Juliana I

05 Juni 2022 10:58

Iklan

Juliana I

05 Juni 2022 10:58

Pertanyaan

Bacalah teks berikut secara saksama! Perahu Lesung Suku Asmat Suku Asmat adalah suku terbesar di Papua. Suku Asmat bermukim di daerah yang berawa-rawa, di daerah sepanjang pantai tertutup hutan rimba tropis yang didominasi pohon mangrove dan hutan sagu. Kondisi tersebut mencetuskan ide masyarakat Asmat untuk membuat sebuah alat transportasi yang bisa menjangkau wilayah-wilayah lain. Dengan teknologi yang sederhana, terciptalah perahu lesung. Perahu lesung bukan hanya alat transportasi bagi masyarakat Asmat. Perahu lesung menjadi kebutuhan pokok yang wajib dimiliki oleh setiap anggota masyarakat suku Asmat. Dalam aktivitas sehari-hari, perahu lesung berfungsi sebagai alat transportasi dan alat pengangkut untuk mencari ikan, mengambil sagu, berburu buaya, dan berdagang. Kegunaan lainnya adalah untuk berperang. Dengan perahu ini, mereka dapat melintasi sungai hingga puluhan kilometer. Ada 2 macam perahu yang biasa digunakan, yaitu perahu milik keluarga yang tidak terlalu besar dan memuat 2-5 orang dengan panjang 4-7 meter, dan perahu kelompok yang bisa memuat 20-an orang dengan panjang 10-20 meter. Waktu yang diperlukan untuk membuat perahu lesung sekitar 5 minggu. Dalam proses pengerjaan perahu lesung, ada beberapa pantangan yang harus diperhatikan, yaitu tidak boleh membuat banyak bunyi-bunyian di sekitar tempat membuat perahu lesung. Pantangan yang lain adalah masyarakat Asmat meyakini jika batang kayu diinjak sebelum ditarik ke air, batang itu akan bertambah berat sehingga tidak bisa dipindahkan. Bahan untuk membuat perahu lesung adalah kayu yang jarang digunakan, misalnya kayu kuning, ketapang, bitanggur, atau sejenis kayu susu yang disebut yerak. Langkah pertama pembuatan perahu adalah memilih pohon, mengupas kulitnya, dan meruncingkan kedua ujungnya. Setelah itu, batang pohon siap dibawa ke tempat pembuatan perahu. Satang kayu yang kasar dan bengkok diluruskan terlebih dahulu. Bagian dalam digali, lalu dihaluskan dengan kulit siput. Bagian luar juga dihaluskan. Bagian bawah perahu dibakar supaya laju jalan perahu menjadi ringan. Setelah selesai, perahu kemudian diukir dan dicat. Bagian dalam dicat putih, bagian luar dicat putih dan merah. Setelah itu, perahu dihiasi dengan daun sagu. Ukuran dayungnya sangat panjang karena dipakai sambil berdiri. Dayung terbuat dari kayu yang tahan lama, misalnya kayu besi atau kayu pala hutan. Masyarakat Asmat memiliki jiwa seni yang tinggi dan terkenal dengan hasil ukirannya yang unik. Demikian halnya dalam pembuatan perahu lesung ini. Perahu lesung dikerjakan dengan teknik yang halus, diukir, dan dicat. Ukiran dalam perahu lesung memiliki makna yang dilandasi oleh religi masyarakat Asmat, yakni bersemayam penghargaan atas nenek moyang mereka yang sarat dengan kebesaran suku Asmat. Ukiran pada perahu bagi suku Asmat dapat menjadi kini dengan kehidupan leluhur. Bagian muka perahu terdapat ukiran yang dinamakan cicemen, diukir menyerupai burung atau *binatang lainnya sebagai perlambang pengayauan kepala. Terdapat pula ukiran manusia yang melambangkan saudara yang telah meninggal. Perahu yang dibuat dinamakan sesuai dengan nama saudara yang telah meninggal itu. Sebelum digunakan, semua perahu harus diresmikan melalui upacara. Pembuatan perahu lesung dilakukan 5 tahun sekali dan dilakukan dengan ritual khusus. Hal ini menunjukkan kearifan masyarakat As mat dengan tidak melakukan penebangan pohon secara sembarangan. Hingga saat ini, perahu lesung masih menjadi solusi alat transportasi yang paling sesuai dengan kondisi daerah masyarakat suku Asmat. Alat transportasi ini juga ramah lingkungan karena tidak menggunakan bahan bakar. Sumber: wacananusantara. org. dengan pengubahan Termasuk jenis teks apakah bacaan di atas?

