Sanjaya S

20 Januari 2022 19:40

Iklan

Sanjaya S

20 Januari 2022 19:40

Pertanyaan

Bagaimanakah proses kedatangan bangsa Eropa ke Indonesia? Jelaskan dengan menyesuaikan kedatangan masing-masing bangsa Eropa!

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

02

:

09

:

43

:

05

Klaim

6

1

Jawaban terverifikasi

Iklan

Nur S

24 Januari 2022 23:30

Jawaban terverifikasi

Halo Sanjaya, kaka bantu jawab ya. Bangsa-bangsa Eropa yang datang ke Indonesia, diantaranya adalah Portugis, Spanyol, Belanda, dan Inggris. Yuk simak pembahasannya! 1. Portugis datang ke Indonesia untuk pertamakali pada tahun 1511 di Malaka. Sebelumnya, Portugis menempuh rute pejelajahan samudra yang dimulai dari kota Lisabon (1486 dan 1497 ), menyusuri pantai barat Afrika, semenanjung Harapan, pantai timur Afrika berlayar kearah timur menuju ke Calicut (India) pada tahun 1498 masehi. Di India Vasco da Gama mendirikan kantor dagang. Kemudian pada tahun 1511 Alfonso d’Albuquerque yang menggantikan Vasco da Gama berhasil menguasai selat Malaka. Setelah menguasai Malaka, bangsa Portugis melanjutkan pelayarannya kearah timur menuju Indonesia. Pada tahun 1512 masehi berhasil menanamkan pengaruhnya di Maluku. 2. Spanyol menjadi salah satu pelopor penjelajahan samudera. Berbagai penjelajah samudera dari Spanyol melakukan petualangan di lautan luas. Untuk menghindari konflik yang mungkin timbul, kemudian diadakan Perjanjian Tordesilla antara Spanyol dan Portugis yang mengatur mengenai penjelajahan samudera. Kedatangan bangsa Portugis sampai di Indonesia (Maluku) segera diikuti oleh bangsa Spanyol. Ekspedisi bangsa Spanyol di bawah pimpinan Magelhaen, pada tanggal 7 April 1521 telah sampai di Pulau Cebu. Rombongan Magelhaen diterima baik oleh raja Cebu, sebab pada waktu itu Cebu sedang bermusuhan dengan Mactan. Dalam pertentangan ini Magelhaen membantu Cebu, namun harus dibayar mahal sebab dalam peperangan ini Magelhaen terbunuh. Dengan meninggalnya Magelhaen, ekspedisi bangsa Spanyol di bawah pimpinan Sebastian del cano melanjutkan usahanya untuk menemukan daerah asal rempah-rempah. Dengan melewati kepulauan Cagayan dan Minandao akhirnya sampai di Maluku (1521) selain itu juga di Manado Sulawesi Utara. Kedatangan bangsa Spanyol ini diterima baik oleh Sultan Tidore, yang saat itu sedang bermusuhan dengan kerajaan Ternate yang dibantu oleh Portugis. Sudah lama terdapat persaingan antara Kerajaan Ternate dengan Tidore. Sebaliknya, kedatangan Spanyol di Maluku bagi Portugis merupakan pelanggaran atas “hak monopoli”. Oleh karena itu timbullah persaingan antara Portugis dan Spanyol. Sebelum terjadi perang besar, akhirnya diadakan Perjanjian Saragosa (22 April 1529) yang isinya, Spanyol harus meninggalkan Maluku dan berkuasa di Filipina. 3. Proses kedatangan bangsa Belanda ke Indonesia dimulai dengan keinginan Belanda menemukan jalur langsung perdagangan rempah-rempah, sehingga mereka mengirim eksedisi yang dipimpin oleh Cornelis De Houtman pada tahun 1592. Niatnya adalah untuk berdagang maka kehadirannya diterima baik oleh rakyat, namun semakin lama niat tersebut berubah dengan keinginan menguasai perdagangan. Kesuksesan ekspedisi De Houtman ini diikuti dengan lahirnya VOC pada tahun 1602. Aktivitas VOC kemudian berkembang hingga kemudian terbentuk pemerintahan Hindia Belanda pada 1800. Tentunya sejak berdirinya VOC, bangsa Belanda telah melalukan ekspansi politik secara perlahan dan bertahap. Ekspansi atau sederhanya ialah penjajahan yang dilakukan tidak serempak di seluruh wilayah Indonesia, karena saat itu wilayah Indonesia masih terpisah-pisah seperti kesultanan-kesultanan di setiap wilayah. Sekitar tahun 1930-an Belanda kurang lebih memiliki seluruh wilayah dengan perbatasan yang sekarang kita kenal sebagai Indonesia. 4. Inggris merupakan salah satu negara Eropa yang pernah menguasai wilayah Kepulauan Indonesia. Kedatangan pemerintah Inggris di Indonesia pertama kali dilakukan oleh Francis Drake dan Thomas Cavendish pada tahun 1579. Tujuan dari mereka adalah untuk mencari rempah-rempah. Pada saat itu, Inggris dapat membawa rempah-rempah dari daerah Ternate ke Inggris melalui samudra Hindia. Pada tahun 1586 Inggris kembali mendatagi Indonesia yag dipimpin oleh Thomas Cavendish dengan melewati jalur yang sama. Selanjutnya, pada tahun 1811, Inggris melakukan kolonisasi terhadap Indonesia pasca penyerahan kekuasaan oleh Janssen terhadap Thomas Stamford Raffles. Penyerahan kekuasaan tersebut dikenal dengan Kapitulasi Tuntang. Kekuasaan Raffles di Indonesia berakhir pada tahun 1816.


Iklan

Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?

Tanya ke AiRIS

Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

Chat AiRIS

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

Apakah benar NIBKD dan MBKS dibentuk guna menghadapi kekuatan Belanda? Jelaskan!

29

5.0

Jawaban terverifikasi