Kiki R

30 Agustus 2021 13:38

Iklan

Kiki R

30 Agustus 2021 13:38

Pertanyaan

bagaimana reaksi dunia internasional atas agresi militer Belanda untuk menguasai kembali Indonesia

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

02

:

21

:

02

:

05

Klaim

2

1

Jawaban terverifikasi

Iklan

N. Shoimah

Mahasiswa/Alumni Universitas Negeri Yogyakarta

31 Agustus 2021 08:17

Jawaban terverifikasi

Halo Kiki Pasca dilakukannya proklamasi kemerdekaan Indonesia dan kekalahan sekutu pada PD II, Belanda datang lagi ke Indonesia dengan tujuan ingin menguasai Indonesia lagi. Hal tersebut membuat Indonesia melakukan tindakan-tindakan untuk mempertahankan kemerdekaan, Indonesia menempuh dua jalur, yaitu jalur militer dan diplomasi. Sayangnya banyak diplomasi gagal karena Belanda banyak melakukan pelanggaran. Selain itu, Belanda juga secara agresif melakukan tindakan Agresi Militer terhadap bangsa Indonesia. Bebarengan dengan kondisi untuk mempertahankan kemerdekaan, Indonesia mengirimkan delegasi-delegasi ke banyak negara untuk mendapatkan pengakuan kemerdekaan. PPB selaku organisasi dunia pun akhirnya turun tangan untuk menyelesaikan masalah antara Belanda dan Indonesia ini. PBB membentuk Komisi Tiga Negara (KTN), anggotanya tediri dari Amerika Serikat selaku pihak penengah, Belgia selaku wakil Belanda, dan Australia selaku wakil Indonesia. Sayangnya setelah pembentukan KTN pun, Belanda masih melakukan Agresi Militer yang ke dua. Pada sidang DK PBB di Paris pada 22 Desember 1948. Salah satu bahasan utama dalam forum ini adalah mengenai Agresi Militer Belanda II di Indonesia. Di depan sidang, Maramis dan kawan-kawan memaparkan situasi sebenarnya yang sedang terjadi di Indonesia, bagaimana Belanda berulangkali melanggar perjanjian dengan menggelar operasi militer, bahkan hingga menawan para petinggi pemerintahan RI. Di sisi lain, Belanda juga tidak mau tinggal diam. Wakil Belanda di PBB menyatakan bahwa keadaan di Indonesia telah kembali normal, dan para pemimpin RI yang ditawan diperkenankan untuk bergerak dengan leluasa. Namun, klaim Belanda tidak terbukti. Dua anggota KTN, yakni Merle Cochran dan Thomas Critchley, yang dikirim langsung ke tempat pengasingan pada 15 Januari 1949 ternyata tidak menemukan kebenaran dalam klaim Belanda itu Dengan demikian, reaksi dunia internasional terhadap adanya Agresi Militer yang dilakukan Belanda adalah mengencam tindakan Belanda Belanda. Amerika Serikat, yang semula bersikap netral, kemudian mendesak agar segera diadakan perundingan yang lebih serius untuk mengatasi persoalan ini. Negara-negara lain di kawasan Asia juga ikut mengecam Belanda, dengan cara serentak menutup lapangan terbangnya bagi pesawat-pesawat Belanda. Australia juga ikut mengecam Belanda dengan cara menolak permintaan Belanda untuk mengirim amunisi dan perlengkapan perang dari Australia ke Indonesia. Mapel: Sejarah Kelas: 12 SMA Topik: Indonesia Masa Awal kemerdekaan sampai Terpimpin Semoga membantu ya.


Iklan

Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?

Tanya ke AiRIS

Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

Chat AiRIS

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

Apakah benar NIBKD dan MBKS dibentuk guna menghadapi kekuatan Belanda? Jelaskan!

28

5.0

Jawaban terverifikasi