Anonim A

01 Mei 2023 01:31

Iklan

Anonim A

01 Mei 2023 01:31

Pertanyaan

Bagaimana mengenai perlawanan Pasukan M di Selat Bali?

Bagaimana mengenai perlawanan Pasukan M di Selat Bali?

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

00

:

10

:

55

:

22

Klaim

2

2

Jawaban terverifikasi

Iklan

B. Hindarto

Mahasiswa/Alumni Universitas Negeri Jakarta

01 Mei 2023 22:34

Jawaban terverifikasi

<p>Jawaban yang tepat, adalah Pada tanggal 4 April Kapten Markadi bersama Pasukan M mulai bertolak dari&nbsp;Pantai Boom&nbsp;menyeberangi Selat Bali menggunakan 16 perahu&nbsp;cadik&nbsp;yang diperoleh dari bantuan para nelayan setempat. Mereka melintasi Selat Bali sekitar pukul sembilan malam tanpa diketahui oleh pihak Belanda.</p><p>&nbsp;</p><p>&nbsp;</p><p>&nbsp;</p><p>&nbsp;</p><p>&nbsp;Mari simak pembahasan berikut !</p><p>Pada tanggal 4 April Kapten Markadi bersama Pasukan M mulai bertolak dari&nbsp;Pantai Boom&nbsp;menyeberangi Selat Bali menggunakan 16 perahu&nbsp;cadik&nbsp;yang diperoleh dari bantuan para nelayan setempat. Mereka melintasi Selat Bali sekitar pukul sembilan malam tanpa diketahui oleh pihak Belanda. Namun keesokan harinya pada 5 April menjelang fajar, sekitar dua mil dari bibir Pantai Penginuman, pelayaran mereka dihadang oleh dua kapal&nbsp;Angkatan Laut Belanda&nbsp;jenis LCM (<i>land craft mechanized</i>) yang sedang berpatroli. Tepat sebelum perahu-perahu tersebut diminta untuk menyerah kepada Belanda, Kapten Markadi memberi isyarat untuk bersiap-siap menyerang. Baku tembak akhirnya meletus di Selat Bali. Angkatan Laut Belanda membombardir perahu Pasukan M dengan senjata kaliber 12,7&nbsp;mm. Serangan tersebut tidak berdampak buruk karena hanya mengenai tiang perahu</p><p>Belanda juga sempat beberapa kali mengarahkan kapal mereka untuk menabrak perahu milik Kapten Markadi. Ketika posisi kedua kapal dan perahu semakin berdekatan, Kapten Markadi segera menyambut dengan melempari sejumlah bom&nbsp;granat&nbsp;tangan ke arah kapal musuh, yang mengakibatkan salah satu kapal terbakar dan tenggelam.<sup>[3]</sup>&nbsp;Sementara kapal satunya berhasil menjauh, kembali ke Pantai Penginuman dengan membawa beberapa kerusakan. Kapten Markadi bersama Pasukan M kemudian memutar haluan dan kembali ke Pelabuhan&nbsp;Banyuwangi&nbsp;untuk menghindari konflik yang berlebihan</p><p>&nbsp;</p><p>Dengan demikian, jawaban yang tepat, &nbsp;adalah &nbsp;Pada tanggal 4 April Kapten Markadi bersama Pasukan M mulai bertolak dari&nbsp;Pantai Boom&nbsp;menyeberangi Selat Bali menggunakan 16 perahu&nbsp;cadik&nbsp;yang diperoleh dari bantuan para nelayan setempat. Mereka melintasi Selat Bali sekitar pukul sembilan malam tanpa diketahui oleh pihak Belanda.</p><p>&nbsp;</p><p>&nbsp;</p><p>&nbsp;</p><p>Semoga membantu,ya &nbsp; : - )</p>

Jawaban yang tepat, adalah Pada tanggal 4 April Kapten Markadi bersama Pasukan M mulai bertolak dari Pantai Boom menyeberangi Selat Bali menggunakan 16 perahu cadik yang diperoleh dari bantuan para nelayan setempat. Mereka melintasi Selat Bali sekitar pukul sembilan malam tanpa diketahui oleh pihak Belanda.

