Nyoman S
10 Desember 2025 00:36
Iklan
Nyoman S
10 Desember 2025 00:36
Pertanyaan
Bagaimana pandangan Mohammad Yamin tentang peran sejarah dan kebudayaan nasional dalam Konstitusi Negara Indonesia yang baru ?
10
2
Iklan
Silfa S
11 Desember 2025 02:55
Pandangan Mohammad Yamin tentang peran sejarah dan kebudayaan nasional dalam konstitusi negara Indonesia yang baru kurang lebih seperti ini:
✨ 1. Sejarah dan kebudayaan nasional sebagai dasar identitas bangsa
Yamin percaya bahwa konstitusi Indonesia harus berakar dari sejarah bangsa sendiri, bukan meniru mentah-mentah dari negara lain. Menurutnya, Indonesia sudah punya peradaban, nilai, dan cara hidup yang kuat sejak lama—itu semua harus jadi fondasi dalam membangun negara merdeka.
✨ 2. Kebudayaan nasional memperkuat kepribadian bangsa
Yamin menekankan bahwa kebudayaan Indonesia itu beragam tapi memiliki jiwa yang sama. Nilai-nilai seperti gotong royong, musyawarah, persatuan, dan keadilan harus tercermin dalam konstitusi. Jadi, negara baru harus membentuk aturan sesuai kepribadian Indonesia, bukan dipaksakan dari luar.
✨ 3. Sejarah sebagai pedoman merancang masa depan
Menurut Yamin, sejarah Indonesia penuh perjuangan dan rasa persatuan, terutama dalam melawan penjajah. Hal ini harus dijadikan pelajaran untuk menentukan bagaimana negara dijalankan ke depan. Konstitusi harus mencerminkan cita-cita kemerdekaan: persatuan, keadilan sosial, dan kedaulatan rakyat.
✨ 4. Kebudayaan sebagai perekat bangsa
Di tengah keberagaman suku, bahasa, dan adat, Yamin menilai kebudayaan nasional punya fungsi menyatukan. Karena itu, konstitusi harus menjamin perlindungan terhadap kebudayaan daerah, tapi tetap menumbuhkan satu kebudayaan nasional yang menyatukan seluruh Indonesia.
✨ 5. Menjadi landasan dalam pembentukan dasar negara
Pemikiran Yamin terlihat dalam gagasannya tentang sejarah Nusantara dan persatuan bangsa. Ia sering menekankan bahwa bangsa Indonesia sudah ada sejak zaman Sriwijaya–Majapahit. Ini membantunya mendorong gagasan persatuan nasional yang akhirnya masuk ke dalam dasar negara.
· 0.0 (0)
. .
14 Desember 2025 00:36
.
Iklan
. .
14 Desember 2025 00:37
1. Sejarah dan kebudayaan nasional sebagai dasar identitas bangsa
Yamin percaya bahwa konstitusi Indonesia harus berakar dari sejarah bangsa sendiri, bukan meniru mentah-mentah dari negara lain. Menurutnya, Indonesia sudah punya peradaban, nilai, dan cara hidup yang kuat sejak lama—itu semua harus jadi fondasi dalam membangun negara merdeka.
2. Kebudayaan nasional memperkuat kepribadian bangsa
Yamin menekankan bahwa kebudayaan Indonesia itu beragam tapi memiliki jiwa yang sama. Nilai-nilai seperti gotong royong, musyawarah, persatuan, dan keadilan harus tercermin dalam konstitusi. Jadi, negara baru harus membentuk aturan sesuai kepribadian Indonesia, bukan dipaksakan dari luar.
3. Sejarah sebagai pedoman merancang masa depan
Menurut Yamin, sejarah Indonesia penuh perjuangan dan rasa persatuan, terutama dalam melawan penjajah. Hal ini harus dijadikan pelajaran untuk menentukan bagaimana negara dijalankan ke depan. Konstitusi harus mencerminkan cita-cita kemerdekaan: persatuan, keadilan sosial, dan kedaulatan rakyat.
4. Kebudayaan sebagai perekat bangsa
Di tengah keberagaman suku, bahasa, dan adat, Yamin menilai kebudayaan nasional punya fungsi menyatukan. Karena itu, konstitusi harus menjamin perlindungan terhadap kebudayaan daerah, tapi tetap menumbuhkan satu kebudayaan nasional yang menyatukan seluruh Indonesia.
5. Menjadi landasan dalam pembentukan dasar negara
Pemikiran Yamin terlihat dalam gagasannya tentang sejarah Nusantara dan persatuan bangsa. Ia sering menekankan bahwa bangsa Indonesia sudah ada sejak zaman Sriwijaya–Majapahit. Ini membantunya mendorong gagasan persatuan nasional yang akhirnya masuk ke dalam dasar negara.
· 0.0 (0)
Tanya ke AiRIS
Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

LATIHAN SOAL GRATIS!
Drill Soal
Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian


Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!