Rania M

13 Februari 2024 11:52

Iklan

Iklan

Rania M

13 Februari 2024 11:52

Pertanyaan

Boleh bahas pembangunan dan pertumbuham Ekonomi? Dan juga bahas ini dong Kak 1. Analisis PT Freeport Indoneaia dalam upaya meningkatkan perekonomian di Indonesia. Dan... 2. Batik mampu menjadi pusat keunggulan Ekonomi di Indonesia.

Boleh bahas pembangunan dan pertumbuham Ekonomi? Dan juga bahas ini dong Kak

1. Analisis PT Freeport Indoneaia dalam upaya meningkatkan perekonomian di Indonesia.

Dan...

2. Batik mampu menjadi pusat keunggulan Ekonomi di Indonesia.


7

2

Jawaban terverifikasi

Iklan

Iklan

Erwin A

Community

17 Februari 2024 08:43

Jawaban terverifikasi

<h2><strong>1.Analisis PT Freeport Indonesia dalam Upaya Meningkatkan Perekonomian di Indonesia</strong></h2><p>PT Freeport Indonesia (PTFI) merupakan perusahaan pertambangan tembaga dan emas terbesar di dunia yang beroperasi di Papua, Indonesia. PTFI memiliki peran penting dalam meningkatkan perekonomian di Indonesia melalui beberapa aspek berikut:</p><p><strong>1. Kontribusi terhadap Pendapatan Negara:</strong></p><ul><li>PTFI merupakan salah satu penyumbang pajak terbesar di Indonesia. Pada tahun 2022, PTFI menyumbang Rp43,5 triliun kepada negara dalam bentuk pajak, royalti, dan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP).</li><li>PTFI juga memberikan dividen kepada Pemerintah Indonesia sebagai pemegang saham mayoritas.</li></ul><p><strong>2. Penciptaan Lapangan Kerja:</strong></p><ul><li>PTFI mempekerjakan lebih dari 38.000 karyawan, di mana 98% di antaranya adalah orang Indonesia.</li><li>PTFI juga memberikan kesempatan kerja bagi masyarakat lokal di sekitar wilayah operasinya melalui program pemberdayaan dan pelatihan.</li></ul><p><strong>3. Peningkatan Ekonomi Lokal:</strong></p><ul><li>PTFI memberikan kontribusi significant terhadap ekonomi lokal di Papua.</li><li>PTFI membelanjakan lebih dari Rp10 triliun per tahun untuk barang dan jasa dari perusahaan lokal di Papua.</li><li>PTFI juga membangun infrastruktur dan fasilitas umum di wilayah operasinya, seperti jalan, jembatan, sekolah, dan rumah sakit.</li></ul><p><strong>4. Pengembangan Teknologi dan Inovasi:</strong></p><ul><li>PTFI menerapkan teknologi dan inovasi terbaru dalam operasinya, yang dapat meningkatkan efisiensi dan produktivitas.</li><li>PTFI juga bekerja sama dengan lembaga penelitian dan universitas di Indonesia untuk mengembangkan teknologi dan inovasi baru di bidang pertambangan.</li></ul><p><strong>5. Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan:</strong></p><ul><li>PTFI berkomitmen untuk menjalankan operasi yang berkelanjutan dan bertanggung jawab terhadap lingkungan dan sosial.</li><li>PTFI melaksanakan berbagai program pemberdayaan masyarakat di bidang pendidikan, kesehatan, ekonomi, dan budaya.