Lituh A

01 September 2021 15:45

Iklan

Lituh A

01 September 2021 15:45

Pertanyaan

berada pada plastosen atas dan holosen merupakan ciri ciri

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

01

:

07

:

23

:

56

Klaim

3

1

Jawaban terverifikasi

Iklan

B. Hindarto

Mahasiswa/Alumni Universitas Negeri Jakarta

02 September 2021 06:51

Jawaban terverifikasi

Halo Lituh A Menurut teori geologi, yaitu ilmu pengetahuan yang mempelajari tentang pembentukan bumi secara keseluruhan, proses perkembangan bumi di bagi menjadi empat tahapan yaitu. 1. Masa Arkaekum adalah masa tertua yang diperkiran terjadi 2,5 Miliar tahun yang lalu. Pada masa ini, keadaan bumi masih labil, menyerupai gumpalan bola gas, dan kulit bumi masih dalam proses pembentukan. Selain itu belum ada tanda-tanda kehidupan hal ini karena temperatur bumi memang masih sangat tinggi. 2. Masa Paleozoikum berlangsung sekitar 500-245 juta tahun yang lalu. Kondisi bumi sudah lebih stabil, meski belum secara menyeluruh. Secara berangsur, temperatur bumi mendingin dan mulai terlihat adanya tanda-tanda kehidupan berupa makhluk bersel satu atau yang lebih dikenal nama Mikroorganisme. Selanjutnya muncul hewan sejenis ikan tak berahang, hewan amfibi dan beberapa jenis tumbuhan ganggang. Oleh karena itu, masa ini dinamakan pula dengan zaman primer. 3. Masa Mesozoikum disebut juga zaman sekunder (zaman kehidupan kedua) ini diperkirakan berlangsung sekitar 245-65 juta tahun yang lalu. Bumi sudah semakin stabil. Mulai muncul beragam hewan bertubuh besar, seperti berbagai jenis hewan reptil, dinousaurus, dan gajah purba atau mamut. 4. Masa Neozoikum dibedakan menjadi dua zaman yaitu zaman tersier dan kuarter. Zaman Tersier berlangsung sekitar 60 juta yang lalu. Hal terpenting pada zaman ini adalah munculnya jenis primata, seperti kera. Zaman Kuarter di bagi ke dalam dua kala, yaitu kala Pleistosen/Diluvium, dan Holosen/Aluvium. A. Zaman Pleistosen disebut juga sebagai Zaman Diluvium atau zaman es. Sebab, pada masa ini keadaan bumi tidak stabil dan es di kutub berulang kali meluas hingga menutup sebagian besar benua Asia, Amerika, dan Eropa bagian utara. Periode ini disebut dengan zaman glasial. Sementara jika suhu panas naik, maka es tersebut akan mencair dan permukaan air laut juga menjadi naik. Masa tersebut disebut sebagai zaman interglasial. Zaman glasial dan interglasial saling silih berganti hingga berlangsung selama kurang lebih 600.000 tahun. B. Sedangkan Zaman Holosen atau Alluvium berlangsung kira-kira 10.000 tahun lalu sampai sekarang. Pada periode ini telah hidup Homo Sapiens atau manusia yang cerdas. Oleh karena itu, kebudayaan sebagai ciptaan manusia mengalami perkembangan dan kemajuan luar biasa. Dengan demikian, Zaman Pleistosen disebut juga sebagai Zaman Diluvium atau zaman es. Sebab, pada masa ini keadaan bumi tidak stabil dan es di kutub berulang kali meluas hingga menutup sebagian besar benua Asia, Amerika, dan Eropa bagian utara. Periode ini disebut dengan zaman glasial. Sementara jika suhu panas naik, maka es tersebut akan mencair dan permukaan air laut juga menjadi naik. Zaman Holosen atau Alluvium berlangsung kira-kira 10.000 tahun lalu sampai sekarang. Pada periode ini telah hidup Homo Sapiens atau manusia yang cerdas. Mapel: Sejarah kelas: 10 SMA Topik: Indonesia Zaman Praaksara Semoga Membantu Ya : )


Iklan

Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?

Tanya ke AiRIS

Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

Chat AiRIS

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

Apakah benar NIBKD dan MBKS dibentuk guna menghadapi kekuatan Belanda? Jelaskan!

31

5.0

Jawaban terverifikasi