Khalista K

13 Maret 2024 03:49

Iklan

Khalista K

13 Maret 2024 03:49

Pertanyaan

bagaimana menentukan isu atau topik untuk diskusi?

bagaimana menentukan isu atau topik untuk diskusi?

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

00

:

08

:

40

:

08

Klaim

1

2

Jawaban terverifikasi

Iklan

Naila A

13 Maret 2024 06:04

Jawaban terverifikasi

<p>Menentukan isu topik dalam sebuah diskusi dapat dilakukan dengan beberapa langkah berikut:</p><p>1. Identifikasi Tujuan: Tentukan apa yang ingin dicapai dalam diskusi tersebut. Apakah itu untuk memecahkan masalah, memperdebatkan suatu topik, atau mencapai pemahaman yang lebih dalam?</p><p>2. Pahami Audiens: Ketahui siapa yang akan berpartisipasi dalam diskusi tersebut dan apa kepentingan serta perspektif mereka. Ini membantu dalam memilih topik yang relevan dan menarik bagi semua peserta.</p><p>3. Tinjau Konteks: Perhatikan situasi dan lingkungan di mana diskusi akan berlangsung. Apakah ada isu aktual atau masalah yang sedang hangat diperbincangkan? Apakah ada batasan atau kebijakan tertentu yang perlu diperhatikan?</p><p>4. Identifikasi Isu Utama: Tinjau beberapa topik yang mungkin relevan dengan tujuan dan konteks diskusi. Pilihlah isu-isu yang memiliki dampak signifikan atau kontroversi yang cukup untuk memicu diskusi yang berarti.</p><p>5. Pertimbangkan Kepentingan Bersama: Pilihlah topik yang memungkinkan semua peserta untuk berkontribusi dan merasa terlibat. Pastikan topik tersebut dapat membangun pemahaman yang lebih baik atau solusi yang dapat diterima bersama.</p><p>6. Lakukan Penelitian: Jika perlu, lakukan riset untuk memperdalam pemahaman Anda tentang topik tersebut dan mempersiapkan argumen atau informasi yang relevan.</p><p>7. Tetap Fleksibel: Terkadang, isu topik dalam diskusi dapat berubah atau berkembang seiring berjalannya diskusi. Jadi, tetaplah terbuka untuk menyesuaikan atau menyesuaikan topik sesuai dengan arah dan dinamika diskusi.</p>

Menentukan isu topik dalam sebuah diskusi dapat dilakukan dengan beberapa langkah berikut:

1. Identifikasi Tujuan: Tentukan apa yang ingin dicapai dalam diskusi tersebut. Apakah itu untuk memecahkan masalah, memperdebatkan suatu topik, atau mencapai pemahaman yang lebih dalam?

2. Pahami Audiens: Ketahui siapa yang akan berpartisipasi dalam diskusi tersebut dan apa kepentingan serta perspektif mereka. Ini membantu dalam memilih topik yang relevan dan menarik bagi semua peserta.

3. Tinjau Konteks: Perhatikan situasi dan lingkungan di mana diskusi akan berlangsung. Apakah ada isu aktual atau masalah yang sedang hangat diperbincangkan? Apakah ada batasan atau kebijakan tertentu yang perlu diperhatikan?

4. Identifikasi Isu Utama: Tinjau beberapa topik yang mungkin relevan dengan tujuan dan konteks diskusi. Pilihlah isu-isu yang memiliki dampak signifikan atau kontroversi yang cukup untuk memicu diskusi yang berarti.

5. Pertimbangkan Kepentingan Bersama: Pilihlah topik yang memungkinkan semua peserta untuk berkontribusi dan merasa terlibat. Pastikan topik tersebut dapat membangun pemahaman yang lebih baik atau solusi yang dapat diterima bersama.

6. Lakukan Penelitian: Jika perlu, lakukan riset untuk memperdalam pemahaman Anda tentang topik tersebut dan mempersiapkan argumen atau informasi yang relevan.

7. Tetap Fleksibel: Terkadang, isu topik dalam diskusi dapat berubah atau berkembang seiring berjalannya diskusi. Jadi, tetaplah terbuka untuk menyesuaikan atau menyesuaikan topik sesuai dengan arah dan dinamika diskusi.


Iklan

Almira A

13 Maret 2024 09:42

-Membicarakan hal yang sedang hangat di media sosial. Bahan pembicaraan bisa ditemukan di mana saja, termasuk dari sekitar kita. -Membicarakan pengalaman masa lalu. -Mendiskusikan cita-cita atau rencana masa depan. -Membicarakan minat dan hobi.


Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?

Tanya ke AiRIS

Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

Chat AiRIS

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

Mohon bantuannya untuk No. 4-5, kakak-kakak sekalian. ๐Ÿฅฐ

4

0.0

Jawaban terverifikasi

[1] Gaya hidup sedentari alias kurang gerak atau mager (malas gerak) adalah masalah yang sering dialami oleh penduduk perkotaan. [2] Bekerja di depan layar komputer sepanjang hari, kelamaan terjebak macet di jalan,atau hobi main gim tanpa diimbangi olahraga merupakan bentuk dari gaya hidup sedentari. [3] Jika Anda termasuk salah satu orang yang sering melakukan berbagai rutinitas tersebut, Anda harus waspada. [4] Pasalnya, gaya hidup sedentari sangat berbahaya karena membuat Anda berisiko terkena diabetes tipe 2. [5] Gaya hidup sedentari menyebabkan masyarakat, terutama penduduk kota, malas bergerak. [6] Coba ingat-ingat, dalam sehari ini, sudah berapa kali Anda dalam menggunakan aplikasi online untuk memenuhi kebutuh Anda? [7] Selain itu, tilik juga berapa banyak langkah yang sudah Anda dapatkan pada hari ini? [8] Seiring dengan pengembangan teknologi yang makin canggih, apa pun yang Anda butuhkan kini bisa langsung diantar ke ruangan kantor Anda atau depan rumah. [9] Selain hemat waktu, Anda pun jadi tak perlu mengeluarkan energi untuk mendapatkan apa yang Anda mau. [10] Namun, tahukah Anda bahwa segala kemudahan tersebut menyimpan bahaya bagi tubuh Anda? [11] Minimnya aktifitas fisik karena gaya hidup ini membuatmu berisiko lebih tinggi terkena berbagai penyakit kronis, termasuk diabetes. [12] Bahkan, Badan Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan bahwa gaya hidup ini juga termasuk 1 dari 10 penyebab kematian terbanyak di dunia. [13] Selain itu, data terbaru dari Riskedas 2018 menguak bahwa DKI Jakarta merupakan provinsi dengan tingkat diabetes melitus tertinggi di Indonesia. [14] Ini menunjukkan bahwa gaya hidup mager amat erat kaitannya dengan tingkat diabetes di perkotaan. Bentuk bahasa yang sejenis dengan mager pada kalimat 1 adalah.... a. magang b. oncom c. rudal d. pugar

11

5.0

Jawaban terverifikasi