Anonim A

08 Februari 2022 02:29

Iklan

Anonim A

08 Februari 2022 02:29

Pertanyaan

bagaimana perkembangan awal sistem nada diatonis?

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

00

:

19

:

31

:

23

Klaim

1

1

Jawaban terverifikasi

Iklan

N. Citra

20 Februari 2022 12:56

Jawaban terverifikasi

Halo Anonim, kakak bantu jawab ya. Terima kasih sudah bertanya. Jawaban untuk pertanyaan tersebut adalah evolusi awal sistem diatonis dimulai dari pembahasan konsep bilangan Pythagoras dan pengembangannya, formulasi skala nada mayor dan minor, serta solusi terts Pythagoras dalam alat musik dan komposisi musik. Cermati pembahasan berikut ini. Teori bilangan pythagoras berkaitan dengan interval skala diatonik, dan tumbuh bersamaan dengan kelahiran filsafat Barat pada abad ke-6 SM. Pythagoras memulai penemuan interval melalui eksperimennya pada monochordatau sebuah alat musik kuno berdawai yang ditala, yang dengan media itu berhasil dirumuskan beberapa interval dengan cara membagi-bagi dawai secara proporsional. 1. Interval pertama atau prime diperoleh dengan membagi dawai-dawai menjadi dua bagian atau dengan perbandingan 1:2. 2. Interval kwint diperoleh dengan membagi dawai menjadi tiga bagian, atau 2:3 3. Interval kwart diperoleh dengan menjadi empat bagian atau 3:4 Dengan menggunakan rangkaian enam buah kwint maka dapat disusun skala diatonik dengan dua interval sekonde kecil atau semi tone dengan nama latin Limma, dan sekonde besar dengan nama latin Tonus. Pythagoras berpendapat bahwa nada-nada musikal dapat dijabarkan ke dalam perbandingan antara bilangan-bilangan sehingga dari hal tersebut ia menarik kesimpulan bahwa segala sesuatu adalah bilangan merupakan unsur yang terdapat dalam segala sesuatu. Secara bertahap seiring dengan perkembangan musik, orang mulai merasa janggal dengan interval terts besar Pythagoras. Untuk itu, terts Pythagoras harus digantikan dengan terts murni atau interval yang dihasilkan dengan menurunkan 1 Koma Dydimus pada ketiga trinada pokok. Keberadaan terts murni yang memiliki perbandingan 5/4 merupakan tingkat perbandingan kelima, yaitu kelanjutan dari tetraktys Pythagoras. Penyesuaian tersebut telah menghasilkan tangga nada murni yaitu tangga nada Pythagoras yang telah mengalami perubahan pada nada ketiga, keenam, dan ketujuh (mi, la, dan si). Sekitar satu abad kemudian, Zarlino menyusun tangga nada mayor dan minor dengan menggunakan media yang serupa seperti yang dilakukan oleh Pythagoras, yaitu menggunakan perbandingan panjang–pendeknya dawai. Tetapi ia melakukannya dengan cara yang berbeda. Tangga nada mayor diperolehnya dengan melakukan pembagian harmonis dengan cara membagi senar hingga pembagian yang keenam. Sementara itu, untuk memperoleh tangga nada minor, ia melakukan penyusunan aritmatik yang juga berhenti pada urutan keenam. Ia menentukan unit terkecil dari panjang dawai, kemudian dikalikan secara bertingkat. Tahun-tahun berikutnya penyelesaian persoalan terts Pythagores secara teori juga diikuti dengan usaha penyelesaian dalam alat-alat musik yang memiliki nada-nada tetap sperti spinet, clavicimbel, dan harpsichord. Dengan demikian, jawaban untuk pertanyaan di atas adalah evolusi awal sistem diatonis dimulai dari pembahasan konsep bilangan Pythagoras dan pengembangannya, formulasi skala nada mayor dan minor, serta solusi terts Pythagoras dalam alat musik dan komposisi musik. Semoga membantu ya.


Iklan

Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?

Tanya ke AiRIS

Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

Chat AiRIS

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

sebagaian siswa diharuskan untuk melihat, mengamati, menilai suatu pentas seni. Kegiatan tersebut disebut….

22

0.0

Jawaban terverifikasi