Slyta T

17 November 2023 21:02

Iklan

Slyta T

17 November 2023 21:02

Pertanyaan

bagaimanakah susunan senyawa

bagaimanakah susunan senyawa

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

02

:

20

:

34

:

18

Klaim

1

1

Jawaban terverifikasi

Iklan

Erwin A

Community

18 November 2023 08:31

Jawaban terverifikasi

<p>Susunan senyawa dapat dibagi menjadi dua jenis, yaitu susunan kimia dan susunan fisik.</p><p><strong>Susunan Kimia</strong></p><p>Susunan kimia senyawa adalah cara atom-atom dalam senyawa saling berikatan. Ikatan kimia ini dapat berupa ikatan ion, ikatan kovalen, atau ikatan logam.</p><p><strong>Ikatan ion</strong> terjadi antara atom-atom yang memiliki perbedaan elektronegativitas yang besar. Atom yang elektronegatif akan menarik elektron dari atom yang elektropositif. Akibatnya, atom yang elektronegatif akan bermuatan negatif dan atom yang elektropositif akan bermuatan positif.</p><p><strong>Ikatan kovalen</strong> terjadi antara atom-atom yang memiliki perbedaan elektronegativitas yang kecil. Atom-atom ini akan saling berbagi elektron untuk mencapai kestabilan.</p><p><strong>Ikatan logam</strong> terjadi antara atom-atom logam. Atom-atom logam ini akan saling berbagi elektron valensi mereka untuk membentuk lautan elektron.</p><p><strong>Susunan Fisik</strong></p><p>Susunan fisik senyawa adalah cara atom-atom dalam senyawa tersusun secara fisik. Susunan fisik senyawa dapat berupa susunan molekuler, susunan ionik, atau susunan atomik.</p><p><strong>Susunan molekuler</strong> terjadi pada senyawa yang tersusun atas molekul-molekul. Molekul-molekul ini dapat saling berikatan secara kovalen atau ion.</p><p><strong>Susunan ionik</strong> terjadi pada senyawa yang tersusun atas ion-ion. Ion-ion ini dapat saling tarik-menarik secara elektrostatis.</p><p><strong>Susunan atomik</strong> terjadi pada senyawa yang tersusun atas atom-atom. Atom-atom ini dapat saling berikatan secara logam.</p><p>Senyawa dapat memiliki susunan kimia dan susunan fisik yang berbeda. Misalnya, senyawa air (H2O) memiliki susunan kimia ikatan kovalen, tetapi memiliki susunan fisik molekuler. Senyawa garam dapur (NaCl) memiliki susunan kimia ikatan ion, tetapi memiliki susunan fisik ionik.</p><p>Susunan senyawa dapat mempengaruhi sifat-sifat senyawa tersebut. Misalnya, senyawa yang memiliki susunan molekuler biasanya memiliki titik leleh dan titik didih yang rendah. Senyawa yang memiliki susunan ionik biasanya memiliki titik leleh dan titik didih yang tinggi.</p>

Susunan senyawa dapat dibagi menjadi dua jenis, yaitu susunan kimia dan susunan fisik.

Susunan Kimia

Susunan kimia senyawa adalah cara atom-atom dalam senyawa saling berikatan. Ikatan kimia ini dapat berupa ikatan ion, ikatan kovalen, atau ikatan logam.

Ikatan ion terjadi antara atom-atom yang memiliki perbedaan elektronegativitas yang besar. Atom yang elektronegatif akan menarik elektron dari atom yang elektropositif. Akibatnya, atom yang elektronegatif akan bermuatan negatif dan atom yang elektropositif akan bermuatan positif.

Ikatan kovalen terjadi antara atom-atom yang memiliki perbedaan elektronegativitas yang kecil. Atom-atom ini akan saling berbagi elektron untuk mencapai kestabilan.

Ikatan logam terjadi antara atom-atom logam. Atom-atom logam ini akan saling berbagi elektron valensi mereka untuk membentuk lautan elektron.

Susunan Fisik

Susunan fisik senyawa adalah cara atom-atom dalam senyawa tersusun secara fisik. Susunan fisik senyawa dapat berupa susunan molekuler, susunan ionik, atau susunan atomik.

Susunan molekuler terjadi pada senyawa yang tersusun atas molekul-molekul. Molekul-molekul ini dapat saling berikatan secara kovalen atau ion.

Susunan ionik terjadi pada senyawa yang tersusun atas ion-ion. Ion-ion ini dapat saling tarik-menarik secara elektrostatis.

Susunan atomik terjadi pada senyawa yang tersusun atas atom-atom. Atom-atom ini dapat saling berikatan secara logam.

Senyawa dapat memiliki susunan kimia dan susunan fisik yang berbeda. Misalnya, senyawa air (H2O) memiliki susunan kimia ikatan kovalen, tetapi memiliki susunan fisik molekuler. Senyawa garam dapur (NaCl) memiliki susunan kimia ikatan ion, tetapi memiliki susunan fisik ionik.

Susunan senyawa dapat mempengaruhi sifat-sifat senyawa tersebut. Misalnya, senyawa yang memiliki susunan molekuler biasanya memiliki titik leleh dan titik didih yang rendah. Senyawa yang memiliki susunan ionik biasanya memiliki titik leleh dan titik didih yang tinggi.


Iklan

Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?

Tanya ke AiRIS

Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

Chat AiRIS

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

Berapa kalor yang dilepaskan 40 g besi jika suhunya turun dari 90°C menjadi 60°C? (kalor jenis besi 450 J/kg °C)

18

5.0

Jawaban terverifikasi