Annisa C

11 Januari 2022 08:47

Iklan

Annisa C

11 Januari 2022 08:47

Pertanyaan

Besi merupakan salah satu logam yang banyak digunakan dalam kehidupan sehari-hari, namun memiliki kelemahan yakni mudah berkarat. Berdasarkan harga potensial reduksinya, besi memiliki E yang relatif kecil yakni - 0,410 volt, sehingga mudah berkarat. Berbeda dengan logam perak, platina, dan emas yang memiliki harga E reduksi jauh lebih besar dari + 0,40 volt, sehingga menyebabkan logam-logam ini sukar berkarat. Proses korosi/perkaratan juga dipicu oleh adanya air dan kelembaban udara, elektrolit dipermukaan logam (asam atau garam), atau permukaan logam yang tidak rata. Terdapat berbagai cara yang dapat ditempuh untuk mencegah terjadinya perkaratan pada logam besi. Sebutkan 4 cara untuk mencegah terjadinya perkaratan pada besi tersebut!

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

00

:

04

:

08

:

18

Klaim

3

3

Jawaban terverifikasi

Iklan

R. Henni

Mahasiswa/Alumni Universitas Pendidikan Indonesia

26 Januari 2022 13:44

Jawaban terverifikasi

Halo Annisa, jawaban dari soal ini adalah mengecat, melumuri dengan oli, dibalut dengan plastik, tin plating, galvanisasi, cromium plating, dan sacrifical protection. Ayo simak pembahasannya agar lebih paham 😊 Korosi adalah reaksi redoks antara suatu logam dengan gas oksigen dan air. Pada proses korosi logam mengalami oksidasi. Terdapat beberapa cara yang digunakan untuk melindungi logam besi dari korosi. 1) Mengecat Cat menghindari logam besi kontak secara langsung dengan oksigen dan air. Hal ini dapat mencegah logam besi dari korosi. Contoh: Pagar di cat 2) Melumuri dengan oli Oli dapat mencegah logam kontak dengan air, sebab air tidak dapat larut di oli. Hal ini membuat logam terhindar dari korosi karena syarat terjadinya korosi terdapat air dan oksigen. Contoh: Mesin 3) Dibalut dengan plastik Dengan membalut logam menggunakan plastik dapat menghindari logam kontak secara langsung dengan air dan udara, sehingga logam terhindar dari korosi. Contoh: Rak piring, keranjang, dll. 4) Tin Plating (Pelapisan dengan Timah) Timah adalah logam yang tahan karat, sebab nilai potensial reduksi dari timah lebih besar dari pada besi. Dengan melapisi besi dengan timah, maka besi akan terhindar dari korosi. Sebab besi tidak kontak secara langsung dengan udara dan air. Namun jika lapisan dari timah ada yang robek, maka proses korosi berlangsung lebih cepat. Sebab antara logam besi dan timah membentuk sel elektrokimia, karena nilai potensial reduksi timah lebih besar dari besi. Hal ini membuat besi sebagai anoda dan mengalami oksidasi. Namun hal ini diharapkan, agar kaleng-kaleng bekas dapat mudah hancur. Contoh: Kaleng makanan 5) Galvanisasi (Pelapisan dengan Zink) Prinsip dari proses galvanisasi adalah perlindungan katoda. Potensial reduksi (E◦) besi lebih positif dari zink, sehingga besi dan zink akan membentuk sel elektrokimia. Karena potensial reduksi besi lebih besar dari zink, maka besi sebagai katoda mengalami reduksi sedangkan zink sebagai anoda mengalami oksidasi. Contoh: Pipa besi, tiang telepon, badan mobil 6) Cromium Plating (Pelapisan dengan krom) Besi dapat dilapisi dengan krom, untuk memberi lapisan pelindung yang mengkilap. Pelapisan dengan krom membuat besi terlindungi dari udara dan air, sehingga terhindar dari korosi. Contoh: Bumper mobil 7) Sacrifical Protection (Pengorbanan Anoda) Menghubungkan logam besi dengan magnesium. Logam magnesium memiliki potensial reduksi lebih kecil dari pada besi. Hal ini membuat besi berperan sebagai anoda, sehingga magnesium mengalami oksidasi. Oleh karena itu ketika logam besi dihubungkan dengan magnesium, logam yang akan berkarat adalah magnesium sedangkan besi akan tetap utuh terhindar dari karat. Namun dalam hal ini, magnesium harus diganti secara berkala. Contoh: Melindungi pipa baja di dalam tanah


Iklan

Dek P

22 November 2022 02:00

Besi merupakan salah satu logam yang banyak digunakan dalam kehidupan sehari-hari, namun memiliki kelemahan. yakni mudah berkarat. Berdasarkan harga potensial reduksinya. besi memiliki E yang relatif kecil' yakni —0.410 volt sehingga mudah berkarat. Berbeda dengan logam perak, platina, dan emas yang memiliki harga E reduksi jauh lebih besar dari +0,40 volt sehingga menyebabkan logam-logam ini sukar berkarat. Proses korosi/perkaratan juga dipicu oleh adanya air dan kelembaban udara, elektrolit dipermukaan logam (asam atau garam), atau permukaan logam yang tidak rata. Terdapat berbagai cara yang dapat ditempuh untuk mencegah terjadinya perkaratan pada logam besi. Proses pencegahan tepat adalah .


Yusrial F

02 Desember 2023 02:51

Besi merupakan salah satu logam yang banyak digunakan dalam kehidupan sehari– hari, namun memiliki kelemahan yakni mudah berkarat. Berdasarkan harga potensial reduksinya, besi memiliki E yang relatif kecil yakni – 0,410 volt, sehingga mudah berkarat. Berbeda dengan logam perak, platina, dan emas yang memiliki harga E reduksi jauh lebih besar dari + 0,40 volt, sehingga menyebabkan logam-logam ini sukar berkarat. Proses korosi/perkaratan juga dipicu oleh adanya air dan kelembaban udara, elektrolit dipermukaan logam (asam atau garam), atau permukaan logam yang tidak rata. Terdapat berbagai cara yang dapat ditempuh untuk mencegah terjadinya perkaratan pada logam besi. Proses pencegahan karat yang dilakukan pada velg mobil yang paling tepat adalah….


Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?

Tanya ke AiRIS

Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

Chat AiRIS

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

Tulislah nama yang benar untuk senyawa di bawah ini menggunakan Sistem Yunani dan Bilangan Oksidasi! (j)PCI5

60

5.0

Jawaban terverifikasi