</li><li>PTFI juga melakukan upaya pelestarian lingkungan di wilayah operasinya.</li></ul><p><strong>Tantangan:</strong></p><ul><li>PTFI menghadapi beberapa tantangan dalam operasinya, seperti isu lingkungan, sosial, dan keamanan.</li><li>PTFI perlu terus meningkatkan dialog dan kerjasama dengan semua pemangku kepentingan untuk mengatasi tantangan tersebut.</li></ul><h2>&nbsp;</h2><h2><strong>Batik: Potensi Pusat Keunggulan Ekonomi di Indonesia</strong></h2><p>Batik, warisan budaya Indonesia yang mendunia, memiliki potensi besar untuk menjadi pusat keunggulan ekonomi di Indonesia. Berikut beberapa alasannya:</p><p><strong>1. Permintaan Tinggi:</strong></p><ul><li>Batik memiliki permintaan tinggi di pasar domestik dan internasional.</li><li>Pada tahun 2023, nilai ekspor batik mencapai USD282 juta.</li><li>Batik diminati oleh berbagai kalangan, mulai dari masyarakat umum hingga kolektor seni.</li></ul><p><strong>2. Keunikan dan Keragaman:</strong></p><ul><li>Batik memiliki keunikan dan keragaman yang tinggi, dengan berbagai motif dan corak yang khas dari masing-masing daerah di Indonesia.</li><li>Keunikan dan keragaman ini menjadikan batik sebagai produk yang eksklusif dan menarik bagi konsumen.</li></ul><p><strong>3. Potensi Industri Kreatif:</strong></p><ul><li>Batik dapat menjadi basis pengembangan industri kreatif yang menunjang ekonomi nasional.</li><li>Industri batik dapat menyerap banyak tenaga kerja dan meningkatkan pendapatan masyarakat.</li></ul><p><strong>4. Daya Saing:</strong></p><ul><li>Batik Indonesia memiliki daya saing yang tinggi di pasar global.</li><li>Batik diakui UNESCO sebagai Warisan Budaya Takbenda pada tahun 2009.</li><li>Hal ini memberikan nilai tambah bagi batik dan meningkatkan daya tariknya di mata konsumen internasional.</li></ul><p><strong>5. Upaya Pemerintah:</strong></p><ul><li>Pemerintah Indonesia telah melakukan berbagai upaya untuk mendukung pengembangan batik, seperti:<ul><li>Mempromosikan batik di luar negeri</li><li>Memberikan pelatihan dan pendampingan kepada pengrajin batik</li><li>Membangun infrastruktur dan fasilitas untuk mendukung industri batik</li></ul></li></ul><p><strong>Tantangan:</strong></p><ul><li>Meskipun memiliki potensi besar, industri batik masih menghadapi beberapa tantangan, seperti:<ul><li>Persaingan dari produk tekstil lain</li><li>Keterbatasan akses pasar</li><li>Kurangnya regenerasi pengrajin batik</li></ul></li></ul><p><strong>Kesimpulan:</strong></p><p>Batik memiliki potensi besar untuk menjadi pusat keunggulan ekonomi di Indonesia. Dengan upaya bersama dari pemerintah, pengusaha, dan masyarakat, batik dapat menjadi industri yang maju dan sejahtera, serta memberikan manfaat bagi seluruh rakyat Indonesia.</p>

