Kurniawan I

11 November 2021 11:31

Iklan

Kurniawan I

11 November 2021 11:31

Pertanyaan

Bagaimana proses penyusunan teks Proklamasi Kemerdekaan?

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

02

:

00

:

21

:

03

Klaim

2

1

Jawaban terverifikasi

Iklan

A. Armanda

Mahasiswa/Alumni Universitas Indraprasta PGRI

19 Desember 2021 20:45

Jawaban terverifikasi

Hai Rahmat S, Kakak bantu jawab ya. Proses penyusunan teks proklamasi kemerdekaan Indonesia dilakukan sedari malam tanggal 16 Agustus 1945 di kediaman Laksamana Maeda, teks tersebut disusun langsung oleh Soekarno yang kemudian diketikan oleh Sayuti Melik. Untuk lebih jelasnya, simaklah penjelasan berikut ini. Pada malam hari tanggal 16 Agustus, Laksamana Maeda mengantar Sukarno dan Hatta ke kediaman Mayor Jenderal Moichiro Yamamoto, kepala pemerintahan militer Jepang (Gunseikan) di Indonesia. Ia tidak mau menerima Sukarno-Hatta dan lantas memerintahkan Mayor Jenderal Otoshi Nishimura, kepala departemen urusan umum pemerintahan militer jepang, untuk menerima mereka. Nishimura memberi kabar mengejutkan, bahwa Tokyo tidak mengizinkan proklamasi kemerdekaan Indonesia sebab perjanjian kapitulasi mensyaratkan jepang menjaga status quo di semua negara yang didudukinya. Sukarno dan Moh. Hatta tidak menghiraukan ishimura dan langsung bergegas menuju rumah Laksamana Maeda Tadashi di Jalan Imam Banjo! No.1 guna melakukan rapat menyiapkan teks Proklamasi. Turut bersama mereka Achmad Soebardjo, Soekarni, Burhanudin Muhammad Diah (B.M. Diah), Sudiro, dan Sayuti Melik. Perumusan naskah proklamasi dilakukan di ruang tengah dengan meja melingkar. Tampak dalam diorama tersebut Sukarno, Moh. Hatta, dan Achmad Soebardjo sedang berdiskusi. Sukarno menuliskan naskah proklamasi, sedangkan Moh. Hatta dan Achmad Soebardjo menyumbangkan ide secara lisan. Setelah naskah selesai dibuat, Sukarno meminta Sayuti Melik untuk mengetiknya. Sayuti Melik mengetik naskah proklamasi ditemani B.M. Diah. Tadinya, Sayuti Melik akan menggunakan mesin tik milik Laksamana Maeda, namun tidak jadi karena mesin tik itu menggunakan huruf kanji. Mesin tik pun dipinjam dari Konsulat Jerman. Naskah yang telah kemudian dibubuhi tanda tangan. Sukarno menyarankan agar semua tokoh yang hadir dapat membubuhkan tanda tangan. Namun, kemudian diputuskan hanya Sukarno dan Hatta yang menandatangani naskah proklamasi atas nama bangsa Indonesia. Naskah proklamasi ditandatangani Sukarno dan Hatta. Usai penand atanga nan, mereka merundingkan lokasi pelaksanaan proklamasi. Semula disepakati proklamasi akan dilaksanakan di Lapangan Ikada Jakarta. Namun, Sukarno khawatir pelaksanaan proklamasi di tempat tersebut akan memicu bentrokan dengan tentara Jepang. Maka, akhirnya disepakati upacara proklamasi kemerdekaan Indonesia dilaksanakan di halaman rumah Sukarno, yaitu di Jalan Pegangsaan Timur No. 56 Jakarta, atau sekarang Jln. Proklamasi No. 1, pada pukul 10.00 WIB. Semoga bermanfaat.


Iklan

Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?

Tanya ke AiRIS

Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

Chat AiRIS

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

Apakah benar NIBKD dan MBKS dibentuk guna menghadapi kekuatan Belanda? Jelaskan!

28

5.0

Jawaban terverifikasi