Syafira Z
12 Januari 2026 01:07
Iklan
Syafira Z
12 Januari 2026 01:07
Pertanyaan
bagaimana distribusi dominasi pembangkit listrik berbasis fosil di berbagai wilayah Indonesia?
1
1
Iklan
Daffi P
12 Januari 2026 07:51
Oke, bayangin gini ya, Indonesia itu kan negara kepulauan yang luas banget. Nah, listrik itu kayak makanan, harus ada biar kita bisa nyalain lampu, main HP, dan lain-lain. Tapi, "makanan" listrik ini gak merata di seluruh Indonesia. Ada wilayah yang "lauknya" (sumber listriknya) banyak dari fosil, ada yang enggak.
Kenapa Fosil Dominan?
- Murah: Dulu, bikin pembangkit listrik tenaga fosil (batu bara, minyak, gas) itu lebih murah daripada energi terbarukan (matahari, angin, air). Jadi, banyak dibangun deh.
- Praktis: Teknologi pembangkit fosil udah matang banget. Gampang dibangun dan dioperasikan.
- Ketersediaan: Indonesia punya banyak sumber daya fosil, terutama batu bara. Jadi, ya dimanfaatin deh.
Distribusi Dominasi Fosil:
- Jawa-Bali: Pulau Jawa itu pusatnya industri dan penduduk Indonesia. Jadi, kebutuhan listriknya paling gede. Dulu, pembangkit listrik di Jawa-Bali banyak banget yang pakai batu bara. Tapi, sekarang udah mulai ditambahin energi terbarukan.
- Sumatera: Sumatera juga punya banyak pembangkit listrik tenaga fosil, terutama yang dekat sama lokasi tambang batu bara.
- Kalimantan: Sama kayak Sumatera, Kalimantan juga kaya batu bara. Jadi, banyak pembangkit listrik yang pakai batu bara di sana.
- Sulawesi, Maluku, Papua: Nah, di wilayah timur Indonesia ini, pembangkit listrik tenaga fosil gak terlalu dominan. Soalnya, wilayahnya lebih terpencil dan sumber daya fosilnya gak sebanyak di Jawa, Sumatera, atau Kalimantan. Mereka lebih banyak pakai pembangkit listrik tenaga diesel (PLTD) yang kecil-kecil, atau mulai mengembangkan energi terbarukan kayak tenaga air atau tenaga surya.
Kenapa Sekarang Mulai Berubah?
- Lingkungan: Kita udah sadar banget kalau pembangkit listrik tenaga fosil itu bikin polusi dan nyumbang ke perubahan iklim. Jadi, kita harus kurangin ketergantungan sama fosil.
- Energi Terbarukan Makin Murah: Sekarang, teknologi energi terbarukan udah makin murah dan efisien. Jadi, lebih masuk akal buat bangun pembangkit listrik tenaga surya, angin, air, dan lain-lain.
- Komitmen Pemerintah: Pemerintah Indonesia juga udah berkomitmen buat ningkatin penggunaan energi terbarukan dan ngurangin emisi gas rumah kaca.
Jadi, intinya, meskipun pembangkit listrik tenaga fosil masih mendominasi di beberapa wilayah Indonesia, terutama di Jawa, Sumatera, dan Kalimantan, tapi kita udah mulai bergerak ke arah energi terbarukan. Pelan-pelan, "lauk" listrik kita bakal makin beragam dan lebih ramah lingkungan!
· 0.0 (0)
Iklan
Tanya ke AiRIS
Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

LATIHAN SOAL GRATIS!
Drill Soal
Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian


Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!