Sheilla N
23 Juli 2024 17:58
Iklan
Sheilla N
23 Juli 2024 17:58
Pertanyaan
2
1
Iklan
Nanda R

Community
27 Juli 2024 08:55
Untuk mencatat transaksi-transaksi tersebut dengan Metode Pencatatan Periodik dan Perpetual, kita akan menggunakan dua pendekatan yang berbeda. Berikut adalah jurnal umum untuk kedua metode tersebut:
### **1. Metode Pencatatan Periodik**
#### **Jurnal Umum Metode Periodik**
**Tanggal 2 Desember:**
```
Pembelian barang dagangan secara kredit
Pembelian Rp2.000.000,00
Utang Dagang Rp2.000.000,00
```
**Tanggal 4 Desember:**
```
Pengembalian barang rusak
Utang Dagang Rp150.000,00
Pembelian Rp150.000,00
```
**Tanggal 7 Desember:**
```
Penjualan barang dagangan secara tunai
Kas Rp920.000,00
Penjualan Rp920.000,00
Be-ban Pokok Penjualan Rp550.000,00
Persediaan Barang Dagangan Rp550.000,00
```
**Tanggal 11 Desember:**
```
Pembayaran utang dari pembelian tanggal 2 Desember
Utang Dagang Rp1.850.000,00
Kas Rp1.850.000,00
```
**Tanggal 16 Desember:**
```
Pembelian barang dagangan secara kredit
Pembelian Rp4.000.000,00
Utang Dagang Rp4.000.000,00
```
**Tanggal 17 Desember:**
```
Pembayaran biaya angkut atas pembelian tanggal 16 Desember
Biaya Angkut Rp300.000,00
Kas Rp300.000,00
```
**Tanggal 19 Desember:**
```
Penjualan barang dagangan secara kredit
Piutang Dagang Rp3.500.000,00
Penjualan Rp3.500.000,00
Be-ban Pokok Penjualan Rp2.275.000,00
Persediaan Barang Dagangan Rp2.275.000,00
```
**Tanggal 21 Desember:**
```
Pengembalian barang oleh konsumen
Pengembalian Penjualan Rp600.000,00
Piutang Dagang Rp600.000,00
Be-ban Pokok Penjualan Rp375.000,00
Persediaan Barang Dagangan Rp375.000,00
```
**Tanggal 28 Desember:**
```
Menerima pelunasan tagihan dari transaksi tanggal 19 Desember
Kas Rp2.900.000,00
Piutang Dagang Rp2.900.000,00
```
**Tanggal 29 Desember:**
```
Pembayaran utang dari pembelian tanggal 16 Desember
Utang Dagang Rp4.000.000,00
Kas Rp4.000.000,00
```
### **2. Metode Pencatatan Perpetual**
#### **Jurnal Umum Metode Perpetual**
**Tanggal 2 Desember:**
```
Pembelian barang dagangan secara kredit
Persediaan Barang Dagangan Rp2.000.000,00
Utang Dagang Rp2.000.000,00
```
**Tanggal 4 Desember:**
```
Pengembalian barang rusak
Utang Dagang Rp150.000,00
Persediaan Barang Dagangan Rp150.000,00
```
**Tanggal 7 Desember:**
```
Penjualan barang dagangan secara tunai
Kas Rp920.000,00
Penjualan Rp920.000,00
Be-ban Pokok Penjualan Rp550.000,00
Persediaan Barang Dagangan Rp550.000,00
```
**Tanggal 11 Desember:**
```
Pembayaran utang dari pembelian tanggal 2 Desember
Utang Dagang Rp1.850.000,00
Kas Rp1.850.000,00
```
**Tanggal 16 Desember:**
```
Pembelian barang dagangan secara kredit
Persediaan Barang Dagangan Rp4.000.000,00
Utang Dagang Rp4.000.000,00
```
**Tanggal 17 Desember:**
```
Pembayaran biaya angkut atas pembelian tanggal 16 Desember
Biaya Angkut Rp300.000,00
Kas Rp300.000,00
```
**Tanggal 19 Desember:**
```
Penjualan barang dagangan secara kredit
Piutang Dagang Rp3.500.000,00
Penjualan Rp3.500.000,00
Be-ban Pokok Penjualan Rp2.275.000,00
Persediaan Barang Dagangan Rp2.275.000,00
```
**Tanggal 21 Desember:**
```
Pengembalian barang oleh konsumen
Pengembalian Penjualan Rp600.000,00
Piutang Dagang Rp600.000,00
Be-ban Pokok Penjualan Rp375.000,00
Persediaan Barang Dagangan Rp375.000,00
```
**Tanggal 28 Desember:**
```
Menerima pelunasan tagihan dari transaksi tanggal 19 Desember
Kas Rp2.900.000,00
Piutang Dagang Rp2.900.000,00
```
**Tanggal 29 Desember:**
```
Pembayaran utang dari pembelian tanggal 16 Desember
Utang Dagang Rp4.000.000,00
Kas Rp4.000.000,00
```
### **Perbedaan Metode Periodik dan Perpetual**
- **Metode Periodik:** Persediaan dan be-ban pokok penjualan dicatat pada akhir periode akuntansi setelah melakukan perhitungan fisik persediaan. Transaksi pembelian dicatat dalam akun Pembelian, dan penyesuaian dilakukan untuk menentukan HPP pada akhir periode.
- **Metode Perpetual:** Persediaan dan be-ban pokok penjualan dicatat secara langsung setiap kali terjadi transaksi. Akun Persediaan diperbarui secara langsung setelah setiap pembelian dan penjualan, memberikan informasi yang lebih real-time tentang jumlah dan nilai persediaan.
Kedua metode tersebut memiliki cara pencatatan yang berbeda, namun tujuan akhirnya adalah untuk mencatat transaksi dengan akurat dan memberikan laporan keuangan yang relevan.
· 0.0 (0)
Iklan
Tanya ke AiRIS
Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

LATIHAN SOAL GRATIS!
Drill Soal
Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian


Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!