YIN M

25 Oktober 2021 11:24

Iklan

YIN M

25 Oktober 2021 11:24

Pertanyaan

bagaimana pendapat danpenilaian kamu tentang pandangan bahwa aru palaka itu bukan merupakan pengkhianat tetapi justru merupakan tokoh pejuang dari bone

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

02

:

11

:

09

:

12

Klaim

6

1

Jawaban terverifikasi

Iklan

Rika N

29 Oktober 2021 16:29

Jawaban terverifikasi

hallo YIN M, kakak bantu jawab ya Aru Palaka merupakan seorang putra Raja Bone ke-XIII. Dalam perkembangannya, Kerajaan Bone terlibat polemik dengan Kerajaan Gowa-Tallo, Makassar, yang bernafsu untuk memperluas wilayah kekuasaannya. Hingga pada 1643 akhirnya Bone di bawah kepemimpinan Sultan La Maddaremmeng, selaku ayahanda Aru Palaka, harus menyerah kepada Gowa-Tallo dan wilayahnya diperintah langsung oleh Sultan Gowa. Hal ini membuat keluarga Aru Palaka dijadikan tawanan. Suatu ketika, Aru Palaka berhasil terbebas setelah terjadi pemberontakan orang-orang Bone. Aru Palaka kemudian bersiap untuk melakukan pembalasan dan membebaskan Kerajaan Bone dari kekuasaan Gowa. Namun dalam upaya pembalasan tersebut, kekuatan militer Aru Palaka masih terlalu lemah. Di saat yang bersamaan, VOC yang memiliki kepentingan yang sama dengan Aru Palaka, yakni untuk mengalahkan Gowa-Tallo, datang menawarkan bantuan. Aru Palaka kala itu mengalami dilematis. Di satu sisi, ia muak dengan ambisi VOC. Namun di sisi lain ia memerlukan dukungan dan kekuatan VOC agar kekuataan militernya menjadi cukup kuat untuk menandingi Gowa-Tallo. Akhirnya, Aru Palaka terpaksa harus menerima bantuan VOC untuk menuntaskan dendam sekaligus membebaskan Bone dari kekuasaan Gowa dan menjadikan Bone sebagai pemerintahan yang berdaulat kembali. Dengan demikian, VOC yang memiliki kepentingan yang sama dengan Aru Palaka, yakni untuk mengalahkan Gowa-Tallo, datang menawarkan bantuan. Aru Palaka kala itu mengalami dilematis. Di satu sisi, ia muak dengan ambisi VOC. Namun di sisi lain ia memerlukan dukungan dan kekuatan VOC agar kekuataan militernya menjadi cukup kuat untuk menandingi Gowa-Tallo. Akhirnya, Aru Palaka terpaksa harus menerima bantuan VOC untuk menuntaskan dendam sekaligus membebaskan Bone dari kekuasaan Gowa dan menjadikan Bone sebagai pemerintahan yang berdaulat kembali. dari penjelasan diatas tentu banyak yang berpendapat bahwa sosok Aru Palaka adalah pengkhianat bangsa karena mau bekerjasama dengan Belanda. Namun sebenarnya Aru Palaka hanya ingin membebaskan keluarganya dan mengembalikan kejayaan Kerajaan Bone yang saat itu sedang di bawah kekuasaan Kerajaan Makassar. Menurut saya sikap tokoh Aru Palaka yang bekerjasama dengan Belanda sangat disayangkan dan tidak pantas untuk ditiru, Aru Palaka tidak pantas untuk disebut sebagai pengkhianat karena sedari awal Aru Palaka hanya ingin menyelamatkan keluarga, rakyat, dan kerajaannya namun disatu sisi Aru Palaka juga belum bisa disebut sebagai pejuang karena tindakannya yang mau bekerjasama dengan Belanda (VOC) yang nyata menjajah Indonesia. alangkah sangat disayangkan pilihan yang diambil oleh Aru Palaka yang mendapat rayuan bantuan dari Belanda (VOC). demikianlah pendapat dan penilaian saya tentang pandangan Aru Palaka "pejuang atau pengkhianat.semoga membantu ya :)


Iklan

Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?

Tanya ke AiRIS

Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

Chat AiRIS

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

Apakah benar NIBKD dan MBKS dibentuk guna menghadapi kekuatan Belanda? Jelaskan!

28

5.0

Jawaban terverifikasi