Rahmat S

10 Februari 2022 09:27

Iklan

Rahmat S

10 Februari 2022 09:27

Pertanyaan

Berikanlah penjelasan mengenai tanam paksa hingga akhirnya dipahami mengapa pemerintah kolonial Belanda memberlakukan sistem Tanam Paksa di Indonesia pada tahun 1830!

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

02

:

07

:

48

:

04

Klaim

2

1

Jawaban terverifikasi

Iklan

Nur S

10 Februari 2022 23:50

Jawaban terverifikasi

Halo Rahmat, kaka bantu jawab ya. Tanam paksa adalah peraturan yang diusulkan oleh van den Bosch untuk mengatasi kekosongan kas Belanda. Saat itu pengeluaran Belanda tidak terkontrol, akibat banyaknya biaya yang harus dikeluarkan Belanda dalam perang dengan Prancis, membayar utang-utang VOC, dan mendanai Perang Diponegoro. Yuk simak pembahasannya! Sistem Tanam Paksa adalah peraturan yang dikeluarkan van den Bossch pada tahun 1830 yang mewajibkan setiap desa menyisihkan sebagian tanahnya (20%) untuk ditanami komoditas ekspor, khususnya kopi, tebu, teh, dan tarum (nila). Hasil tanaman ini akan dijual kepada pemerintah kolonial dengan harga yang sudah dipastikan dan hasil panen diserahkan kepada pemerintah kolonial. Penduduk desa yang tidak memiliki tanah harus bekerja 75 hari dalam setahun (20%) pada kebun-kebun milik pemerintah yang menjadi semacam pajak. Latar belakang pelaksanaan sistem tanam paksa (cultuurstelsel) ini karena pemerintah sedang mengalami kekosongan kas negara. Kekosongan kas negara ini disebabkan oleh berbagai hal, seperti banyaknya biaya yang harus dikeluarkan Belanda dalam perang dengan Prancis, membayar utang-utang VOC, dan mendanai Perang Diponegoro. Hal ini menyebabkan pengeluaran keuangan menjadi semakin tidak terkontrol. Parlemen akhirnya menerapkan kebijakan yang disebut culturstelsel di Hindia Belanda. Orang-orang Indonesia kemudian menyebutnya dengan sistem tanam paksa. 4 pokok aturan sistem tanam paksa : 1. Tuntutan kepada setiap rakyat Pribumi agar menyediakan tanah pertanian untuk cultuurstelsel tidak melebihi 20% atau seperlima bagian dari tanahnya untuk ditanami jenis tanaman perdagangan. 2. Pembebasan tanah yang disediakan untuk cultuurstelsel dari pajak, karena hasil tanamannya dianggap sebagai pembayaran pajak. 3. Rakyat yang tidak memiliki tanah pertanian dapat menggantinya dengan bekerja di perkebunan milik pemerintah Belanda atau di pabrik milik pemerintah Belanda selama 66 hari atau seperlima tahun. 4. Waktu untuk mengerjakan tanaman pada tanah pertanian untuk Culturstelsel tidak boleh melebihi waktu tanam padi atau kurang lebih 3 (tiga) bulan. Semoga membantu ya :)


Iklan

Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?

Tanya ke AiRIS

Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

Chat AiRIS

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

Apakah benar NIBKD dan MBKS dibentuk guna menghadapi kekuatan Belanda? Jelaskan!

28

5.0

Jawaban terverifikasi