 

 

 

 

 Mari simak pembahasan berikut !

Pada tanggal 4 April Kapten Markadi bersama Pasukan M mulai bertolak dari Pantai Boom menyeberangi Selat Bali menggunakan 16 perahu cadik yang diperoleh dari bantuan para nelayan setempat. Mereka melintasi Selat Bali sekitar pukul sembilan malam tanpa diketahui oleh pihak Belanda. Namun keesokan harinya pada 5 April menjelang fajar, sekitar dua mil dari bibir Pantai Penginuman, pelayaran mereka dihadang oleh dua kapal Angkatan Laut Belanda jenis LCM (land craft mechanized) yang sedang berpatroli. Tepat sebelum perahu-perahu tersebut diminta untuk menyerah kepada Belanda, Kapten Markadi memberi isyarat untuk bersiap-siap menyerang. Baku tembak akhirnya meletus di Selat Bali. Angkatan Laut Belanda membombardir perahu Pasukan M dengan senjata kaliber 12,7 mm. Serangan tersebut tidak berdampak buruk karena hanya mengenai tiang perahu

Belanda juga sempat beberapa kali mengarahkan kapal mereka untuk menabrak perahu milik Kapten Markadi. Ketika posisi kedua kapal dan perahu semakin berdekatan, Kapten Markadi segera menyambut dengan melempari sejumlah bom granat tangan ke arah kapal musuh, yang mengakibatkan salah satu kapal terbakar dan tenggelam.[3] Sementara kapal satunya berhasil menjauh, kembali ke Pantai Penginuman dengan membawa beberapa kerusakan. Kapten Markadi bersama Pasukan M kemudian memutar haluan dan kembali ke Pelabuhan Banyuwangi untuk menghindari konflik yang berlebihan

 

Dengan demikian, jawaban yang tepat,  adalah  Pada tanggal 4 April Kapten Markadi bersama Pasukan M mulai bertolak dari Pantai Boom menyeberangi Selat Bali menggunakan 16 perahu cadik yang diperoleh dari bantuan para nelayan setempat. Mereka melintasi Selat Bali sekitar pukul sembilan malam tanpa diketahui oleh pihak Belanda.

 

 

 

Semoga membantu,ya   : - )


Iklan

Akbar E

01 Mei 2023 15:11

Perlawanan pasukan M di Selat Bali terjadi pada tanggal 20 Februari 1942 saat Perang Dunia II. Pasukan M yang terdiri dari sekitar 1000 tentara Hindia Belanda dan Australia, sedang dalam perjalanan dari Bandung ke Broome di Australia melalui Selat Bali. Pasukan ini berada dalam kendali Letnan Kolonel J. Van Straten. Namun, pasukan M diserang oleh pasukan Jepang yang datang dari arah utara. Pasukan Jepang memiliki keunggulan yang besar, termasuk dalam hal kecepatan dan persenjataan yang lebih modern. Selain itu, pasukan M juga telah terisolasi dari pasokan bahan makanan, air, dan obat-obatan. Meskipun demikian, pasukan M tetap bertahan selama beberapa hari dengan melakukan pertempuran sengit di laut Selat Bali. Namun, pada akhirnya mereka harus menyerah karena pasokan bahan makanan, air, dan amunisi mereka telah habis. Beberapa tentara M kemudian ditangkap dan dieksekusi oleh pasukan Jepang. Perlawanan pasukan M di Selat Bali menjadi simbol perlawanan yang gagah berani dalam menghadapi penjajahan Jepang. Pasukan M dikenal karena semangat juang yang tinggi dan keberanian mereka dalam melawan musuh yang lebih besar dan lebih kuat. Kejadian ini menjadi pengingat penting tentang perjuangan yang dilakukan oleh pejuang-pejuang Indonesia dan sekutu dalam melawan penjajah pada masa itu.


Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?

Tanya ke AiRIS

Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

Chat AiRIS

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

Apakah benar NIBKD dan MBKS dibentuk guna menghadapi kekuatan Belanda? Jelaskan!

28

5.0

Jawaban terverifikasi