Kinzpearl K

15 April 2024 15:36

Iklan

Kinzpearl K

15 April 2024 15:36

Pertanyaan

barusan aku cek di kunci jawabannya itu D. ada yang bisa bantu jelasin, soalnya aku bingung bgt. terima kasih

barusan aku cek di kunci jawabannya itu D. ada yang bisa bantu jelasin, soalnya aku bingung bgt. terima kasih 

alt

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

00

:

22

:

04

:

46

Klaim

5

2

Jawaban terverifikasi

Iklan

JAJWKWNVU J

21 April 2024 01:36

Jawaban terverifikasi

Premis 1: Jika Ani rajin belajar, maka dia akan memperoleh indeks prestasi yang baik. Premis 2: Kenyataannya, Ani tidak rajin belajar. Dari kedua premis tersebut, kita tidak dapat menyimpulkan dengan pasti apa yang terjadi dengan indeks prestasi Ani. Berikut penjelasannya: A. Ani memperoleh indeks prestasi yang baik. Ini tidak dapat disimpulkan karena premis 2 menyatakan bahwa Ani tidak rajin belajar, sehingga belum tentu dia memperoleh indeks prestasi yang baik. B. Ani tidak memperoleh indeks prestasi yang baik. Ini juga tidak dapat disimpulkan secara pasti, karena walaupun Ani tidak rajin belajar, masih ada kemungkinan dia bisa memperoleh indeks prestasi yang baik dengan kemampuan alaminya. C. Ani adalah anak yang pintar. Ini juga tidak dapat disimpulkan dari informasi yang diberikan. Hanya karena Ani tidak rajin belajar, belum tentu dia adalah anak yang pintar. Oleh karena itu, jawaban yang paling tepat adalah: D. Tidak dapat disimpulkan. Dari premis-premis yang diberikan, kita tidak dapat menyimpulkan dengan pasti apa yang terjadi dengan indeks prestasi Ani. Kesimpulan yang dapat ditarik hanya terbatas pada informasi yang diberikan dalam premis.


Iklan

Mercon M

Community

28 April 2024 04:45

Jawaban terverifikasi

<p>Pernyataan tersebut termasuk dalam jenis logika kausal, yang menyatakan hubungan sebab-akibat antara dua peristiwa atau kondisi. Dalam hal ini, pernyataan tersebut menyatakan bahwa jika Ani rajin belajar, maka ia akan memperoleh indeks prestasi yang baik.</p><p>Namun, kenyataannya, Ani tidak rajin belajar. Dari pernyataan itu sendiri, tidak ada informasi yang diberikan tentang bagaimana indeks prestasi Ani jika ia tidak rajin belajar. Oleh karena itu, tidak dapat disimpulkan secara pasti apakah Ani memperoleh indeks prestasi yang baik atau tidak. Oleh karena itu, jawaban yang tepat adalah D. Tidak dapat disimpulkan.</p>

Pernyataan tersebut termasuk dalam jenis logika kausal, yang menyatakan hubungan sebab-akibat antara dua peristiwa atau kondisi. Dalam hal ini, pernyataan tersebut menyatakan bahwa jika Ani rajin belajar, maka ia akan memperoleh indeks prestasi yang baik.

Namun, kenyataannya, Ani tidak rajin belajar. Dari pernyataan itu sendiri, tidak ada informasi yang diberikan tentang bagaimana indeks prestasi Ani jika ia tidak rajin belajar. Oleh karena itu, tidak dapat disimpulkan secara pasti apakah Ani memperoleh indeks prestasi yang baik atau tidak. Oleh karena itu, jawaban yang tepat adalah D. Tidak dapat disimpulkan.


Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?

Tanya ke AiRIS

Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

Chat AiRIS

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

Cermatilah puisi " Aku " Karya CHAIRIL ANWAR benkut ini! Aku Kalau sampai waktuku Ku mau tak seorang kan merayu Tidak juga kau Tak pertu sedu sedan itu Dari kumpulannya terbuang Biar peluru menembus kulitku Aku tetap meradang menerjang Tema puisi di atas adalah.... A. ketekunan dan kemauan seseorang dalam memperjuangan hak dirinya B. kemauan untuk hidup tenang tanpa beban C. kegigihan sesorang dalam mendapatkan cinta sejati D. seseorang yang tidak mau diganggu oleh siapapun E. kepasrahan kepada keadaan yang sedang terjadi

7

5.0

Jawaban terverifikasi

[1] Gaya hidup sedentari alias kurang gerak atau mager (malas gerak) adalah masalah yang sering dialami oleh penduduk perkotaan. [2] Bekerja di depan layar komputer sepanjang hari, kelamaan terjebak macet di jalan,atau hobi main gim tanpa diimbangi olahraga merupakan bentuk dari gaya hidup sedentari. [3] Jika Anda termasuk salah satu orang yang sering melakukan berbagai rutinitas tersebut, Anda harus waspada. [4] Pasalnya, gaya hidup sedentari sangat berbahaya karena membuat Anda berisiko terkena diabetes tipe 2. [5] Gaya hidup sedentari menyebabkan masyarakat, terutama penduduk kota, malas bergerak. [6] Coba ingat-ingat, dalam sehari ini, sudah berapa kali Anda dalam menggunakan aplikasi online untuk memenuhi kebutuh Anda? [7] Selain itu, tilik juga berapa banyak langkah yang sudah Anda dapatkan pada hari ini? [8] Seiring dengan pengembangan teknologi yang makin canggih, apa pun yang Anda butuhkan kini bisa langsung diantar ke ruangan kantor Anda atau depan rumah. [9] Selain hemat waktu, Anda pun jadi tak perlu mengeluarkan energi untuk mendapatkan apa yang Anda mau. [10] Namun, tahukah Anda bahwa segala kemudahan tersebut menyimpan bahaya bagi tubuh Anda? [11] Minimnya aktifitas fisik karena gaya hidup ini membuatmu berisiko lebih tinggi terkena berbagai penyakit kronis, termasuk diabetes. [12] Bahkan, Badan Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan bahwa gaya hidup ini juga termasuk 1 dari 10 penyebab kematian terbanyak di dunia. [13] Selain itu, data terbaru dari Riskedas 2018 menguak bahwa DKI Jakarta merupakan provinsi dengan tingkat diabetes melitus tertinggi di Indonesia. [14] Ini menunjukkan bahwa gaya hidup mager amat erat kaitannya dengan tingkat diabetes di perkotaan. Bentuk bahasa yang sejenis dengan mager pada kalimat 1 adalah.... a. magang b. oncom c. rudal d. pugar

5

5.0

Jawaban terverifikasi