1.Analisis PT Freeport Indonesia dalam Upaya Meningkatkan Perekonomian di Indonesia

PT Freeport Indonesia (PTFI) merupakan perusahaan pertambangan tembaga dan emas terbesar di dunia yang beroperasi di Papua, Indonesia. PTFI memiliki peran penting dalam meningkatkan perekonomian di Indonesia melalui beberapa aspek berikut:

1. Kontribusi terhadap Pendapatan Negara:

  • PTFI merupakan salah satu penyumbang pajak terbesar di Indonesia. Pada tahun 2022, PTFI menyumbang Rp43,5 triliun kepada negara dalam bentuk pajak, royalti, dan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP).
  • PTFI juga memberikan dividen kepada Pemerintah Indonesia sebagai pemegang saham mayoritas.

2. Penciptaan Lapangan Kerja:

  • PTFI mempekerjakan lebih dari 38.000 karyawan, di mana 98% di antaranya adalah orang Indonesia.
  • PTFI juga memberikan kesempatan kerja bagi masyarakat lokal di sekitar wilayah operasinya melalui program pemberdayaan dan pelatihan.

3. Peningkatan Ekonomi Lokal:

  • PTFI memberikan kontribusi significant terhadap ekonomi lokal di Papua.
  • PTFI membelanjakan lebih dari Rp10 triliun per tahun untuk barang dan jasa dari perusahaan lokal di Papua.
  • PTFI juga membangun infrastruktur dan fasilitas umum di wilayah operasinya, seperti jalan, jembatan, sekolah, dan rumah sakit.

4. Pengembangan Teknologi dan Inovasi:

  • PTFI menerapkan teknologi dan inovasi terbaru dalam operasinya, yang dapat meningkatkan efisiensi dan produktivitas.
  • PTFI juga bekerja sama dengan lembaga penelitian dan universitas di Indonesia untuk mengembangkan teknologi dan inovasi baru di bidang pertambangan.

5. Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan:

  • PTFI berkomitmen untuk menjalankan operasi yang berkelanjutan dan bertanggung jawab terhadap lingkungan dan sosial.
  • PTFI melaksanakan berbagai program pemberdayaan masyarakat di bidang pendidikan, kesehatan, ekonomi, dan budaya.
  • PTFI juga melakukan upaya pelestarian lingkungan di wilayah operasinya.

Tantangan:

  • PTFI menghadapi beberapa tantangan dalam operasinya, seperti isu lingkungan, sosial, dan keamanan.
  • PTFI perlu terus meningkatkan dialog dan kerjasama dengan semua pemangku kepentingan untuk mengatasi tantangan tersebut.

 

Batik: Potensi Pusat Keunggulan Ekonomi di Indonesia

Batik, warisan budaya Indonesia yang mendunia, memiliki potensi besar untuk menjadi pusat keunggulan ekonomi di Indonesia. Berikut beberapa alasannya:

1. Permintaan Tinggi:

  • Batik memiliki permintaan tinggi di pasar domestik dan internasional.
  • Pada tahun 2023, nilai ekspor batik mencapai USD282 juta.
  • Batik diminati oleh berbagai kalangan, mulai dari masyarakat umum hingga kolektor seni.

2. Keunikan dan Keragaman:

  • Batik memiliki keunikan dan keragaman yang tinggi, dengan berbagai motif dan corak yang khas dari masing-masing daerah di Indonesia.
  • Keunikan dan keragaman ini menjadikan batik sebagai produk yang eksklusif dan menarik bagi konsumen.

3. Potensi Industri Kreatif:

  • Batik dapat menjadi basis pengembangan industri kreatif yang menunjang ekonomi nasional.
  • Industri batik dapat menyerap banyak tenaga kerja dan meningkatkan pendapatan masyarakat.

4. Daya Saing:

  • Batik Indonesia memiliki daya saing yang tinggi di pasar global.
  • Batik diakui UNESCO sebagai Warisan Budaya Takbenda pada tahun 2009.
  • Hal ini memberikan nilai tambah bagi batik dan meningkatkan daya tariknya di mata konsumen internasional.

5. Upaya Pemerintah:

  • Pemerintah Indonesia telah melakukan berbagai upaya untuk mendukung pengembangan batik, seperti:
    • Mempromosikan batik di luar negeri
    • Memberikan pelatihan dan pendampingan kepada pengrajin batik
    • Membangun infrastruktur dan fasilitas untuk mendukung industri batik

Tantangan:

  • Meskipun memiliki potensi besar, industri batik masih menghadapi beberapa tantangan, seperti:
    • Persaingan dari produk tekstil lain
    • Keterbatasan akses pasar
    • Kurangnya regenerasi pengrajin batik

Kesimpulan:

Batik memiliki potensi besar untuk menjadi pusat keunggulan ekonomi di Indonesia. Dengan upaya bersama dari pemerintah, pengusaha, dan masyarakat, batik dapat menjadi industri yang maju dan sejahtera, serta memberikan manfaat bagi seluruh rakyat Indonesia.


