidak hanya memiliki nilai artistik, tetapi juga potensi ekonomi yang besar:</p><p><strong>Pariwisata:</strong> Batik menjadi daya tarik wisata yang signifikan, membantu mempromosikan pariwisata di Indonesia.</p><p><strong>Industri Kreatif:</strong> Produksi dan pemasaran batik melibatkan banyak pelaku industri kreatif, termasuk perajin, desainer, dan pebisnis tekstil.</p><p><strong>Pusat Keunggulan Ekonomi Lokal:</strong> Beberapa daerah di Indonesia dikenal dengan keahlian khas mereka dalam pembuatan batik, menciptakan pusat keunggulan ekonomi lokal.</p><p><strong>Pemberdayaan Perempuan:</strong> Industri batik juga memberdayakan banyak perempuan sebagai perajin dan pengusaha mikro.</p>

Pembangunan dan Pertumbuhan Ekonomi:

Pembangunan ekonomi merupakan suatu upaya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan pertumbuhan ekonomi suatu negara. Pertumbuhan ekonomi biasanya diukur dari peningkatan Produk Domestik Bruto (PDB) suatu negara. Pembangunan ekonomi tidak hanya mencakup aspek ekonomi semata, tetapi juga melibatkan aspek-aspek sosial dan lingkungan.

1. Analisis PT Freeport Indonesia:

PT Freeport Indonesia memiliki peran penting dalam perekonomian Indonesia, terutama melalui sektor pertambangan dan pengolahan mineral. Beberapa analisis yang dapat dilakukan mencakup:

Pemberian Lapangan Pekerjaan: PT Freeport memberikan lapangan pekerjaan bagi ribuan orang, mendukung pertumbuhan ekonomi lokal dan nasional.

Kontribusi Terhadap Penerimaan Negara: Melalui pajak, royalti, dan kontribusi lainnya, PT Freeport menyumbang signifikan pada penerimaan negara, mendukung pembangunan infrastruktur dan proyek-proyek pembangunan lainnya.

Pengembangan Infrastruktur: PT Freeport juga terlibat dalam pengembangan infrastruktur di sekitar wilayah operasinya, seperti jalan, jembatan, dan fasilitas umum lainnya.

Pengelolaan Lingkungan: Analisis juga perlu melibatkan dampak lingkungan dari kegiatan pertambangan, dan upaya PT Freeport dalam memitigasi dampak tersebut.

Analisis menyeluruh terkait dampak ekonomi, sosial, dan lingkungan PT Freeport Indonesia dapat memberikan gambaran yang lebih baik tentang kontribusinya pada pembangunan ekonomi Indonesia.

2. Batik sebagai Pusat Keunggulan Ekonomi di Indonesia:

Batik telah menjadi bagian integral dari kekayaan budaya Indonesia, dan pengakuan UNESCO sebagai Warisan Budaya Tak Benda semakin memperkuat posisinya. Batik tidak hanya memiliki nilai artistik, tetapi juga potensi ekonomi yang besar:

Pariwisata: Batik menjadi daya tarik wisata yang signifikan, membantu mempromosikan pariwisata di Indonesia.

Industri Kreatif: Produksi dan pemasaran batik melibatkan banyak pelaku industri kreatif, termasuk perajin, desainer, dan pebisnis tekstil.

Pusat Keunggulan Ekonomi Lokal: Beberapa daerah di Indonesia dikenal dengan keahlian khas mereka dalam pembuatan batik, menciptakan pusat keunggulan ekonomi lokal.

Pemberdayaan Perempuan: Industri batik juga memberdayakan banyak perempuan sebagai perajin dan pengusaha mikro.


Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?

