Nabil A

11 November 2022 09:11

Iklan

Nabil A

11 November 2022 09:11

Pertanyaan

BAHAYA *MEROKOK* *Merokok* menjadi kebiasaan yang sangat umum dan meluas di masyarakat. Bahaya *merokok* terhadap kesehatan tubuh telah diteliti, tetapi masih saja banyak orang yang *merokok*. Meski semua orang tahu akan bahaya yang ditimbulkan akibat *merokok*, perilaku *merokok* tidak pernah surut, apalagi di kalangan remaja. Remaja modern saat ini identik dengan *rokok*. Dengan *merokok*, mereka menganggap diri mereka "macho" dan identik pula dengan bahasa pergaulan mereka. Sebaliknya, remaja yang tidak *merokok* dianggap tidak gaul dan kuno. Keadaan semakin diperparah dengan sikap masyarakat yang masih menoleransi perilaku *merokok* remaja tanpa memberikan arahan tentang bahaya *merokok* bagi mereka. Pada asap *rokok* terdapat 4.000 zat kimia berbahaya untuk kesehatan. Dua di antaranya adalah nikotin yang bersifat adiktif dan tar yang bersifat karsinogenik. Racun dan karsinogen yang timbul akibat *pembakaran* tembakau dapat memicu terjadinya kanker. Sementara itu, nikotin menjadi penyebab mengapa para *perokok* sangat sulit meninggalkan kebiasaan *merokoknya*. Zat nikotin tersebut menimbulkan kecanduan. Selain itu, *rokok* juga mengandung timah hitam (Pb) dan karbon monoksida (CO). Berikut adalah beberapa risiko kesehatan bagi *perokok* berdasarkan hasil Survei Sosial Ekonomi Nasional. *Rokok* menyebabkan 9,8% kematian karena penyakit paru kronik. *Perokok* juga berisiko terkena penyakit jantung, kanker paru, kanker mulut, dan osteoporosis. Kebiasaan *merokok* menjadi penyebab dari sekitar 5% strok di Indonesia. Wanita yang *merokok* kemungkinan mengalami penurunan atau penundaan kemampuan hamil. Sementara pada pria, *rokok* dapat meningkatkan risiko impotensi sebesar 50%. Selain itu, ibu hamil yang *merokok* selama masa kehamilan ataupun terkena asap *rokok* di rumah atau di lingkungannya berisiko mengalami proses kelahiran yang bermasalah. Peran orang tua dan guru sangat diperlukan untuk memberi pengertian dan pengetahuan yang cukup tentang bahaya *merokok* bagi para remaja. Dalam praktiknya, diharapkan orang tua dan guru tidak memaksa para remaja untuk berhenti *merokok*. Pemaksaan ini tentu saja bukan cara yang efektif karena remaja akan sembunyi-sembunyi ketika *merokok*. Namun, mereka diharapkan berhenti *merokok* atau tidak mencoba *merokok* setelah mengetahui dampak *merokok* bagi kesehatan. 1. Berikut yang bukan alasan para remaja *merokok* adalah .... a. merasa macho b. merasa gaul c. karena bermanfaat d. tidak mau dianggap kuno

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

02

:

01

:

56

:

12

Klaim

11

1


Iklan

Yuli Y

11 November 2022 15:30

Jawaban untuk soal ini adalah C, dibuktikan pada kutipan "Dengan *merokok*, mereka menganggap diri mereka "macho" dan identik pula dengan bahasa pergaulan mereka. Sebaliknya, remaja yang tidak *merokok* dianggap tidak gaul dan kuno"


Iklan

Mau jawaban yang terverifikasi?

Tanya ke AiRIS

Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

Chat AiRIS

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

1. Sejak kecil kau telah akrab dengan lingkungan sekolah ini karena sering diajak ibumu kemari. Tak heran ketika sudah waktunya untuk masuk sekolah, kau begitu **supel** dan teman-temanmu pun sudah banyak. Mereka umumnya murid-murid yang pernah diajar ibumu waktu kelas satu. Sedangkan aku? Aku waktu itu baru saja pindah ke kota kecil ini. Makna kata bercetak tebal dalam kutipan cerpen tersebut adalah .... A. ramah C. santun B. sopan D. baik

54

5.0

Jawaban terverifikasi

Teks berikut untuk soai nomor 4. 1) Ilmuwan di berbagai belahan dunia berkejaran dengan waktu untuk menciptakan vaksin guna mengatasi virus Corona jenis baru. Vaksin perlu segera diciptakan karena kematian akibat virus Corona yang terus bertambah dan penyebaran virus yang kian meluas. 2) Pada Jum'at (7-2-2020), Komisi Kesehatan Nasional Cina mencatat jumlah kematian akibat virus Corona baru telah mencapai 636 kasus, sedangkan jumlah warga yang terinfeksi menjadi 31.161 kasus. Kasus terbanyak terjadi di Hubei, Cina, tempat vi kesehatan du niairus pertama muncul. Selain di Cina, virus itu kini telah menyebar ke lebih dari 25 negara. 3) Para ilmuwan bekerja dalam kecepatan penuh untuk menemukan vaksin bagi virus Corona baru atau penyakit pernapasan akut 2019-nCOV. Sebagai pusat epidemic, ilmuwan Cina berupaya menemukan vaksin bagi virus itu. Perkembangan terbaru adalah mereka menciptakan peta genetik virus. 4) Ilmuwan dari Australia, Kanada, hingga Prancis ikut menciptakan berbagai jenis inokulasi bersama sejumlah perusahaan biotek dan vaksin. Beberapa waktu lalu, Kepala Laboratorium Identifikasi Virus dari Institut Peter Doherty untuk Infeksi dan kekebalan, Melbourne, Julian Druce, menyatakan mereka mengembangkan virus Corona versi laboratorium dari tubuh pasien yang terinfeksi untuk uji coba. Tanggapan yang sesuai dengan berita tersebut adalah ... A. Pemerintah Australia telah tanggap menghadapi serangan virus Corona dengan menemukan vaksin virus tersebut. B. Para ilmuan perlu segera mempelajari virus corona yang menjadi masalah besar bagi kesehatan dunia karena persebarannya sangat cepat. C. Masyarakat perlu mawas diri dan menjaga kesehatan dalam menghadapi serangan virus corona yang mulai menyebar di Indonesia, D. Virus corona menjadi masalah besar bagi kesehatan manusia.

31

0.0

Jawaban terverifikasi

Iklan