Rini P

26 Agustus 2022 04:44

Iklan

Iklan

Rini P

26 Agustus 2022 04:44

Pertanyaan

Bacalah teks berikut. Byuurr .... Gudin gelagapan bangun dengan sumpah serapah. Air yang dingin sontak membangunkannya dari mimpi indah yang sedang ia rajut. "Bangunin orang tidur baik-baik apa nggak bisa?" teriak Gudin marah-marah. "Aku sudah meneriakimu sampai beratus kali, tapi kau tetap ngorok dengan keras," jawab Salma kesal. "Lalu, apa tujuanmu membangunkanku seperti itu?" tanya Gudin dengan nada sudah agak rendah. "Lihat keranjang-keranjang itu, semua masih berupa kerangka. Juragan baru dari sini teriak-teriak meminta keranjangnya diantar sesuai perjanjian kita." "Ah, orang itu memang selalu buru-buru. Biarkan saja," jawab Gudin sambil kembali merebahkan badan untuk melanjutkan tidur siangnya. Salma benar-benar marah kali ini, sedari pagi tadi, hanya dia yang merajut keranjang sedangkan Gudin hanya berpindah makan lalu tidur lagi. Amanat cerpen tersebut adalah .... A. Bekerjalah dengan santai agar tak terbebani. B. Jangan meremehkan perjanjian yang telah dibuat. C. Janji yang ditepati harus pilih-pilih. D. Selalu andalkan istri untuk bekerja.


24

1

Jawaban terverifikasi

Iklan

Iklan

N. Dwi

Mahasiswa/Alumni Universitas Pendidikan Indonesia

30 September 2022 13:06

Jawaban terverifikasi

<p>Jawaban yang benar adalah B.</p><p>&nbsp;</p><p>Untuk memahami jawaban tersebut, berikut pembahasannya.</p><p><br>Amanat merupakan salah satu unsur pembangun buku fiksi. Amanat adalah pesan yang disampaikan penulis dalam cerita.</p><p><br>Cara menemukan sebuah amanat dalam cerita adalah sebagai berikut.</p><p>1. Bacalah cita dengan baik dan saksama.</p><p>2. Tentukan tema cerita.</p><p>3. Pahami alur cerita dari awal hingga akhir.</p><p>4. Tentukan konflik dalam cerita.</p><p>5. Temukan amanat tersirat atau tersurat sesuai dengan alur dan konfliknya.</p><p>&nbsp;</p><p>Berdasarkan penjelasan, amanat cerpen tersebut adalah jangan meremehkan perjanjian yang telah dibuat. Amanat tersebut sesuai dengan kutipan cerpen di atas, yaitu "Lihat keranjang-keranjang itu, semua masih berupa kerangka. Juragan baru dari sini teriak-teriak meminta keranjangnya diantar sesuai perjanjian kita."</p><p>&nbsp;</p><p>Dengan demikian, jawaban yang tepat adalah B.</p>

Jawaban yang benar adalah B.

 

Untuk memahami jawaban tersebut, berikut pembahasannya.


Amanat merupakan salah satu unsur pembangun buku fiksi. Amanat adalah pesan yang disampaikan penulis dalam cerita.


Cara menemukan sebuah amanat dalam cerita adalah sebagai berikut.

1. Bacalah cita dengan baik dan saksama.

2. Tentukan tema cerita.

3. Pahami alur cerita dari awal hingga akhir.

4. Tentukan konflik dalam cerita.

5. Temukan amanat tersirat atau tersurat sesuai dengan alur dan konfliknya.

 

Berdasarkan penjelasan, amanat cerpen tersebut adalah jangan meremehkan perjanjian yang telah dibuat. Amanat tersebut sesuai dengan kutipan cerpen di atas, yaitu "Lihat keranjang-keranjang itu, semua masih berupa kerangka. Juragan baru dari sini teriak-teriak meminta keranjangnya diantar sesuai perjanjian kita."

 

Dengan demikian, jawaban yang tepat adalah B.


Iklan

Iklan

lock

Yah, akses pembahasan gratismu habis


atau

Dapatkan jawaban pertanyaanmu di AiRIS. Langsung dijawab oleh bestie pintar

Tanya Sekarang

Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?

Tanya ke Forum

Biar Robosquad lain yang jawab soal kamu

Tanya ke Forum

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

Bacalah kutipan buku nonfiksi berikut! Puputan Upacara puputan atau dhautan bagi masyarakat Jawa merupakan upacara yang dilakukan dalam rangkaian upacara kelahiran seorang anak. Upacara ini dilaksanakan pada sore hari ketika tali pusar si bayi telah putus atau lepas (puput atau dhaut berarti lepas). Waktu yang diperlukan untuk penyelenggaraan puputan tidak dapat ditentukan secara pasti Hal ini bergantung kepada lama tidaknya tali pusar si bayi lepas dengan sendirinya. Tali pusar si bayi dapat putus sebelum seminggu bahkan lebih dari seminggu sejak kelahiran. Keluarga si bayi harus siap mengadakan upacara puputan jika sewaktu- waktu tali pusar tersebut putus. Upacara ini diselenggarakan dengan mengadakan kenduri atau selamatan yang dihadiri oleh kerabat dan tetangga terdekat. Sesajian (makanan) yang disediakan dalam upacara puputan, antara lain nasi gudangan yang terdiri atas nasi dengan lauk-pauk, sayur-mayur dan parutan kelapa, bubur merah, bubur putih, dan jajan pasar. Upacara puputan biasanya ditandai dengan dipasangnya sawuran (bawang merah, dlingo bengle yang dimasukkan ke ketupat), dan aneka macam duri kemarung di sudut- sudut kamar bayi. Selain sawuran dipasang juga daun nanas yang diberi warna hitam putih (bergaris-garis), daun apa-apa, awar-awar, girang, dan duri kemarung. Di halaman rumah dipasang tumbak sewu, yaitu sapu lidi yang didirikan dengan tegak. Di tempat tidur si bayi diletakkan benda-benda tajam seperti pisau dan gunting. Dalam upacara puputan dhautan terdapat makna atau lambang atau yang tersirat dalam makanan dan alat yang digunakan tersebut. Sumber: Maryani, Indonesia nan Indah: Upacara Adat, Semarang. Alprin, 2019 Buatlah rangkuman isi kutipan buku nonfiksi tersebut!

568

0.0

Jawaban terverifikasi