Tanya ke AiRIS

Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

Chat AiRIS

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

Cermati teks berikut! Semangat gotong royong Saat ini masyarakat tengah menghadapi cuaca ekstrim akibat musim pancaroba. Musim pancaroba adalah perallihan dari musim panas ke musim hujan, seperti terjadinya hujan deras yang disertai dengan petir dan angin kencang. Kondisi tersebut terjadi di berbagai daerah di indonesia. Bahkan ada beberapa daerah yang dilanda angin puting beliung. Bersyukur kejadian tersebut tidak menyebabkan jatuhnya korban jiwa walaupun kerugian materi yang diderita cukup besar. Tindakan warga sekitar sangat cepat, mereka segera membantu warga yang terkena dampak bencana. Mereka juga secara swadaya menyediakan bahan-bahan bangunan dan tenaga untuk memperbaiki bangunan-bangunan yang rusak. Peran para pemuka agama juga cukup besar bagi warga yang terkena bencana, mereka memberikan bimbingan mental atau nasehat agar warga tetap tabah dan tidak patah semangat dalam menghadapi bencana tersebut. Mereka memotivasi warga agar dapat menghadapi bencana tersebut agar dapat bangkit dan segera melakukan tindakan- tindakan yang diperlukan untuk memperbaiki keadaan ke kondisi semula atau bahkan menjadi lebih baik. Pihak pemerintah daerah juga melakukan berbagai upaya pertolongan, seperti pendirian posko pengungsian dan dapur umum serta penyediaan tenaga medis dan tenaga SAR untuk membantu warga yang terdampak. Pemerintah juga segera memperbaiki sarana dan prasarana umum yang rusak serta menyediakan bantuan untuk rekonstruksi rumah warga yang rusak. Berkat partisipasi dan tindakan cepat dari berbagai pihak tersebut, proses pemulihan lokasi bencana dapat berjalan dengan baik dan lancar. Wargapun dapat kembali beraktifitas seperti semula Berdasarkan teks semangat gotong royong, perhatikan paragraf pertama pada kalimat "Tindakan warga sekitar sangat cepat, mereka segera membantu warga yang terkena dampak bencana. Mereka juga secara swadaya menyediakan bahan-bahan bangunan dan tenaga untuk memperbaiki bangunan-bangunan yang rusak." Kalimat tersebut merupakan contoh dari tindakan sosial yaitu..... A. tindakan afektif B. tradisional C. berorientasi nilai D. rasional instrumental E. insidental