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

02

:

15

:

53

:

16

Klaim

1

1

Jawaban terverifikasi

Iklan

Y. Kretiyanto

06 Juni 2022 09:47

Jawaban terverifikasi

Teks di atas merupakan teks deskripsi. Yuk, simak pembahasan berikut. Teks deskripsi merupakan teks yang berisi penggambaran suatu objek, bisa berupa benda, tempat, ataupun makhluk hidup. Penggambaran di dalam teks deskripsi dilukiskan secara rinci. Terdapat beberapa ciri teks deskripsi, yaitu: 1) Merupakan penggambaran atau pelukisan tentang sesuatu. 2) Penggambaran dilakukan sejelas-jelasnya dengan melibatkan pancaindra. 3) Menjelaskan ciri-ciri objek yang dideskripsikan, seperti bentuk, ukuran, warna, lokasi, dan keadaan suatu objek secara terperinci. Teks di atas merupakan teks deskripsi. Hal ini karena berisi penjelasan tentang sebuah objek, yaitu perahu lesung Suku Asmat. Objek tersebut dijelaskan secara rinci, mulai dari sejarah, manfaat, bahan dan proses pembuatan, serta bagian-bagian objek. Jadi, teks di atas termasuk teks deskripsi.


Iklan

Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?

Tanya ke AiRIS

Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

Chat AiRIS

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

1. Sejak kecil kau telah akrab dengan lingkungan sekolah ini karena sering diajak ibumu kemari. Tak heran ketika sudah waktunya untuk masuk sekolah, kau begitu **supel** dan teman-temanmu pun sudah banyak. Mereka umumnya murid-murid yang pernah diajar ibumu waktu kelas satu. Sedangkan aku? Aku waktu itu baru saja pindah ke kota kecil ini. Makna kata bercetak tebal dalam kutipan cerpen tersebut adalah .... A. ramah C. santun B. sopan D. baik

29

5.0

Jawaban terverifikasi

Teks berikut untuk soai nomor 4. 1) Ilmuwan di berbagai belahan dunia berkejaran dengan waktu untuk menciptakan vaksin guna mengatasi virus Corona jenis baru. Vaksin perlu segera diciptakan karena kematian akibat virus Corona yang terus bertambah dan penyebaran virus yang kian meluas. 2) Pada Jum'at (7-2-2020), Komisi Kesehatan Nasional Cina mencatat jumlah kematian akibat virus Corona baru telah mencapai 636 kasus, sedangkan jumlah warga yang terinfeksi menjadi 31.161 kasus. Kasus terbanyak terjadi di Hubei, Cina, tempat vi kesehatan du niairus pertama muncul. Selain di Cina, virus itu kini telah menyebar ke lebih dari 25 negara. 3) Para ilmuwan bekerja dalam kecepatan penuh untuk menemukan vaksin bagi virus Corona baru atau penyakit pernapasan akut 2019-nCOV. Sebagai pusat epidemic, ilmuwan Cina berupaya menemukan vaksin bagi virus itu. Perkembangan terbaru adalah mereka menciptakan peta genetik virus. 4) Ilmuwan dari Australia, Kanada, hingga Prancis ikut menciptakan berbagai jenis inokulasi bersama sejumlah perusahaan biotek dan vaksin. Beberapa waktu lalu, Kepala Laboratorium Identifikasi Virus dari Institut Peter Doherty untuk Infeksi dan kekebalan, Melbourne, Julian Druce, menyatakan mereka mengembangkan virus Corona versi laboratorium dari tubuh pasien yang terinfeksi untuk uji coba. Tanggapan yang sesuai dengan berita tersebut adalah ... A. Pemerintah Australia telah tanggap menghadapi serangan virus Corona dengan menemukan vaksin virus tersebut. B. Para ilmuan perlu segera mempelajari virus corona yang menjadi masalah besar bagi kesehatan dunia karena persebarannya sangat cepat. C. Masyarakat perlu mawas diri dan menjaga kesehatan dalam menghadapi serangan virus corona yang mulai menyebar di Indonesia, D. Virus corona menjadi masalah besar bagi kesehatan manusia.

10

0.0

Jawaban terverifikasi

Iklan