Bacalah teks berita berikut kemudian perbaikilah kesalahan yang ada!
Kecelakaan Maut Melibatkan 2 Truk dan 1 Motor di Jambu, Satu Tewas UNGARAN, harian7.com - Kecelakaan Lalulintas terjadi di Jalan Raya Semarang-Yogyakarta, tepatnya didaerah Jambu, Kecamatan Ambarawa, Kabupaten Semarang, Jumat (14/8/2020). dalam peristiwa tersebut melibatkan dua truk dan satu sepeda motor dan sempat menyebabkan kemacetan sangat panjang hingga Pringsurat Temanggung. Kanit Laka Satlantas Polres Semarang, Ipda Wardoyo, mengatakan kecelakaan terjadi pukul 00.30 wib. Kecelakaan terjadi antara truk kontainer Hino nomor polisi H 1710 BP, truk dump bernomor polisi K 1899 HT, dan sepeda motor Yamaha Vixion nomor polisi H 6071 QQ. "Kecelakaan terjadi sebab truk mengalami rem blong saat melaju di kawasan itu. Sehingga truk melanggar marka," jelas Kanit Laka Satlantas Polres Semarang, saat dikonfirmasi Jumat pagi.
Halo Tissa Y, kakak bantu jawab ya:)
Terima kasih telah bertanya di Roboguru.
Perbaikan pada teks berita di atas adalah sebagai berikut.
Kecelakaan Lalu Lintas terjadi di Jalan Raya Semarang-Yogyakarta, tepatnya di daerah Jambu, Kecamatan Ambarawa, Kabupaten Semarang, Jumat (14/8/2020). Dalam peristiwa tersebut melibatkan dua truk dan satu sepeda motor dan sempat menyebabkan kemacetan sangat panjang hingga Pringsurat Temanggung. Kanit Laka Satlantas Polres Semarang, Ipda Wardoyo, mengatakan kecelakaan terjadi pukul 00.30 WIB. Kecelakaan terjadi antara truk kontainer Hino nomor polisi H 1710 BP, truk dump bernomor polisi K 1899 HT, dan sepeda motor Yamaha Vixion nomor polisi H 6071 QQ. "Kecelakaan terjadi sebab truk mengalami rem blong saat melaju di kawasan itu sehingga truk melanggar marka," jelas Kanit Laka Satlantas Polres Semarang saat dikonfirmasi Jumat pagi.
Mari cermati pembahasan berikut ini.
Teks berita adalah teks yang berisi suatu kejadian, peristiwa, atau informasi mengenai sesuatu yang telah atau sedang terjadi. Teks berita memiliki ciri kebahasaan, yakni (1) menggunakan bahasa yang bersifat standar (baku), artinya adalah bahasa yang digunakan bukan bahasa sehari-hari; (2) banyak menggunakan kalimat langsung yang ditandai dengan dua tanda petik ganda untuk mengutip pernyataan narasumber, contoh: "Saya melihat langsung kejadian itu tadi pagi."; (3) menggunakan kata kerja mental yang menunjukkan sikap seseorang terhadap suatu tindakan, contoh: menikmati, menyedihkan, mengatakan, mengimbau, dan sebagainya; (4) banyak menggunakan keterangan waktu dan tempat, seperti pada kalimat "Anthony Sinisuka Ginting menghadapi wakil dari Guatemala, Kevin Cordon dalam perebutan medali perunggu Olimpiade Tokyo 2020, pada Senin (2/8) di Musashino Forest Plaza, Tokyo."; (5) menggunakan konjungsi temporal untuk menunjukkan urutan peristiwa, seperti selanjutnya, kemudian, setelah itu, dan sebagainya; (6) biasa menggunakan kalimat tak langsung yang ditandai dengan adanya konjungsi penerang, seperti bahwa dan adalah. Contoh: Pak Kadis Pendidikan Bangka Belitung mengatakan bahwa pembelajaran tatap muka akan segera dimulai; (7) terdapat verba pewarta, seperti ujar, tukas, tutur, dan sebagainya.
Seluruh ciri kebahasaan tersebut juga perlu memperhatikan ketepatan penulisan ejaan yang benar sesuai Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia (PUEBI), seperti ketepatan penulisan di- sebagai preposisi yang berfungsi untuk menunjuk tempat, penulisan huruf kapital pada awal kalimat, penulisan singkatan, dan penggunaan konjungsi antarkalimat.
Teks berita di atas melaporkan tentang kecelakaan maut di Kabupaten Semarang. Dari teks berita tersebut ditemukan berbagai kesalahan penulisan, yakni sebagai berikut.
1. Penuliskan dua kata yang seharusnya dipisah: Kecelakaan Lalulintas, seharusnya ditulis 'Kecelakaan Lalu Lintas'.
2. Penulisan di- sebagai preposisi yang menunjukkan tempat seharusnya dipisah: didaerah Jambu, seharusnya ditulis 'di daerah Jambu'.
3. Penulisan kata di awal kalimat seharusnya diawali huruf kapital: dalam, seharusnya ditulis 'Dalam' pada kalimat "Dalam peristiwa tersebut melibatkan dua truk dan satu sepeda motor..."
4. Penulisan singkatan pada zona waktu seharusnya ditulis huruf kapital: wib, seharusnya ditulis 'WIB' pada kalimat "Kanit Laka Satlantas Polres Semarang, Ipda Wardoyo, mengatakan kecelakaan terjadi pukul 00.30 WIB."
5. Penulisan konjungsi antarkalimat yang tidak tepat: 'Sehingga' tidak dapat diletakkan di awal kalimat, seharusnya digabungkan saja dengan kalimat sebelumnya menjadi "Kecelakaan terjadi sebab truk mengalami rem blong saat melaju di kawasan itu sehingga truk melanggar marka," jelas Kanit Laka Satlantas Polres Semarang, saat dikonfirmasi Jumat pagi.
6. Penulisan tanda koma yang tidak tepat: Pada kutipan "... jelas Kanit Laka Satlantas Polres Semarang, saat dikonfirmasi Jumat pagi." seharusnya tidak perlu diberi koma sebelum kata 'saat'.
Dengan demikian, berikut adalah perbaikan kesalahan pada teks berita di atas.
Kecelakaan Lalu Lintas terjadi di Jalan Raya Semarang-Yogyakarta, tepatnya di daerah Jambu, Kecamatan Ambarawa, Kabupaten Semarang, Jumat (14/8/2020). Dalam peristiwa tersebut melibatkan dua truk dan satu sepeda motor dan sempat menyebabkan kemacetan sangat panjang hingga Pringsurat Temanggung. Kanit Laka Satlantas Polres Semarang, Ipda Wardoyo, mengatakan kecelakaan terjadi pukul 00.30 WIB. Kecelakaan terjadi antara truk kontainer Hino nomor polisi H 1710 BP, truk dump bernomor polisi K 1899 HT, dan sepeda motor Yamaha Vixion nomor polisi H 6071 QQ. "Kecelakaan terjadi sebab truk mengalami rem blong saat melaju di kawasan itu sehingga truk melanggar marka," jelas Kanit Laka Satlantas Polres Semarang saat dikonfirmasi Jumat pagi.
· 5.0 (1)
Yuk, beri rating untuk berterima kasih pada penjawab soal!
Iklan
Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?
Tanya ke AiRIS
Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!