Iklan

Iklan

Nanda R

Gold

05 Maret 2024 06:51

Jawaban terverifikasi

<p><strong>Pembangunan dan Pertumbuhan Ekonomi:</strong></p><p>Pembangunan ekonomi merupakan suatu upaya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan pertumbuhan ekonomi suatu negara. Pertumbuhan ekonomi biasanya diukur dari peningkatan Produk Domestik Bruto (PDB) suatu negara. Pembangunan ekonomi tidak hanya mencakup aspek ekonomi semata, tetapi juga melibatkan aspek-aspek sosial dan lingkungan.</p><p><strong>1. Analisis PT Freeport Indonesia:</strong></p><p>PT Freeport Indonesia memiliki peran penting dalam perekonomian Indonesia, terutama melalui sektor pertambangan dan pengolahan mineral. Beberapa analisis yang dapat dilakukan mencakup:</p><p><strong>Pemberian Lapangan Pekerjaan:</strong> PT Freeport memberikan lapangan pekerjaan bagi ribuan orang, mendukung pertumbuhan ekonomi lokal dan nasional.</p><p><strong>Kontribusi Terhadap Penerimaan Negara:</strong> Melalui pajak, royalti, dan kontribusi lainnya, PT Freeport menyumbang signifikan pada penerimaan negara, mendukung pembangunan infrastruktur dan proyek-proyek pembangunan lainnya.</p><p><strong>Pengembangan Infrastruktur:</strong> PT Freeport juga terlibat dalam pengembangan infrastruktur di sekitar wilayah operasinya, seperti jalan, jembatan, dan fasilitas umum lainnya.</p><p><strong>Pengelolaan Lingkungan:</strong> Analisis juga perlu melibatkan dampak lingkungan dari kegiatan pertambangan, dan upaya PT Freeport dalam memitigasi dampak tersebut.</p><p>Analisis menyeluruh terkait dampak ekonomi, sosial, dan lingkungan PT Freeport Indonesia dapat memberikan gambaran yang lebih baik tentang kontribusinya pada pembangunan ekonomi Indonesia.</p><p><strong>2. Batik sebagai Pusat Keunggulan Ekonomi di Indonesia:</strong></p><p>Batik telah menjadi bagian integral dari kekayaan budaya Indonesia, dan pengakuan UNESCO sebagai Warisan Budaya Tak Benda semakin memperkuat posisinya. Batik tidak hanya memiliki nilai artistik, tetapi juga potensi ekonomi yang besar:</p><p><strong>Pariwisata:</strong> Batik menjadi daya tarik wisata yang signifikan, membantu mempromosikan pariwisata di Indonesia.</p><p><strong>Industri Kreatif:</strong> Produksi dan pemasaran batik melibatkan banyak pelaku industri kreatif, termasuk perajin, desainer, dan pebisnis tekstil.</p><p><strong>Pusat Keunggulan Ekonomi Lokal:</strong> Beberapa daerah di Indonesia dikenal dengan keahlian khas mereka dalam pembuatan batik, menciptakan pusat keunggulan ekonomi lokal.</p><p><strong>Pemberdayaan Perempuan:</strong> Industri batik juga memberdayakan banyak perempuan sebagai perajin dan pengusaha mikro.</p>

Pembangunan dan Pertumbuhan Ekonomi:

Pembangunan ekonomi merupakan suatu upaya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan pertumbuhan ekonomi suatu negara. Pertumbuhan ekonomi biasanya diukur dari peningkatan Produk Domestik Bruto (PDB) suatu negara. Pembangunan ekonomi tidak hanya mencakup aspek ekonomi semata, tetapi juga melibatkan aspek-aspek sosial dan lingkungan.