21

0.0

Jawaban terverifikasi

1.Pancasila adalah fondasi sekaligus pedoman dalam penyelenggaraan negara Indonesia. Dengan demikian Pancasila berfungsi sebagai.... a. dasar negara b. idelogi negara c. pandangan hidup bangsa d. cita-cita nasional 2.Badan Penyelidik Usaha-Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI) dibentuk oleh pemerintah pendudukan Jepang pada tanggal 1 Maret 1945 bertepatan dengan hari ulang tahun Kaisar Hirohito. Wakil ketua BPUPKI ketika itu dijabat oleh .... a. Ir. Soekarno dan Mr. Soepomo b. K.R.T Radjiman Wediodiningrat c. Ir. Soekarno dan Drs. Moh. Hatta d. Ichibangase Yosio dan Radern Pandji Soeroso 3.Ir. Soekarno mengemukakan gagasannya tentang dasar negara pada tanggal .... a. 4 Juni 1945 b. 3 Juni 1945 c. 2 Juni 1945 d. 1 Juni 1945 4."Negara Indonesia adalah negara kesatuan yang berbentuk republik". Pernyataan tersebut tercantum di dalam UUD 1945 .... a. Pasal 1 Ayat 1 b. Pasal 1 Ayat 2 c. Pasal 1 Ayat 3 d. Pasal 18 5.Pemilu pada 15 Desember 1955 dilaksanakan untuk memilih anggota.... a.MPRS b.KNIP c.DPR d.konstitusi 6.Pemilihan umum (pemilu) merupakan proses memilih orang untuk mengisi jabatan-jabatan politik tertentu mulai dari presiden, wakil rakyat dari tingkat pusat sampai daerah. Di Indonesia pemilu dilaksanakan tiap .... a. 3 tahun sekali b. 4 tahun sekali c. 5 tahun sekali d. 6 tahun sekali 7.Pemilu merupakan salah satu syarat terbentuknya pemerintahan yang .... a. bersih b. terbuka c. transparan d. demokratis 8.Perhatikan pernyataan di bawah ini ! (1) Memperlakukan peserta pemilu secara adil dan setara (2) Menyuarakan pemilu (3) Menyampaikan informasi kegiatan pemilu kepada masyarakat (4) Melaporkan penyelenggaraan pemilu Pernyataan-pernyataan di atas merupakan tugas .... a. KPU b. rakyat c. presiden d. PPS 9.Pemilu tahun 2004 dibagi menjadi tiga tahap. Tahap pertama pemilu tersebut adalah untuk memilih .... a. anggota DPR dan DPRD b. anggota KPU c. persaingan calon presiden dan wakil presiden d. partai politik 10.Indonesia merupakan negara demokrasi yang menerapkan teori trias politika, yaitu eksekutif legislatif, dan yudikatif. Pemegang kekuasaan legislatif pada tingkat pemerintah desa ialah .... a. BPD b. kepala desa c. Sekretaris desa d. perangkat desa 11.Munurut UUD 1945, BPK merupakan lembaga yang bebas dan mandiri. Anggota BPK dipilih oleh Dewan Perwakilan Rakyat dengan Memperhatikan pertimbangan Dewan Perwakilan Daerah, dan diresmikan oleh .... a. presiden b. DPR c. MPR d. MK 12.Perhatikan pernyataan berikut ini ! (1) Perlindungan konstitusional (2) Kebebasan menyatakan pendapat (3) Kebebasan untuk berserikat (4) Jaminan hak asasi manusia (5) Badan peradilan dikendalikan pemerintah Prinsip-prinsip demokrasi ditunjukkan oleh nomor .... a. (1), (2), (3), (4), dan (5) b. (1), (2), (3), dan (4) c. (1), (2), dan (3) d. (1), dan (2) 13.Tiap negara memiliki sistem untuk menjalankan kehidupan pemerintahannya. Sistem tersebut adalah sistem pemerintahan. Ada beberapa macam sistem pemerintahan si dunia ini. Saat ini, Indonesia menganut sistem pemerintahan .... a. sosialisasi b. komunis c. Presidensial d. parlementer 14.Dalam penyelenggaraan urusan pemerintahan, khusus nya pemerintahan daerah, sangat berhubungan erat dengan beberapa asas dalam pemerintahan suatu negara. Asas-asas yang dimaksud adalah .... a. desentralisasi, dekonsentrasi, dan tugas pembantuan b. desentralisasi, konsentrasi, dan tugas pembantuan c. desentralisasi, dekonsentrasi, dan tugas utama d. desentralisasi, dekonsentrasi, dan sentralisasi 15.Bacalah pernyataan-pernyataan berikut ini ! (1) Melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia (2) Memajukan kesejahteraan umum (3) Mencerdaskan kehidupan bangsa (4) Menciptakan masyarakat yang jujur dan adil (5) Ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi dan keadilan sosial. Tujuan nasional bangsa Indonesia tercantum pada nomor .... a. (1), (2), (3), (4), dan (5) b. (1), (2), (3), dan (4) c. (1), (2), (3), dan (5) d. (1), (2), dan (3) 16.Anggota komisi Yudisial di angkat diberhentikan oleh .... a. presiden dan para menteri b. presiden dengan persetujuan DPR RI c. DPR RI dan MPR d. Mahkamah Agung 17.Lembaga tinggi negeri ini menurut UUD 45 sebelum diamandemen memiliki fungsi memberi masukan atau pertimbangan kepada presiden. Lembaga tinggi negara ini juga berkewajiban memberi jawaban atas pertanyaan presiden dan berhak mengajukan usul kepada pemerintah. Namun sekarang, lembaga tinggi negara ini sudah dihapuskan. Lembaga yang dimaksudkan adalah .... a. Dewan Pertimbangan Daerah b. Dewan Pertimbangan Agung c. Mahkamah Konstitusi d. Mahkamah Agung 18.Memantau dan mengevaluasi penyelenggaraan pemerintahan kabupaten dan atau kota bagi kepala daerah atau provinsi. Pernyataan ini merupakan tugas dan wewenang .... a. presiden b. kepala daerah c. wakil presiden d. wakil kepala daerah 19.Fungsi anggaran yang dijalankan oleh DPR ditunjukkan oleh .... a. Kekuasaan dalam membentuk UU b. mengesahkan rancangan APBN yang telah diajukan oleh presiden c. mengawasi jalannya pemerintahan d. menindak pelaku kejahatan 20.Basis daerah pemilihan anggota DPD adalah provinsi. Tiap provinsi diwakili oleh perwakilan DPD, yang terdiri dari .... a. 2 anggota b. 3 anggota c. 5 anggota d. 4 anggota

33

5.0

Jawaban terverifikasi