1. Analisis PT Freeport Indonesia:

PT Freeport Indonesia memiliki peran penting dalam perekonomian Indonesia, terutama melalui sektor pertambangan dan pengolahan mineral. Beberapa analisis yang dapat dilakukan mencakup:

Pemberian Lapangan Pekerjaan: PT Freeport memberikan lapangan pekerjaan bagi ribuan orang, mendukung pertumbuhan ekonomi lokal dan nasional.

Kontribusi Terhadap Penerimaan Negara: Melalui pajak, royalti, dan kontribusi lainnya, PT Freeport menyumbang signifikan pada penerimaan negara, mendukung pembangunan infrastruktur dan proyek-proyek pembangunan lainnya.

Pengembangan Infrastruktur: PT Freeport juga terlibat dalam pengembangan infrastruktur di sekitar wilayah operasinya, seperti jalan, jembatan, dan fasilitas umum lainnya.

Pengelolaan Lingkungan: Analisis juga perlu melibatkan dampak lingkungan dari kegiatan pertambangan, dan upaya PT Freeport dalam memitigasi dampak tersebut.

Analisis menyeluruh terkait dampak ekonomi, sosial, dan lingkungan PT Freeport Indonesia dapat memberikan gambaran yang lebih baik tentang kontribusinya pada pembangunan ekonomi Indonesia.

2. Batik sebagai Pusat Keunggulan Ekonomi di Indonesia:

Batik telah menjadi bagian integral dari kekayaan budaya Indonesia, dan pengakuan UNESCO sebagai Warisan Budaya Tak Benda semakin memperkuat posisinya. Batik tidak hanya memiliki nilai artistik, tetapi juga potensi ekonomi yang besar:

Pariwisata: Batik menjadi daya tarik wisata yang signifikan, membantu mempromosikan pariwisata di Indonesia.

Industri Kreatif: Produksi dan pemasaran batik melibatkan banyak pelaku industri kreatif, termasuk perajin, desainer, dan pebisnis tekstil.

Pusat Keunggulan Ekonomi Lokal: Beberapa daerah di Indonesia dikenal dengan keahlian khas mereka dalam pembuatan batik, menciptakan pusat keunggulan ekonomi lokal.

Pemberdayaan Perempuan: Industri batik juga memberdayakan banyak perempuan sebagai perajin dan pengusaha mikro.


lock

Yah, akses pembahasan gratismu habis


atau

Dapatkan jawaban pertanyaanmu di AiRIS. Langsung dijawab oleh bestie pintar

Tanya Sekarang

Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?

Tanya ke Forum

Biar Robosquad lain yang jawab soal kamu

Tanya ke Forum

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

FAO (Food and Agriculture Organization) merupakan specialized agency dari Perserikatan Bangsa- Bangsa yang didirikan pada tahun 1945 di Kanada. Organisasi ini bertujuan meningkatkan gizi dan standar hidup, memperbaiki kehidupan masyarakat pedesaan, dan juga menunjang pertumbuhan ekonomi internasional. Saat ini FAO beranggotakan 194 negara dan telah bekerja di lebih dari 130 negara di seluruh dunia. Organisasi ini yakin bahwa setiap orang dapat berperan dalam menuntaskan masalah kelaparan. Indonesia telah menjadi anggota FAO sejak tahun 1948. Hingga saat ini lebih dari 650 proyek dan program yang dilaksanakan oleh FAO di Indonesia. Keanggotaan Indonesia dalam FAO ini memberikan manfaat yang besar yaitu …. a. memperjuangkan peningkatan kesejahteraan di bidang ketahanan pangan b. meningkatkan kesejahteraan masyarakat memalui produksi pangan mandiri c. menekan angka kemiskinan melalui peningkatan produksi pangan d. menekan angka harapan hidup e. meningkatkan pertumbuhan ekonomi karena banyak mendapatkan bantuan gizi

17

0.0

Jawaban terverifikasi